BPK Dorong Peningkatan Kapasitas Auditor Internal Pemerintah Daerah Untuk Transparan ,Berkualitas dan Komprehensif

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPK Dorong Peningkatan Kapasitas Auditor Internal Pemerintah Daerah Untuk Transparan ,Berkualitas dan Komprehensif 

Rambonews.id||Bali

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas auditor internal dalam lingkup pemerintah daerah (pemda) melalui sertifikasi kompetensi.

Hal ini disampaikan oleh Anggota VI BPK, Fathan Subchi, dalam Seminar Nasional Internal Audit (SNIA) 2025 di Bali, Kamis (4/12).

Anggota VI BPK menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas auditor internal didasari oleh tuntutan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam lingkup pemda, auditor internal memiliki fungsi memberikan assurance (penjaminan) dan konsultasi yang independen serta objektif untuk memberi nilai tambah dan meningkatkan kinerja organisasi.

Peningkatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia (SDM) internal audit ini diharapkan membawa berbagai manfaat, termasuk di antaranya adalah, meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, menciptakan efisiensi pemeriksaan eksternal dengan mengurangi duplikasi dan meningkatkan kualitas bukti, serta mendukung efektivitas percepatan tindak lanjut hasil pemeriksaan,” ungkap Anggota VI BPK.

BPK mengidentifikasi beberapa tantangan utama yang dihadapi oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di daerah, yaitu kompleksitas regulasi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Objek audit yang sama bisa berlaku pada beberapa regulasi, dan perubahan regulasi seringkali tidak diikuti oleh harmonisasi peraturan lain.

Selain itu, regulasi yang ada sangat teknis dan detail.

Tantangan ini berdampak pada tingginya beban pemeriksaan kepatuhan dibandingkan dengan pemeriksaan kinerja yang memberi nilai tambah,” tegasnya.

Baca Juga:  Bogi Mantan PJ Cadassari Diduga Kebal Hukum Mangkrak Pembangunan Posyandu Tak Tersentuh Proses Hukum Purwakarta.

Tantangan lainnya adalah digitalisasi dan Artificial Intelligence(AI). Penggunaan berbagai aplikasi (E-Budgeting, E-Procurement, SAKTI, SIPD) meningkatkan volume transaksi dan data yang harus diproses dan dianalisis.

Tantangan bagi APIP ini meliputi kemampuan audit berbasis data (data analytics) dan ketergantungan pada interoperabilitas sistem, pemahaman atas pengendalian Teknologi Informasi (TI) dan pengendalian aplikasi, serta melaksanakan audit TI dan memahami pemanfaatan AI dalam pengelolaan keuangan daerah.

Mengakhiri pemaparannya, Anggota VI BPK berharap auditor internal dapat menghasilkan laporan pengawasan yang berkualitas dan komprehensif, memiliki kecukupan alokasi anggaran dan efisiensi proses pengawasan, serta menjadi mitra strategis yang independen, kredibel, adaptif teknologi, dan mampu melakukan deteksi dini atas penyimpangan.

Seminar yang mengangkat temaWhat’s Driving Change to Stay Ahead of The Curve for Internal Auditors in The Coming Years?”, ini bertujuan untuk memberdayakan para eksekutif dan profesional auditor internal di Indonesia agar siap menghadapi tantangan masa depan.

Selain Anggota VI BPK, hadir sebagai narasumber dan moderator di antaranya Ketua BPK Periode 2019-2022, Agung Firman Sampurna, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, Direktur Utama PT. PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, serta Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara (PKN) VI BPK, Laode Nusriadi

 

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Humas BPK RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

*Perihal: Klarifikasi Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Terkait Isu Kenaikan Harga BBM Per 1 April 2026*
SKANDAL AIR NAU MELEDAK: REKAMAN 23 MENIT BONGKAR HOROR PENYEKAPAN WARTAWAN, IWO INDONESIA & PRIMA MINTA POLRI BATALKAN “DAMAI SETTINGAN”!
Selamat Jalan Jenderal TNI (Purn) H.Try Sutrisno,Wakil Presiden Ke-6 Republik Indonesia
Jaksa Agung ST Burhanuddin Perintahkan Jaksa Di Daerah Fokus Menyikapi Pemberantasan Korupsi Dengan Skala Besar
Skandal 72 Jam” Menelusuri ‘Karpet Merah’ Lahan 3.800 Hektar di Aceh Singkil Berpindah Kepengurusan Ketangan Swasta
Program Bupati Purwakarta BPJS Ketenagakerjaan Diduga Tidak Berjalan Maksimal
Praktisi Hukum dan Akademisi Sumatera Utara menanggapi KUHP dan KUHAP memberikan harapan baru bagi jalannya sistem di Indonesia.
RAMBO BONGKAR KASUS PUPUK MENGHILANG DI KPK BAK DITELAN BUMI
Berita ini 5 kali dibaca
BPK Dorong Peningkatan Kapasitas Auditor Internal Pemerintah Daerah Untuk Transparan ,Berkualitas dan Komprehensif

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:24 WIB

*Perihal: Klarifikasi Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Terkait Isu Kenaikan Harga BBM Per 1 April 2026*

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:07 WIB

SKANDAL AIR NAU MELEDAK: REKAMAN 23 MENIT BONGKAR HOROR PENYEKAPAN WARTAWAN, IWO INDONESIA & PRIMA MINTA POLRI BATALKAN “DAMAI SETTINGAN”!

Senin, 2 Maret 2026 - 04:55 WIB

Selamat Jalan Jenderal TNI (Purn) H.Try Sutrisno,Wakil Presiden Ke-6 Republik Indonesia

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:17 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin Perintahkan Jaksa Di Daerah Fokus Menyikapi Pemberantasan Korupsi Dengan Skala Besar

Senin, 23 Februari 2026 - 15:07 WIB

Skandal 72 Jam” Menelusuri ‘Karpet Merah’ Lahan 3.800 Hektar di Aceh Singkil Berpindah Kepengurusan Ketangan Swasta

Berita Terbaru