Mobil Dinas Pemkot Prabumulih Hilang di Palembang, Ketua DPRD Minta Pejabat Bertanggung Jawab dan Diberi Sanksi
Rambonews.id||Prabumulih
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hilangnya satu unit mobil dinas milik Pemerintah Kota Prabumulih di Kota Palembang menuai sorotan publik.
Kendaraan jenis Toyota Avanza berwarna hitam dengan pelat merah BG 1374 CZ itu dilaporkan hilang setelah diparkir di depan sebuah rumah kost di Palembang.
Informasi yang beredar menyebutkan mobil dinas tersebut diduga tidak digunakan oleh pejabat pemegang kendaraan, melainkan dipakai oleh anak pejabat tersebut untuk keperluan kuliah di Palembang.
Mobil tersebut kemudian diparkir di depan rumah kost sebelum akhirnya dilaporkan hilang.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Prabumulih, H. Deni Victoria SH MSi, menyampaikan kekecewaan dan meminta agar pejabat yang memegang kendaraan dinas tersebut bertanggung jawab penuh atas hilangnya aset milik pemerintah.
“Kami sangat menyesalkan jika informasi ini benar. Kendaraan dinas adalah aset negara yang dibeli dari uang rakyat.
Jika sampai digunakan bukan untuk kepentingan dinas, apalagi diserahkan kepada pihak lain hingga hilang, itu jelas bentuk kelalaian yang serius,” tegas Deni saat diwawancarai wartawan.
Menurutnya, pejabat yang memegang kendaraan dinas tersebut tidak hanya harus mengganti kerugian negara, tetapi juga harus dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
“Pejabat yang memegang kendaraan dinas harus bertanggung jawab menggantinya.
Selain itu, harus ada sanksi tegas karena penggunaan mobil dinas sudah diatur dan hanya diperuntukkan untuk kepentingan dinas, bukan untuk kepentingan pribadi atau keluarga,” ujarnya.
Deni yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kota Prabumulih menegaskan bahwa seluruh aset daerah yang dibeli menggunakan anggaran negara wajib dijaga dan digunakan sesuai peruntukannya.
Ia mengingatkan agar para pejabat tidak menyalahgunakan fasilitas negara. Menurutnya, kendaraan dinas merupakan sarana penunjang tugas pejabat dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
“Jangan sampai aset negara dipakai seenaknya lalu hilang. Ini harus menjadi pelajaran bagi semua pejabat agar lebih bertanggung jawab dalam menjaga dan menggunakan fasilitas negara,” tegasnya.
Terkait langkah lanjutan, Deni menyebut pihaknya mendorong Inspektorat Kota Prabumulih untuk segera melakukan pemeriksaan dan menelusuri kebenaran informasi tersebut.
Jika tidak ada perkembangan yang jelas, DPRD Prabumulih tidak menutup kemungkinan akan memanggil pejabat yang bersangkutan untuk dimintai penjelasan.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Prabumulih,
Wawan Gunawan, mengaku pihaknya belum menerima laporan resmi terkait hilangnya kendaraan dinas tersebut.
“Sejauh ini kami belum menerima laporan resmi. Informasi yang kami terima baru sebatas dari media sosial,” katanya.
Kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat, mengingat kendaraan dinas merupakan aset negara yang seharusnya dijaga dan digunakan secara bertanggung jawab.
Warga berharap pemerintah dapat menindak tegas jika benar terjadi kelalaian dalam penggunaan aset daerah tersebut.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Video Viral











