Kata Bang Ata Lebaran Tahun Ini Ora Adil, Ia Soroti Ketimpangan Penegakan Hukum Kasus Korupsi Ijonan

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kata Bang Ata Lebaran Tahun Ini Ora Adil, Ia Soroti Ketimpangan Penegakan Hukum Kasus Korupsi Ijonan

 

Rambonews.id||Bekasi 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bang Ata Suryadi menyuarakan kritik keras terkait rasa keadilan dalam penegakan hukum kasus korupsi yang sedang bergulir.

Melalui unggahan video di akun TikTok pribadinya dengan nama akun Ata Suryadi, Bang Ata menyebut momen Lebaran tahun ini terasa “Ora Adil” (tidak adil) lantaran masih banyak pihak yang diduga terlibat namun masih bisa menghirup udara bebas.

Dalam video tersebut, Bang Ata menyoroti fakta persidangan perdana perkara Bang Sarjan.

Ia mengungkapkan bahwa dakwaan Jaksa secara terang benderang menyebutkan sejumlah nama pejabat dan mantan pejabat yang diduga turut menerima aliran dana dari praktikIjonan” dengan nominal yang fantastis.

 

​”Daftarnya ada, ada yang terima sekian miliar, ada yang 600 juta, ada yang 300 juta.

Mereka hari ini bisa mudik Lebaran, jalan-jalan bersama keluarga di kampung halaman setelah menerima dana ijonan yang besar,” ujar Bang Ata dalam videonya.

​Kondisi ini berbanding terbalik dengan nasib mantan Bupati beserta ayahnya yang kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka sebagai tersangka di dalam tahanan.

Baca Juga:  KPK RI ,DIDUGA TAK PUNYA NYALI TIGA TERSANGKA KORUPSI KAPAL DBS 1 DAN DBS 2 KAB. SUMENEP MASIH BERKELIARAN BEBAS

Bang Ata menilai, jika nama-nama penerima aliran dana sudah muncul dalam dakwaan, seharusnya lembaga penegak hukum seperti KPK tidak tebang pilih.

Lebih lanjut, Bang Ata mempertanyakan kredibilitas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani kasus ini.

Ia merasa ada ketimpangan di mana sebagian pihak menderita di penjara, sementara oknum pejabat lain yang disebut dalam dakwaan justru tampak “Happy-Happy” merayakan hari raya.

​”Persoalannya adalah, kenapa mereka tidak juga ditetapkan sebagai tersangka? Ini jadi tanda tanya besar, di mana rasa keadilannya? Yang satu sedang menderita bersama ayahnya, sementara pejabat dan mantan pejabat lainnya mungkin hari ini sedang bersenang-senang pulang kampung,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Bang Ata meminta pimpinan KPK dan Kejaksaan untuk bertindak tegas dan profesional. Ia menekankan bahwa hukum harus tegak lurus tanpa melihat jabatan atau posisi seseorang.

​”Mohon kiranya kepada pimpinan KPK dan para aparat penegak hukum dari lembaga KPK maupun Kejaksaan, keadilan ini harus tegak. Harus adil!” pungkasnya.

​Pernyataan ini diharapkan menjadi pengingat bagi publik dan institusi hukum agar proses hukum yang sedang berjalan tidak berhenti pada aktor tertentu saja, melainkan menyentuh seluruh pihak yang menikmati uang rakyat secara ilegal.

 

 

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Bang ATA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejati Sumsel Menaikan Status Perkaranya Dari Penyelidikan ke Penyidikan Umum Koruptor
Dugaan “Lubang Hitam” Dana Desa Tegal Kunir Kidul: Kades dan Sekdes Bungkam Anggaran Ganda
Tagih Transparansi Kejari, Advokat Tegaskan Proyek Ambulans Tak Mungkin Tanpa Peran Pejabat
Dana BUMDES Citalang diduga Meraup Keuntungan Pribadi Kades dan Ketua BUMDES Masih Ikatan Keluarga
KAJATI DIDESAK TANGKAP GEROMBOLAN KORUPTOR BERJEMAAH DI PEMPROV SUMSEL TABRAK PERATURAN PRESIDEN NOMOR 33 TAHUN 2020
Kejaksaan Tinggi Sumsel Sedang Mendalami Dugaan Korupsi Pungli Pelayaran di Kawasan Sungai Lalan Musi Banyuasin
Pemprov Sumsel Tidak Dapat Memperbaiki Pergub Tentang Kelas Jabatan, Sehingga Labrak Aturan Kemenpan-RB Mengakibatkan Kerugian Uang Negara
Diduga Tabrak Perpres Nomor 33 Tahun 2020 Terdapat Kelebihan Pembayaran 3 SKPD Provinsi Sumsel
Berita ini 0 kali dibaca
Kata Bang Ata Lebaran Tahun Ini Ora Adil, Ia Soroti Ketimpangan Penegakan Hukum Kasus Korupsi Ijonan

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 13:08 WIB

Kejati Sumsel Menaikan Status Perkaranya Dari Penyelidikan ke Penyidikan Umum Koruptor

Kamis, 9 April 2026 - 12:25 WIB

Dugaan “Lubang Hitam” Dana Desa Tegal Kunir Kidul: Kades dan Sekdes Bungkam Anggaran Ganda

Kamis, 9 April 2026 - 08:20 WIB

Tagih Transparansi Kejari, Advokat Tegaskan Proyek Ambulans Tak Mungkin Tanpa Peran Pejabat

Kamis, 9 April 2026 - 06:14 WIB

Dana BUMDES Citalang diduga Meraup Keuntungan Pribadi Kades dan Ketua BUMDES Masih Ikatan Keluarga

Rabu, 8 April 2026 - 11:26 WIB

Kejaksaan Tinggi Sumsel Sedang Mendalami Dugaan Korupsi Pungli Pelayaran di Kawasan Sungai Lalan Musi Banyuasin

Berita Terbaru