Libatkan Ajudan Wali Kota dan Oknum Aparat,Diduga Bentrokan di Sekitar Kediaman Wali Kota Prabumulih Jadi Sorotan

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 02:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Libatkan Ajudan Wali Kota dan Oknum Aparat,Diduga Bentrokan di Sekitar Kediaman Wali Kota Prabumulih Jadi Sorotan

Rambonews.id||Prabumulih

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden bentrokan yang diduga melibatkan ajudan Wali Kota Prabumulih, Arlan, serta sejumlah oknum aparat mencuat ke publik dan menjadi sorotan masyarakat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 20.25 WIB di kawasan Simpang Tiga Bakaran, Kota Prabumulih.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula dari senggolan antara dua kendaraan, yakni mobil Honda Brio merah yang ditumpangi Abi Rahmad Rizky, putra Adi Susanto, dengan mobil Pajero hitam yang diduga menabrak dari arah belakang.

Usai insiden tersebut, kedua pihak sempat turun dari kendaraan untuk menyelesaikan persoalan di lokasi. Namun situasi justru memanas hingga terjadi adu mulut yang berujung perkelahian.

Perselisihan kemudian berlanjut hingga ke area di luar pagar yard kediaman Wali Kota Prabumulih.

Mobil Pajero hitam yang terlibat kecelakaan disebut-sebut berkaitan dengan pihak kediaman tersebut.

Menurut keterangan pihak keluarga, setibanya di area yard, situasi semakin tidak terkendali.

Sekitar 20 hingga 25 orang dilaporkan keluar dari dalam area tersebut. Di antara mereka diduga terdapat oknum aparat dari unsur TNI dan Polri.

Bentrokan pun tidak terhindarkan. Dalam kejadian itu, lima orang yang merupakan anak dan keponakan Adi Susanto dilaporkan menjadi korban dugaan pengeroyokan.

Adi Susanto yang mengaku datang ke lokasi dengan tujuan menenangkan situasi justru menyatakan dirinya turut menjadi korban dalam insiden tersebut.

Baca Juga:  Guru P3K Bermental Preman? Aksi Usir Wartawan di SDN 03 Kedung Waringin Coreng Wajah PGRI!

Ia menyebut kedatangannya untuk menengahi karena mengenal baik ajudan Wali Kota Prabumulih tersebut.

Saya datang ke yard untuk menenangkan dan menengahi agar kejadian tidak berlanjut, mengingat saya selaku Ketua LSM APM mengenal baik Cak Arlan.

Namun yang terjadi justru sebaliknya, saya mendapat perlakuan yang tidak pantas bahkan ikut menjadi korban pengeroyokan,” ungkapnya.

Ia menilai peristiwa tersebut tidak bisa dianggap sebagai persoalan biasa, karena terjadi di lingkungan kediaman pejabat daerah dan diduga melibatkan banyak pihak.

Ini bukan sekadar soal harga diri, tetapi luka batin sebagai orang tua ketika melihat anak-anak diperlakukan seperti itu di depan mata.

Saya yakin di lingkungan rumah Cak Arlan terdapat CCTV. Rekaman itu harus dibuka agar kejadian ini jelas dan tidak simpang siur,” tegasnya.

Adi juga menegaskan bahwa pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke Subdenpom dan Polres Prabumulih agar diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kasus ini menyita perhatian masyarakat karena diduga melibatkan lingkungan pejabat daerah serta oknum aparat.

Publik pun mendesak agar aparat penegak hukum menangani perkara tersebut secara profesional, transparan, dan tanpa intervensi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Wali Kota Prabumulih terkait dugaan keterlibatan ajudan maupun oknum aparat dalam insiden bentrokan tersebut.

Masyarakat kini menunggu langkah tegas aparat penegak hukum untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik peristiwa itu.

 

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Sekitar Kediaman Wali Kota Prabumulih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pull Bus Langgar Perwal Sebabkan Kemacetan di SM Raja Kota Medan
Tambang Emas Belopa Kembali Beroperasi, Publik Tagih Jawaban: Legal atau Dilindungi Oknum?
PTBA RAMPAS PERKEBUNAN RAKYAT DESA DARMO MENGGUSUR TANPA GANTI RUGI DIDUGA ALA PKI
Penyusunan Laporan Keuangan Kabupaten Purwakarta Diduga Menyisakan Hutang Belum Bisa di Pertanggungjawabkan.
Tiga Kecamatan di Kabupaten Lahat ,Diduga Anggaran Di Rampok Oknum Pejabat Koruptor Makin Subur
GEROMBOLAN OKNUM PEJABAT RAMPOK ANGGARAN BELANJA BBM MASIH BERKELIARAN DIPEMKAB BEKASI.
Mafia Tambang Emas Ilegal di Muratara semakin mengila dan tahan hukum BBM Ilegal Masuk Bebas, APH Diduga Tutup Mata.
SUBANG RUGI PULUHAN MILIAR! PENDAPATAN DAERAH BOCOR — ANGKA DIPALSUKAN, REALITAS JATUH!
Berita ini 2 kali dibaca
Libatkan Ajudan Wali Kota dan Oknum Aparat,Diduga Bentrokan di Sekitar Kediaman Wali Kota Prabumulih Jadi Sorotan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:22 WIB

Pull Bus Langgar Perwal Sebabkan Kemacetan di SM Raja Kota Medan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Tambang Emas Belopa Kembali Beroperasi, Publik Tagih Jawaban: Legal atau Dilindungi Oknum?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:04 WIB

PTBA RAMPAS PERKEBUNAN RAKYAT DESA DARMO MENGGUSUR TANPA GANTI RUGI DIDUGA ALA PKI

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:52 WIB

Penyusunan Laporan Keuangan Kabupaten Purwakarta Diduga Menyisakan Hutang Belum Bisa di Pertanggungjawabkan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Tiga Kecamatan di Kabupaten Lahat ,Diduga Anggaran Di Rampok Oknum Pejabat Koruptor Makin Subur

Berita Terbaru