28 Paket Pekerjaan Belanja Modal Gedung dan Bangunan Bekasi Kekurangan Volume
Rambonews.id||Bekasi
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kekurangan Volume atas 28 Paket Pekerjaan Belanja Modal Gedung dan Bangunan Pada Dua SKPD Pemerintah Kabupaten Bekasi menganggarkan Belanja Modal Gedung dan Bangunan TA 2024 sebesar Rp326.395.819.219,00 dengan realisasi sampai dengan 30 November 2024 sebesar Rp259.000.777.453,00 atau 79,35%.
Realisasi tersebut di antaranya berupa pekerjaan Pembangunan/Rehab Bangunan Sekolah dan Puskesmas Pembantu pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang dan pekerjaan Penataan Destinasi Wisata Taman Pelangi pada Dinas Pariwisata.

Hasil pemeriksaan secara uji petik atas 30 paket pekerjaan pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang dan Dinas Pariwisata menunjukkan terdapat kekurangan volume pekerjaan pada 28 paket pekerjaan sebesar Rp1.822.167.977,00 dengan rekapitulasi sebagai sebagai berikut.
Hasil pemeriksaan Rekapitulasi kelebihan pembayaran untuk masing-masing pekerjaan terdapat pada Lampiran 3.24.
Uraian hasil pemeriksaan atas 28 paket pekerjaan tersebut adalah sebagai berikut.
a. Kekurangan Volume Pekerjaan Pembangunan USB SMPN 7 Cibitung sebesar Rp83.778.317,00 Pekerjaan Pembangunan USB SMPN 7 Cibitung dilaksanakan oleh CV BBB berdasarkan Kontrak Nomor PG.02.02/442/SPP/BN-DCKTR/2024 tanggal 07 Juni 2024 sebesar Rp5.528.660.000,00.
Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama 148 hari kalender terhitung mulai tanggal 07 Juni s.d 01 November 2024.
Pengawasan pekerjaan dilaksanakan oleh PT MSB sebagai konsultan pengawas.
Pekerjaan telah dinyatakan selesai 100% dan diserahterimakan berdasarkan BAST Nomor PG.02.02/204/STTPK.PPK-PHO/BN/DCKTR/2023 tanggal 11 Oktober 2024.
Penyedia telah menerima pembayaran sebesar Rp5.528.660.000,00 atau 100% dari nilai kontrak dengan rincian sebagai berikut.
a. Kekurangan volume
Hasil pemeriksaan fisik pekerjaan secara uji petik bersama PPK, PPTK,Staf Inspektorat, Penyedia dan Pengawas Lapangan yang dituangkan dalam BAPF Nomor A.01/BAPF/KABEK/11/2024 tanggal 14 November 2024 menunjukkan adanya kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp83.778.317,00.
Sampai berita ini diterbitkan belum berhasil konfirmasi terhadap instansi terkait, Redaksi membuka Ruang dan menunggu pernyataan resmi terhadap dua instansi
Supaya Publik tidak bertanya tanya,dalam penggunaan Anggaran yang begitu drastis dalam pembayaran dalam pekerjaan kurang Volume , tidak menimbulkan kerugian Uang Negara
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita: BPK RI












