Diduga Puluhan Siswa TK dan SD Swasta Bintang Pertiwi Mengalami Keracunan Usai Mengonsumsi Makanan Program MBG

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Puluhan Siswa TK dan SD Swasta Bintang Pertiwi Mengalami Keracunan Usai Mengonsumsi Makanan Program MBG

Rambonews.id||Medan

Sejumlah siswa TK dan SD Swasta Bintang Pertiwi di kawasan Jalan Tani Asli Deli Serdang, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pada Senin, 13 Juli 2026 yang lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para siswa mengonsumsi makanan tersebut di sekolah.

Pada malam harinya, ketika telah berada di rumah masing-masing, sejumlah siswa mulai mengalami keluhan yang diduga mengarah pada gejala keracunan makanan.

Data sementara yang diperoleh menyebutkan sekitar 35 siswa SD dan sekitar 10 siswa TK diduga mengalami keluhan serupa.

Namun, jumlah tersebut masih menunggu verifikasi lebih lanjut dari pihak sekolah.

Pada tanggal 18 Juli 2026, telah dilakukan pertemuan antara pihak penyelenggara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan para orang tua siswa untuk mencari penyelesaian secara musyawarah.

Dalam pertemuan tersebut, disebutkan bahwa seluruh biaya pengobatan siswa yang menjalani perawatan di rumah sakit maupun klinik akan menjadi tanggung jawab pihak SPPG melalui perwakilannya yang disebut sebagai PIC, Ibu Eva.

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Sekolah TK dan SD Swasta Bintang Pertiwi, Ibu Ita, menyampaikan bahwa pihak sekolah masih melakukan pendataan terhadap seluruh siswa yang diduga terdampak.

Baca Juga:  Jaksa Agung ST Burhanuddin Perintahkan Jaksa Di Daerah Fokus Menyikapi Pemberantasan Korupsi Dengan Skala Besar

Hingga berita ini diturunkan, data final mengenai jumlah siswa yang mengalami keluhan belum disampaikan secara resmi.

Di sisi lain, awak media juga telah berupaya meminta konfirmasi kepada PIC SPPG, Ibu Eva, terkait kronologi kejadian, penyebab dugaan keracunan, serta langkah penanganan yang dilakukan.

Namun, hingga berita ini diterbitkan belum diperoleh keterangan resmi dari yang bersangkutan.

Sementara itu, salah seorang orang tua siswa yang meminta identitasnya disamarkan dengan inisial AW (56) mengaku hadir dalam pertemuan antara pihak sekolah dan SPPG.

Ia berharap seluruh siswa yang mengalami keluhan mendapatkan penanganan medis yang optimal serta adanya keterbukaan informasi mengenai hasil pemeriksaan penyebab dugaan keracunan tersebut sejak tanggal 16 Juli yang lalu di Rumah Sakit.

Kasus ini masih menunggu penjelasan resmi dari pihak SPPG maupun instansi kesehatan terkait.

Awak media juga masih berupaya memperoleh konfirmasi dari dinas terkait untuk mengetahui hasil investigasi dan memastikan penyebab pasti kejadian.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum terdapat keterangan resmi yang menyatakan bahwa keluhan para siswa dipastikan disebabkan oleh makanan Program MBG.

Oleh karena itu, informasi ini disampaikan sebagai dugaan yang masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.

Apabila tersedia keterangan dari Dinas Kesehatan, pihak SPPG, hasil laboratorium, atau data medis, rilis ini dapat diperbarui agar lebih lengkap dan berimbang sesuai kaidah jurnalistik.

 

Penulis : Team Pewarta

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Keracunan MBG di Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyusunan Laporan Keuangan Kabupaten Purwakarta Diduga Menyisakan Hutang Belum Bisa di Pertanggungjawabkan.
Sumardi Tegaskan Persoalan Dana Bukan Urusan Pemerintahan Desa Karangmukti, Minta Riwayat Mobil Ajis Diperjelas
Tiga Kecamatan di Kabupaten Lahat ,Diduga Anggaran Di Rampok Oknum Pejabat Koruptor Makin Subur
GEROMBOLAN OKNUM PEJABAT RAMPOK ANGGARAN BELANJA BBM MASIH BERKELIARAN DIPEMKAB BEKASI.
Mafia Tambang Emas Ilegal di Muratara semakin mengila dan tahan hukum BBM Ilegal Masuk Bebas, APH Diduga Tutup Mata.
Krisis Kepercayaan di Polres Kebumen, Aliansi Masyarakat Kebumen Bersatu Pilih Lapor Langsung ke Tujuh Lembaga Pusat di Jakarta
SUBANG RUGI PULUHAN MILIAR! PENDAPATAN DAERAH BOCOR — ANGKA DIPALSUKAN, REALITAS JATUH!
Heryanto Diperiksa Polres Prabumulih, Polisi Dalami Dugaan Penggelapan Dana Rp83 Juta
Berita ini 0 kali dibaca
Diduga Puluhan Siswa TK dan SD Swasta Bintang Pertiwi Mengalami Keracunan Usai Mengonsumsi Makanan Program MBG

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:52 WIB

Penyusunan Laporan Keuangan Kabupaten Purwakarta Diduga Menyisakan Hutang Belum Bisa di Pertanggungjawabkan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Sumardi Tegaskan Persoalan Dana Bukan Urusan Pemerintahan Desa Karangmukti, Minta Riwayat Mobil Ajis Diperjelas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Tiga Kecamatan di Kabupaten Lahat ,Diduga Anggaran Di Rampok Oknum Pejabat Koruptor Makin Subur

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Mafia Tambang Emas Ilegal di Muratara semakin mengila dan tahan hukum BBM Ilegal Masuk Bebas, APH Diduga Tutup Mata.

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Krisis Kepercayaan di Polres Kebumen, Aliansi Masyarakat Kebumen Bersatu Pilih Lapor Langsung ke Tujuh Lembaga Pusat di Jakarta

Berita Terbaru