DASAR OKNUM PEJABAT BAJINGAN TUKANG TIPU DI LINGKARAN PEMKAB BEKASI

- Penulis

Rabu, 31 Desember 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DASAR OKNUM PEJABAT BAJINGAN TUKANG TIPU DI LINGKARAN PEMKAB BEKASI

Rambonews.id||Bekasi 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ali Sopyan Pimpinan umum Media Rajawali news ,Menyikapi Pemkab Bekasi  APBD Tahun 2025 Terserap Sudah 90 %

Pemkab Bekasi Klaim Serapan APBD 2025 Sudah Tembus 90 Persen Pejabat Bangsat asal ngejeplak omongan tidak semua rakyat Bekasi bego.

Banyak rakyat Bekasi ahli ekonomi. Pasalnya Pemerintahan Kabupaten Bekasi  Cikarang Pusat. yang menyebut realisasi penyerapan anggaran tahun 2025 telah mencapai 90% di akhir tahun menuai Perbincang masyarakat akibat bibir tak bertulang menjadi pembohong .

Dan tidak tertutup kemungkinan ada sesen kedua yang  akan di ciduk lagi oleh KPK.

Pasalnya, data resmi Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) Kementerian Keuangan RI per 28 Desember 2025 menunjukkan realisasi APBD Kabupaten Bekasi baru mencapai 75,50 persen atau sekitar Rp6,3 triliun dari total pagu Rp8,4 triliun.

Sisanya diduga mau digorok oleh gerombolan Oknum pejabat bangsat, Haltersebut menimbulkan Perbedaan angka.

Menjadi  pertanyaan publik terkait akurasi, transparansi, dan metode pelaporan keuangan daerah.

Apalagi, SIKD merupakan sistem rujukan nasional yang digunakan pemerintah pusat , Asisten Administrasi Umum Pemkab Bekasi, Iis Sandra Yanti, mengklaim data SIKD belum mencerminkan kondisi terkini karena bersifat periodik dan belum diperbarui.

Ia menyebut realisasi internal Pemkab Bekasi saat ini telah berada di kisaran 80 persen dan masih terus bergerak hingga akhir tahun.

Baca Juga:  Aksi Damai RAMBO Peduli Bencana Sumatera: Ribuan Massa dari Berbagai Daerah Suarakan Solidaritas dan Tuntutan Keadilan

Data SIKD itu per periode tertentu. Sementara di internal kami, penyerapan sudah 80 persen dan masih akan bertambah,”tegas Iis.

Namun, pernyataan tersebut dinilai belum cukup menjawab kekhawatiran publik. Pasalnya,

lonjakan serapan anggaran dalam hitungan hari menjelang tutup buku kerap dikritik sebagai serapan administratif, bukan realisasi program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pengamat kebijakan publik menilai, klaim optimisme Pemkab Bekasi perlu dibuktikan dengan transparansi Terinci, terutama terkait jenis belanja yang terserap di akhir tahun.

Serapan tinggi yang didominasi belanja rutin atau pembayaran tertunda dinilai tidak sejalan dengan tujuan stimulus ekonomi daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengakui pihaknya telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk mempercepat pelaksanaan program.

Ia menegaskan tidak ingin ada kegiatan yang tertunda dan berharap serapan anggaran dapat maksimal.

Program kerja jangan dibiarkan tertunda. Kita dorong agar seluruh perangkat daerah bekerja sesuai progres,” kata Asep.

Meski demikian, publik menanti konsistensi antara klaim internal Pemkab Bekasi dengan data nasional yang akan diperbarui Kemendagri dan Kementerian Keuangan.

Ketidaksinkronan data berpotensi menimbulkan keraguan terhadap tata kelola fiskal daerah.

Ke depan, para pengamat mendorong Pemkab Bekasi tidak hanya mengejar angka serapan, tetapi juga memastikan kualitas belanja daerah benar-benar berdampak pada pelayanan publik,

 

Penulis : Ali Sopyan

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Statistik Kab Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tokoh Masyarakat Cigelam Apresiasi Kinerja Kades”* Desa Cigelam Kab.Purwakarta*
GEROMBOLAN PEJABAT PEMKAB BOGOR 93 X RAPAT PERTEMUAN MENELAN ANGGARAN Rp 4.483.935.936.00
Bappenda Belum Optimal Dalam Penagihan Piutang PBB-P2 Kota Cimahi
Warga Desa Bolo Antusias, Dibantu Anggota Kodim 0724/Boyolali Siapkan Acara Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda
Dana BUMDES Citalang diduga Meraup Keuntungan Pribadi Kades dan Ketua BUMDES Masih Ikatan Keluarga
Sidak KDM Ke SMKN 2 Subang, Perintahkan Staf Kirim 15 Tempat Sampah Ukuran Besar
Perjalanan Dinas Dalam Negeri Kab, Bekasi di Dua SKPD,Diduga Merauk Keuntungan Pribadi Tanpa Ada Bukti Kwitansi/Nota
Ada Apa dengan Kejari Subang? Alihkan Aduan Korupsi ke Polisi, Publik Endus Aroma Tebang Pilih
Berita ini 13 kali dibaca
DASAR OKNUM PEJABAT BAJINGAN TUKANG TIPU DI LINGKARAN PEMKAB BEKASI

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 22:50 WIB

GEROMBOLAN PEJABAT PEMKAB BOGOR 93 X RAPAT PERTEMUAN MENELAN ANGGARAN Rp 4.483.935.936.00

Jumat, 10 April 2026 - 10:37 WIB

Bappenda Belum Optimal Dalam Penagihan Piutang PBB-P2 Kota Cimahi

Jumat, 10 April 2026 - 04:12 WIB

Warga Desa Bolo Antusias, Dibantu Anggota Kodim 0724/Boyolali Siapkan Acara Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda

Kamis, 9 April 2026 - 06:14 WIB

Dana BUMDES Citalang diduga Meraup Keuntungan Pribadi Kades dan Ketua BUMDES Masih Ikatan Keluarga

Selasa, 7 April 2026 - 13:50 WIB

Sidak KDM Ke SMKN 2 Subang, Perintahkan Staf Kirim 15 Tempat Sampah Ukuran Besar

Berita Terbaru