Mantan Anggota DPRD Muratara (M. hadi) siap Lapor Balik pihak SPPG Sungai Jauh Muratara

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 01:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Anggota DPRD Muratara (M. hadi) siap Lapor Balik pihak SPPG Sungai Jauh Muratara

Rambonews.id||Muratara

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mantan Anggota DPRD Musi Rawas Utara (Muratara) Muhammad Hadi, yang dilaporkan ke Polres Muratara oleh SPPG Sungai Jauh angkat bicara.

Diceritakan Muhammad Hadi yang juga Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Muratara, persoalan menu Makan Bergizi Gratis ini bermula pada Rabu 11 Februari 2026.

Awalnya anaknya yang kelas 1 SD yakni AN, pulang dari sekolah, bersamaan itu ia sedang makan. Kemudian anaknya diajak makan dan langsung ikut makan.

Saya sempat tanya ke anak saya, kok makan di rumah? Apakah tidak mendapatkan MBG di sekolah. Dia ngomong tidak mau makan,” jelas Muhammad Hadi kepada Rajawinews groub, Kamis 12 Februari 2026.

Akhirnya diketahuilah kalau anaknya membawa pulang menu MBG tersebut ke rumah. Sehingga langsung dicek olehnya, dan diketahui kondisi menu yang sudah berjamur tersebut dan kemudian direkam olehnya.

Melihat kondisi itu, ia pun langsung datang ke sekolah untuk memberitahu. “Tanggapan sekolah katanya itu menu hari Sabtu ketinggalan di laci,” ia menjelaskan.

Baca Juga:  Gelombang Kedua 69 Desa Belum dicairkan Bankeu Desa Pemprov Jabar Kab, Purwakarta"Aplikasi Tapal Desa Provinsi Jabar Belum di Buka Kembali"

Seharusnya kalau memang ketinggalan di laci, mengapa tidak dibuang dan diganti. Makanya saya minta pengawasan dari guru. Kok bisa dibawa pulang,” ia mengatakan.

Namun ia tidak puas dengan jawaban dari sekolah, makanya kemudian ia membagikan video tersebut ke media sosial.

Ditambahkan Muhammad Hadi ia juga sudah mendapatkan informasi kalau dirinya dilaporkan ke Polres Muratara.

Saya sudah menerima surat undangan dari Polres Muratara untuk hadir pada Jumat 13 Februari 2026, namun perlu ditegaskan bukan surat panggilan ya. Saya siap hadir pada pukul 10.00 WIB,” ujarnya.

Surat undangan tersebut, ditambahkannya untuk dimintai klarifikasi mengenai video yang beredar di media sosial. “Jadi bukan dipanggil karena dilaporkan, tapi diminta klarifikasi soal video yang beredar,” tegasnya.

Kalau pun dirinya memang dilaporkan, menurut Muhammad Hadi ia justru senang, karena dirinya dianggap. “Alhamdulillah, artinya dianggap, karena sampai dilaporkan,” tegasnya.

Selain itu, ia pun siap untuk melaporkan balik pihak SPPG yang melaporkan dirinya ke Polres Muratara. “Karena yang saya pertanyakan adalah pengawasan dari pihak sekolah,” ia menegaskan.

 

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: SPPG Sungai Jauh Muratara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pull Bus Langgar Perwal Sebabkan Kemacetan di SM Raja Kota Medan
Tambang Emas Belopa Kembali Beroperasi, Publik Tagih Jawaban: Legal atau Dilindungi Oknum?
PTBA RAMPAS PERKEBUNAN RAKYAT DESA DARMO MENGGUSUR TANPA GANTI RUGI DIDUGA ALA PKI
Penyusunan Laporan Keuangan Kabupaten Purwakarta Diduga Menyisakan Hutang Belum Bisa di Pertanggungjawabkan.
Tiga Kecamatan di Kabupaten Lahat ,Diduga Anggaran Di Rampok Oknum Pejabat Koruptor Makin Subur
GEROMBOLAN OKNUM PEJABAT RAMPOK ANGGARAN BELANJA BBM MASIH BERKELIARAN DIPEMKAB BEKASI.
Mafia Tambang Emas Ilegal di Muratara semakin mengila dan tahan hukum BBM Ilegal Masuk Bebas, APH Diduga Tutup Mata.
SUBANG RUGI PULUHAN MILIAR! PENDAPATAN DAERAH BOCOR — ANGKA DIPALSUKAN, REALITAS JATUH!
Berita ini 1 kali dibaca
Mantan Anggota DPRD Muratara (M. hadi) siap Lapor Balik pihak SPPG Sungai Jauh Muratara

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:22 WIB

Pull Bus Langgar Perwal Sebabkan Kemacetan di SM Raja Kota Medan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Tambang Emas Belopa Kembali Beroperasi, Publik Tagih Jawaban: Legal atau Dilindungi Oknum?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:04 WIB

PTBA RAMPAS PERKEBUNAN RAKYAT DESA DARMO MENGGUSUR TANPA GANTI RUGI DIDUGA ALA PKI

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:52 WIB

Penyusunan Laporan Keuangan Kabupaten Purwakarta Diduga Menyisakan Hutang Belum Bisa di Pertanggungjawabkan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Tiga Kecamatan di Kabupaten Lahat ,Diduga Anggaran Di Rampok Oknum Pejabat Koruptor Makin Subur

Berita Terbaru