Guru Madrasah di Muratara Kecewa Akibat Ulah Pihak Kemenag

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru Madrasah di Muratara Kecewa Akibat Ulah Pihak Kemenag

Rambonews.id||Musirawas Utara

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah guru madrasah mengaku kecewa setelah pengajuan mereka untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 3 ditolak oleh sistem Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten Musirawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera selatan.

Pihak guru yang kecewa menduga, penolakan tersebut terjadi akibat adanya perubahan sistem verifikasi atau ketentuan baru yang tidak diinformasikan secara menyeluruh kepada para calon peserta.

Salah satu penolakan yang mencuat adalah status “tidak aktif mengajar” yang menjadi alasan utama ditolaknya ajuan oleh Kankemenag Kabupaten Muratara, Hal ini memicu dugaan bahwa sistem pendataan keaktifan guru mengalami perubahan mendadak atau belum sinkron dengan kondisi nyata di lapangan.

Baca Juga:  Nama Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha Mencuat, Bursa Calon Jaksa Agung RI 2026 Mulai Menghangat

Saya sudah mengajar aktif selama 5 tahun, bahkan bukti-bukti sudah lengkap, tapi sistem tetap menyatakan saya tidak aktif mengajar. Ada apa dengan sistemnya?,” kata salah satu guru yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Status ajuan yang awalnya diterima, berubah menjadi “Telah ditolak perbaikan”, dengan alasan tidak aktif mengajar. Padahal, banyak guru menyatakan masih aktif mengajar dan telah memenuhi syarat PPG.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kemenag pusat maupun daerah belum memberikan klarifikasi resmi terkait perubahan ini.

Para guru berharap ada evaluasi ulang dan transparansi sistem verifikasi agar tidak merugikan tenaga pendidik yang serius ingin meningkatkan kompetensi melalui jalur PPG.

 

Ali Mudrikin, SH

 

Penulis : Ali mudrikin, SH Wartawan Muratara

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Ali mudrikin, SH Wartawan Muratara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PTBA RAMPAS PERKEBUNAN RAKYAT DESA DARMO MENGGUSUR TANPA GANTI RUGI DIDUGA ALA PKI
Tiga Kecamatan di Kabupaten Lahat ,Diduga Anggaran Di Rampok Oknum Pejabat Koruptor Makin Subur
Mafia Tambang Emas Ilegal di Muratara semakin mengila dan tahan hukum BBM Ilegal Masuk Bebas, APH Diduga Tutup Mata.
Heryanto Diperiksa Polres Prabumulih, Polisi Dalami Dugaan Penggelapan Dana Rp83 Juta
Dua Tahun Berturut-turut Bocorkan APBD demi Instansi Vertikal, Ali Sopyan Pimpinan Umum Rajawali News Geram Wali Kota Prabumulih Pasrah Akui Temuan BPK
Kelompok Motor Insieme Bagi-Bagi Bendera Merah Putih Jelang HUT RI ke-81
Kejari Prabumulih Dalami Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada 2024, Pidsus Masih Fokus Kumpulkan Dokumen Bawaslu
Profesor Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Instruksikan Kemenlu dan Kemenaker Pulangkan TKW Asal Tangerang yang Terlantar di Libya
Berita ini 2 kali dibaca
Guru Madrasah di Muratara Kecewa Akibat Ulah Pihak Kemenag

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:04 WIB

PTBA RAMPAS PERKEBUNAN RAKYAT DESA DARMO MENGGUSUR TANPA GANTI RUGI DIDUGA ALA PKI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Tiga Kecamatan di Kabupaten Lahat ,Diduga Anggaran Di Rampok Oknum Pejabat Koruptor Makin Subur

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Mafia Tambang Emas Ilegal di Muratara semakin mengila dan tahan hukum BBM Ilegal Masuk Bebas, APH Diduga Tutup Mata.

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:12 WIB

Heryanto Diperiksa Polres Prabumulih, Polisi Dalami Dugaan Penggelapan Dana Rp83 Juta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Dua Tahun Berturut-turut Bocorkan APBD demi Instansi Vertikal, Ali Sopyan Pimpinan Umum Rajawali News Geram Wali Kota Prabumulih Pasrah Akui Temuan BPK

Berita Terbaru