Sidak KDM Ke SMKN 2 Subang, Perintahkan Staf Kirim 15 Tempat Sampah Ukuran Besar
Rambonews.id||Subang
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dedi Mulyadi (KDM)Gubernur Jawa Barat,, menyoroti tajam buruknya manajemen kebersihan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMKN 2 Subang, diunggah @kangdedimulyadi pada Kamis (2/4/2026).
Menanggapi minimnya sarana pembuangan limbah di sekolah seluas 14 hektare tersebut, KDM langsung menginstruksikan pengiriman bantuan 15 unit tempat sampah ukuran besar.
Sementara,Langkah ini diambil setelah KDM mendapati sampah plastik yang berserakan di area depan hingga ke sudut-sudut ruangan kelas yang dihuni oleh para siswa taruna tersebut.
Sedangkan,Dalam dialognya dengan pihak sekolah dan petugas keamanan, KDM mempertanyakan ketersediaan tempat sampah yang dinilainya sangat tidak memadai.
Ia bahkan sempat meminta siswa taruna untuk memungut sampah yang tercecer di lingkungan sekolah karena tidak adanya wadah pembuangan yang layak.
Selain itu,”Ambil plastiknya! Ambil tempat sampahnya ada enggak? Di mana? Depan?” perintah KDM kepada siswa taruna SMKN 2 Subang.
Pada kesempatan itu pula KDM mengarahkan pihak sekolah terkait manajemen pengelolaan sampah organik dan non organik.

KDM bertanya Terhadap Security, Bapak butuh berapa tempat sampah? Kalau untuk titik-titik ini bisa 12 sampai 15 ya? Kirim 15 tempat sampah ukuran besar ke SMK 2 sekarang,” Ungkap KDM dengan nada bicara yang tegas.
Bukan Sekadar Alat, Tapi Peradaban Bagi KDM, bantuan tempat sampah ini bukan sekadar urusan logistik, melainkan bagian dari pendidikan adab dan peradaban.
Ia merasa ironis melihat siswa mengenakan seragam taruna yang sangat rapi dan gagah, namun lingkungan sekolahnya justru kotor akibat minimnya fasilitas sanitasi.
Akhirnya KDM mengeluarkan sejumlah Uang,Silahkan Bapak beli tempat sampah, beli kapstok (gantungan), ruangan dicat.
Jangan paku nempel-nempel di tembok.
Namun ,Ibu ajarin anak-anaknya kebersihan ya? Diatur dari sekarang agar anak-anak kita ngerti cara hidup,” tambahnya saat memberikan arahan petugas sekolah dan jajaran guru.
Hal tersebut ,”Saya enggak mau melihat lagi, apalagi sekolah taruna, tapi lingkungannya berantakan,” ujarnya KDM Gubernur Jabar
Penulis : Ridho
Editor : Redaksi
Sumber Berita: SMKN 2 Subang














