Mafia Proyek Jalan Rp4,9 M Di Kerjakan Amburadul,DPU, Kontraktor, dan Konsultan Wajib Diperiksa Tuntas!
Rambonews.id||Kebumen
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegagalan proyek rehabilitasi jalan Kalibangkang-Argosari, Kabupaten Kebumen, kini memasuki babak skandal serius. 23 November 2025
Ali Sopyan Relawan Rakyat Membela Prabowo (RAMBO) Angkat Bicara dalam Proyek Rehabilitasi Jalan Kalibangkang-Argosari dengan anggaran luar biasa baru seumur jagung yang sudah tambal sulam
Hal ini,suatu kelemahan dari Pihak Pengawasan Konsultan,dan Pihak Pengawasan Dinas tidak benar benar dalam mengawasi proyek tersebut.
Selain itu, dugaan pembiaran dalam melaksanakan proyek asal jadi dan matrial di bawah Spek tegas Ali Sopyan.
Ia Menambahkan kalau sebelumnya pelaksanaan kegiatan proyek,makanya ada pembuatan Spek Perencanaan dan juga R.A.B, apalagi ada beberapa kajian lokasi nanti adanya faktor geografis dalam pekerjaan , supaya tidak menghamburkan uang negara Lukas Ali Sopyan salah satu Contoh :
Proyek vital senilai Rp4.933.216.922 yang didanai oleh uang rakyat ini menunjukkan indikasi kuat adanya manipulasi mutu material ditemukan oleh awak media.
Fakta ini mencengangkan struktur beton proyek mudah hancur dan rompal hanya dengan diinjak menggunakan sandal sudah hancur,
Temuan ini membantah keras klaim Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kebumen yang sebelumnya berdalih kerusakan disebabkan oleh faktor geografis dan cuaca.
Mutu beton yang seolah ‘kuat tekan adalah nol besar’ ini menjadi bukti nyata dugaan adanya praktik persengkokolan yang merugikan keuangan negara.
Saat ini,Bukti Fisik Beton Rompal sekarang ada di lapangan,”Proyek Baru Sudah Penuh Tambalan
Proyek jalan dengan lebar rabat beton 4,6 meter ini baru berjalan beberapa minggu dan selesai sekitar 300 meter. Namun, kondisi di lapangan sudah memprihatinkan.
Fakta di Lokasi Pada 22 November 2025, tim media memverifikasi di berbagai titik, terutama bagian pinggir jalan, beton proyek gompel dan rompal terlihat parah.
Demonstrasi sederhana diinjak hanya dengan alas kaki sandal,sudah cukup untuk merusak struktur yang seharusnya memiliki kuat tekan tinggi.
Upaya Tutup-Tutupi oleh kontraktor terkait Kerusakan ini terbongkar dengan adanya temuan dilapangan,para pekerja yang sibuk melakukan penambalan darurat secara masif di sepanjang jalan yang baru dikerjakan.
Upaya penambalan besar-besaran ini dinilai sebagai tindakan post-factum untuk menutupi kerusakan fatal setelah kasus ini terangkat ke publik.
*Sikap DPU Dipertanyakan,ada apa sehingga Lindungi Kontraktor?*
Sikap DPU Kebumen yang mati-matian mempertahankan alibi “cuaca dan masa perawatan” semakin menguatkan kecurigaan publik.
”Beton yang rompal diinjak sandal adalah indikasi jelas bahwa proyek ini tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan mengarah pada dugaan manipulasi material demi keuntungan pribadi,” tegas sumber media.
DPU didesak untuk segera mengambil Sampel Inti Beton (Core Drill Test) dan melakukan uji laboratorium secara transparan.
Keengganan DPU untuk melakukan uji mutu sesuai SOP, dan malah mengeluarkan keterangan yang tidak berdasar, memperkuat tuduhan bahwa DPU bersikap non-profesional demi melindungi Kontraktor, CV. Anugerah Sejati.
*Tuntutan Rakyat,Audit Forensik dan Pembongkaran Total*
Kegagalan mutu kolektif ini dianggap sebagai pengkhianatan terhadap amanat konstitusi dan upaya mencederai prioritas nasional dalam pembangunan infrastruktur. Uang negara senilai Rp4,9 M tidak boleh dikorbankan demi keuntungan pihak tertentu.
Mengingat kegagalan mutu proyek ini terlihat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat, tuntutan terhadap penegakan hukum adalah harga mati.
*Desakan Publik segera dilakukan Pemeriksaan sampai Tuntas,*
DPU Kebumen, Kontraktor (CV. Anugerah Sejati), Pelaksana, dan Konsultan Pengawas (CV. Hara Konsultan) wajib diperiksa secara menyeluruh.
Audit Forensik.Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Kejaksaan Agung RI didesak untuk segera mengambil alih kasus ini dan melakukan audit forensik material, dan menindak keras pihak-pihak yang terlibat.
Tuntutan rakyat sangat jelas, hentikan manipulasi,data lapangan segera melakukan pembongkaran total terhadap Bangunan Beton tersebut, adalah harga mati,ini sebagai konsekuensi dari kegagalan mutu yang fatal.
Ali Sopyan minta pihak Aparat Penegak Hukum segera usut tuntas proyek rehabilitasi jalan Kalibangkang-Argosari diduga Menghabiskan Miliaran rupiah,hal ini, Jangan sampai para oknum Rampok uang negara bebas berkeliaran
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Team Wartawan Kebumen












