Pemkab Purwakarta Diduga Pembayaran Proyek Macet “Kontraktor Merana”

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Purwakarta Diduga Pembayaran Proyek Macet “Kontraktor Merana”

 

Rambonews.id||Purwakarta 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sudah lama penutup tahun 2025 di Kabupaten Purwakarta di warnai kegusaran Para Penyedia Jasa Konstruksi di wilayah Kabupaten Purwakarta

Selain itu,Keluhan Kontraktor dan Pengawas Konsultan dari lokal maupun dari luar kabupaten sangat mengeluhkan terhadap Pemkab yang sampai saat ini belum ada kejelasan kapan di bayarkan dalam pelaksanaan pekerjaan yang sudah selesai di tahun 2025.

Saat berbincang bincang terhadap awak media ini,di salah satu warung  Senin 9/3/2026.

Ia sangat menyayangkan terhadap pihak instansi dalam penagihan pembayaran,hanya menunggu dari kebijakan Bupati dan BKAD Anggarannya belum ada tanda tanda sinyal hijau

Hal tersebut sudah tidak aneh,karena tiap tahun pasti macet pembayaran ujarnya yang tidak mau di sebutkan namanya.

Salah satu pengawas Konsultan yang tidak mau di sebutkan namanya menambahkan, apalagi sebentar lagi masuk hari raya Idhul Fitri,jadi bingung desaknya, kalau kita nanyakan terus sangsi kedepannya pasti tidak di berikan proyek lagi,atau kita ajukan tagihan pembayaran anggaran konsultan belum di bayarkan ujarnya sambil sedih.

Dilokasi Berbeda,Ali Sopyan Relawan Rakyat Membela Prabowo (RAMBO) mengatakan Pemkab Purwakarta sudah lumrah tiap tahun pasti macet dalam pembayaran Terhadap Kontraktor dengan alasan sedang defisit, walaupun telat di bayarkan walaupun lama ,entah kapan ucapnya.

Sedangkan, Kondisi Kas Daerah Purwakarta yang goyah akibat tidak tercapainya target pendapatan PAD Purwakarta mengakibatkan “Berutang” kepada Kontraktor.

Bisa kita lihat di tahun 2025 ,besar besaran Bupati Purwakarta dalam pembangunan Infrastruktur dengan anggaran miliaran Rupiah, yang tidak dihitung kan kekuatan anggaran APBD Purwakarta atau dugaan sudah lumrah menjadi beban utang Pemkab ungkapnya

Sementara,di lihat tahun 2023 dan tahun 2024 sama dalam hutang terhadap kontraktor, seharusnya dalam pembangunan Infrastruktur di wilayah Kabupaten Purwakarta bisa dilihat tahun kebelakang supaya tidak menjadi polimik kas Pemkab Purwakarta di ibaratkan gali lobang tutup lobang.

Dilihat dalam masa perjalanan Bupati Purwakarta yang sudah menjabat selama satu tahun lebih ,banyak yang mengeluh dalam lambannya penyaluran Siltap,dan juga gaji P3K,Pemangkasan Anggaran Publikasi Media yang begitu drastis.

Baca Juga:  Ali Sopyan Relawan Rakyat Bela Prabowo Menyikapi Keuangan Pemkab Purwakarta Amburadul Tahun 2023

Hal tersebut,suatu tata kelola keuangan Daerah amburadul yang kurang teliti,dalam mengambil keputusan anggaran menjadi tidak tertib

Coba kita lihat saat ucapan Nina saat di gedung DPRD Purwakarta ujaranya Ali

Nina sebagai BKAD Purwakarta, mengatakan PAD Purwakarta Sebesar Rp.800 Miliar dan kebutuhan Pemkab Purwakarta selama satu tahun sebesar Rp 2 Triliun makanya di tahun 2026 ini banyak kekurangan

Apalagi dari pemerintah Pusat sudah banyak pemangkasan Terhadap daerah ungkap Nina BKAD.

Lanjutnya,Ali Sopyan mengatakan kalau di lihat DBHCHT 2025 sangat luar biasa Purwakarta mendapatkan anggaran mencapai miliaran rupiah tetap saja kas Pemkab difisit.

Sangat di sayangkan diduga entah kemana saja yang mendapatkan dan di tralisikan untuk apa saja, diduga kurang adanya Transparansi penggunaan anggaran di Purwakarta

Ali Sopyan menyinggung, terkait adanya kerjasama Publikasi diskomimfo di tahun 2025 ,sangat luar biasa media mendapatkan 9 media dengan anggaran luar biasa.

Hal tersebut, suatu pertanyaan besar, Terhadap perusahaan media yang adanya pilih kasih mendapatkan ratusan juta, sedangkan perusahaan media juga mengikuti persyaratan di berikan pihak diskominfo Purwakarta,ungkap Ali

Terbukti,adanya tidak transparan pihak diskominfo Purwakarta, dalam suatu permainan kotor hanya pilihan saja.

Publik saat ini bertanya tanya, apakah 9 media yang di berikan anggaran Publikasi sangat luar biasa ada kedekatan dari Bupati Purwakarta?…atau rekom dari Kadis Kominfo Purwakarta?…

Hal tersebut tidak bisa di biarkan adanya tindakan penyalahgunaan jabatan,apalagi membuat pilih kasih dan menutupi perbuatan tersebut,ujarnya ali

Makanya,di tahun 2026 ini menjadi gelombang anggaran yang sangat luar biasa minimnya pendapatan Purwakarta ujaranya

Selain itu, dalam pengelolaan keuangan daerah diduga masih carut marut kas Pemkab Purwakarta

Diminta Pihak Aparat Penegak Hukum, segera usut tuntas dalam penyelenggaraan kerjasama Publikasi diskomimfo Purwakarta menuai polimik dan anggaran terbesar mendapatkan di 9 media kerjasama Publikasi diskomimfo Purwakarta,dan juga ada apa keuangan Pemkab Purwakarta selalu menuai sorotan difisit anggaran yang terhutang terhadap kontraktor

Sampai berita ini diterbitkan belum berhasil konfirmasi terhadap Pihak BKAD dan Bupati Purwakarta, Redaksi menunggu dan membuka Ruang untuk pernyataan resmi Pemkab Purwakarta

 

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Permainan Gelap Pemkab Purwakarta Belanja Barang dan Jasa 2023 Tanpa Menyajikan Bukti Otentik
GEROMBOLAN PEJABAT PEMKAB BOGOR 93 X RAPAT PERTEMUAN MENELAN ANGGARAN Rp 4.483.935.936.00
Prof. Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Evaluasi Pelayanan RSUD, Soroti Dugaan Penolakan Pasien di Pemalang
Tindak Tegas Para Cukong Pembeli Kayu di Hutan Cagar Alam Morowali Sulawesi Tengah “Kebal Hukum” Diduga APH Tutup Mata
Penerima DBHCHT di RKUD Pemprov Sumsel diduga Ada Pengendapan Dana Mengakibatkan Telat Penyaluran
Skandal RSUD Tigaraksa: Uji Nyali BPK di Bawah Bayang-Bayang Putusan MK
Ali Sopyan Desak H.Herman Deru Gubernur Sumsel Pencairan 17 Kabupaten Temuan BKBK Belum Ada Penjelasan
Diduga 13 prasarana, sarana, utilitas PSU Pemkab Sumenep Menjadi Aset Gelap Para Oknum Pejabat Koruptor
Berita ini 0 kali dibaca
Pemkab Purwakarta Diduga Pembayaran Proyek Macet "Kontraktor Merana"

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:49 WIB

Dugaan Permainan Gelap Pemkab Purwakarta Belanja Barang dan Jasa 2023 Tanpa Menyajikan Bukti Otentik

Sabtu, 11 April 2026 - 13:08 WIB

Prof. Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Evaluasi Pelayanan RSUD, Soroti Dugaan Penolakan Pasien di Pemalang

Sabtu, 11 April 2026 - 12:27 WIB

Tindak Tegas Para Cukong Pembeli Kayu di Hutan Cagar Alam Morowali Sulawesi Tengah “Kebal Hukum” Diduga APH Tutup Mata

Sabtu, 11 April 2026 - 05:37 WIB

Penerima DBHCHT di RKUD Pemprov Sumsel diduga Ada Pengendapan Dana Mengakibatkan Telat Penyaluran

Sabtu, 11 April 2026 - 02:29 WIB

Skandal RSUD Tigaraksa: Uji Nyali BPK di Bawah Bayang-Bayang Putusan MK

Berita Terbaru