Mantan Anggota DPRD Muratara (M. hadi) siap Lapor Balik pihak SPPG Sungai Jauh Muratara
Rambonews.id||Muratara
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mantan Anggota DPRD Musi Rawas Utara (Muratara) Muhammad Hadi, yang dilaporkan ke Polres Muratara oleh SPPG Sungai Jauh angkat bicara.
Diceritakan Muhammad Hadi yang juga Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Muratara, persoalan menu Makan Bergizi Gratis ini bermula pada Rabu 11 Februari 2026.
Awalnya anaknya yang kelas 1 SD yakni AN, pulang dari sekolah, bersamaan itu ia sedang makan. Kemudian anaknya diajak makan dan langsung ikut makan.
“Saya sempat tanya ke anak saya, kok makan di rumah? Apakah tidak mendapatkan MBG di sekolah. Dia ngomong tidak mau makan,” jelas Muhammad Hadi kepada Rajawinews groub, Kamis 12 Februari 2026.
Akhirnya diketahuilah kalau anaknya membawa pulang menu MBG tersebut ke rumah. Sehingga langsung dicek olehnya, dan diketahui kondisi menu yang sudah berjamur tersebut dan kemudian direkam olehnya.
Melihat kondisi itu, ia pun langsung datang ke sekolah untuk memberitahu. “Tanggapan sekolah katanya itu menu hari Sabtu ketinggalan di laci,” ia menjelaskan.
“Seharusnya kalau memang ketinggalan di laci, mengapa tidak dibuang dan diganti. Makanya saya minta pengawasan dari guru. Kok bisa dibawa pulang,” ia mengatakan.
Namun ia tidak puas dengan jawaban dari sekolah, makanya kemudian ia membagikan video tersebut ke media sosial.
Ditambahkan Muhammad Hadi ia juga sudah mendapatkan informasi kalau dirinya dilaporkan ke Polres Muratara.
“Saya sudah menerima surat undangan dari Polres Muratara untuk hadir pada Jumat 13 Februari 2026, namun perlu ditegaskan bukan surat panggilan ya. Saya siap hadir pada pukul 10.00 WIB,” ujarnya.
Surat undangan tersebut, ditambahkannya untuk dimintai klarifikasi mengenai video yang beredar di media sosial. “Jadi bukan dipanggil karena dilaporkan, tapi diminta klarifikasi soal video yang beredar,” tegasnya.
Kalau pun dirinya memang dilaporkan, menurut Muhammad Hadi ia justru senang, karena dirinya dianggap. “Alhamdulillah, artinya dianggap, karena sampai dilaporkan,” tegasnya.
Selain itu, ia pun siap untuk melaporkan balik pihak SPPG yang melaporkan dirinya ke Polres Muratara. “Karena yang saya pertanyakan adalah pengawasan dari pihak sekolah,” ia menegaskan.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita: SPPG Sungai Jauh Muratara










