Kerusakan Jalan Nasional Betung–Sekayu Perlu Penanganan Terpadu dan Penguatan Pengawasan
Rambonews.id||Musi Banyuasin
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kerusakan berulang pada ruas Jalan Nasional Lintas Tengah Betung–Sekayu kembali menjadi perhatian berbagai pihak.
Sebagai jalur strategis yang menopang mobilitas logistik dan aktivitas ekonomi, kondisi jalan di sejumlah titik dinilai belum optimal dalam menghadapi beban lalu lintas yang terus meningkat.
Permasalahan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR, DPR RI Komisi V, Kementerian Perhubungan, hingga pemerintah daerah dan pelaksana teknis di lapangan.
Masyarakat sebagai pengguna jalan menjadi pihak yang merasakan langsung dampak dari kondisi tersebut.
“Permasalahan ini tidak bisa dilihat dari satu sisi saja.
Faktor teknis seperti kondisi tanah rawa dan gambut di sepanjang bantaran Sungai Musi sangat mempengaruhi ketahanan jalan.
Dibutuhkan teknologi konstruksi yang tepat dan berkelanjutan,” ujar salah satu perwakilan pemerhati infrastruktur.
Selain faktor geoteknik, tingginya intensitas kendaraan dengan muatan melebihi kapasitas (over tonase) juga menjadi perhatian serius.
Lemahnya pengawasan terhadap kendaraan angkutan berat dinilai mempercepat kerusakan jalan.
“Penguatan pengawasan melalui jembatan timbang dan uji KIR harus menjadi prioritas.
Tanpa pengendalian beban kendaraan, perbaikan jalan akan sulit bertahan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Perubahan status jalan dari provinsi menjadi jalan nasional turut berdampak pada peningkatan volume lalu lintas.
Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara peningkatan kapasitas struktur jalan dan pengendalian beban.
Diperlukan sinergi lintas sektor antara Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan jalan nasional ini dapat berfungsi secara optimal.
Penanganan yang terintegrasi diharapkan mampu menghadirkan infrastruktur yang kuat, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Penguatan struktur jalan berbasis kajian geoteknik pada wilayah rawa dan gambut Optimalisasi fungsi jembatan timbang dan pengawasan kendaraan over tonase Peningkatan kualitas perencanaan dan pengawasan teknis proyek Sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah
Edukasi dan kesadaran pengguna jalan terhadap aturan muatan kendaraan
Dengan langkah terpadu dan komitmen bersama, diharapkan Jalan Nasional Lintas Tengah Betung–Sekayu tidak hanya menjadi jalur strategis, tetapi juga infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Penulis : Harto Pewarta
Editor : Redaksi














