DIMINTA KEJAKSAAN,POLRES SEGERA USUT KEGIATAN IRIGASI PERPOMPAAN BESAR TA 2024 DIDUGA MANGRAK NANAN KABID ESDP PERTANIAN HARUS DI PROSES HUKUM

- Penulis

Selasa, 23 Desember 2025 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIMINTA KEJAKSAAN,POLRES SEGERA USUT KEGIATAN IRIGASI PERPOMPAAN BESAR TA 2024 DIDUGA MANGRAK NANAN KABID ESDP  PERTANIAN HARUS DI PROSES HUKUM

Rambonews.id||Purwakarta

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah memiliki beberapa program untuk meningkatkan sektor pertanian salah satu Kegiatan Irigasi Perpompaan Besar 2024 Purwakarta Diduga Di jadi kan ajang untuk mencari kekayaan oknum pejabat bermoral bangsat dan Rakus salah satu contoh   kegiatan Alat mesin Hilang bangunan Mangkrak.

Purwakarta, Program Pembangunan Irigasi Perpompaan (Irpom) Kelompok Tani Desa Mulyamekar Kecamatan Babakancikao , Purwakarta Sumber Dana : APBN 2024.

Sedangkan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian,melalui Program Pengembangan Infrastruktur Pertanian, untuk melaksanakan pembangunan Irigasi Perpompaan di Desa Mulyamekar Sebagai bagian dari upaya peningkatan Produktivitas Pertanian didaerah tersebut.

Menurut informasi warga sekitar,di tahun 2024 di Lokasi Petani di bangunkan untuk Kegiatan Irigasi Perpompaan Besar 2024 .

Ironisnya,Pekerjaan ,tidak berjalan sampai saat ini, apalagi pintupun tidak ada dan alat pompapun tidak ada, yang hanya tinggal paralon yang terbengkalai ungkap warga yang tidak mau di sebutkan namanya.

Ia melanjutkan,dari pembangunan awal sampai saat ini tidak berfungsi saluran tersebut, bagaikan mangkrak

Saat musim kemarau,kami sebagai petani pun belum merasakan dari mesin Pompa bantuan tersebut untuk mengalirkan air ke sawah kami

Makanya kami membuat aliran air tersendiri menuju ke sawah ,sambil bergantian terhadap yang lainnya.

Coba aja kang lihat bangunan sekarang sudah rusak,dan tidak terpelihara,kita anggap aja uang negara di hamburkan dan tidak di rasakan oleh petani lukasnya.

Selain itu, Program Irigasi Perpompaan ini dikerjakan secara swakelola oleh Kelompok Tani yang Anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN ) Tahun 2024

Proyek ini bertujuan untuk menyediakan akses air yang lebih mudah bagi para petani,terutama di wilayah yang mengalami kesulitan air Irigasi pada musim kemarau.

 

Namun, Irigasi Perpompaan ini menggunakan teknologi modern yang memungkinkan pengairan lahan pertanian secara lebih efisien, dengan memanfaatkan sumber air permukaan yang di pompa ke lahan lahan pertanian.

Baca Juga:  Kasus Hibah Rp80 Miliar Sambas Mengendap, LEGATISI Tagih Kepastian Hukum

Sangat di sayangkan Program mulia ini,tidak dibarengi dengan Keterbukaan Informasi Publik KIP ( Tidak di cantumkan Untuk Anggaran) di lokasi,di sayangkan awak media ini mencoba menemui Ketua Kelompok Tani,sangat sulit di temui seolah olah menghindar.

Di tempat berbeda, awak media menemui Nanan Kabid Esdp Pertanian Kamis 1/10/2025.

Samping kantin Nanan Kabid Esdp Pertanian di dampingi Gunawan sebagai Fungsional.

Nanan Kabid Esdp Pertanian mengatakan bahwa benar program tersebut benar adanya dari APBN 2024

Ia menambahkan nanti akan saya panggil dulu ketua kelompok,ungkap Nanan

Dalam Kegiatan Irigasi Perpompaan Besar 2024 kalau engga salah sekitar Rp 200 JT kurang ucap Nanan kabid

Menambahkan, Gunawan sebagai Fungsional di Pertanian mengatakan bahwa mesin pompa tidak ada ,melainkan di amankan dan juga pintupun di simpan ujar Gunawan.

Pada saat selesai pekerjaan tersebut,sudah kami tes Pompa tersebut dan hasilnya bagus,dan memang mesin tersebuti dilepas lagi,dan pintu di amankan  takut hilang ucap Gunawan.

Sampai saat ini, engga tau ,karena di simpan sama ketua kelompok ujar Gunawan.

Menambahkan,Karena lokasi tersebut jauh dari pemukiman warga Lukas Gunawan

Berdasarkan hasil temuan di lapangan,bahwa pengadaan air baku untuk mengairi sawah berskala besar,jelas akan terpenuhi,karena sumber air yang ada sesuai dengan Bestez, sedangkan sumber airnya dari parit atau kali besar cuman disayangkan tidak ada keterbukaan.

Apalagi pintu besi tidak ada,Pompa air pun tidak ada, bagaimana program pemerintah pusat tidak berjalan dengan maksimal untuk para petani.

Hal tersebut,Pihak Dinas Pertanian dan Pangan agar mengontrol program tersebut tidak berjalan dari 2024 sampai saat ini.

Sampai berita ini diterbitkan oleh Redaksi Kejaksaan dan Polres Purwakarta Jawa Barat belum di Konfirmasi….

 

 

 

 

 

Penulis : Sopyan/Red

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Pertanian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praktik Dumping Limbah Batubara di Purwakarta Kian Merajalela Alias Kebal Hukum
Ketahanan Pangan Desa Di Tolak SPPG, Tani Desa Mengeluh Adaapa ?..SPPG Memilih Pihak Ke-3
PROGRAM DEDI MULYADI GUBERNUR JAWA BARAT DIKANGKANGI
Kuasa Hukum Bantah Unsur Korupsi, Sebut Lahan Proyek VinFast Berstatus Hak Milik Warga
Guru P3K Bermental Preman? Aksi Usir Wartawan di SDN 03 Kedung Waringin Coreng Wajah PGRI!
KAB.BEKASI TERKORUP MENYALA KORUPTOR RAJAWALI MENGUDARA
Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat dalam Sengketa Tanah di Bogor, Warga Desak Profesionalisme Polri
Pasar Rebo Purwakarta Di Lalap Sijago Merah
Berita ini 3 kali dibaca
DIMINTA KEJAKSAAN,POLRES SEGERA USUT KEGIATAN IRIGASI PERPOMPAAN BESAR TA 2024 DIDUGA MANGRAK NANAN KABID ESDP PERTANIAN HARUS DI PROSIS HUKUM

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:00 WIB

Praktik Dumping Limbah Batubara di Purwakarta Kian Merajalela Alias Kebal Hukum

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:30 WIB

Ketahanan Pangan Desa Di Tolak SPPG, Tani Desa Mengeluh Adaapa ?..SPPG Memilih Pihak Ke-3

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:32 WIB

PROGRAM DEDI MULYADI GUBERNUR JAWA BARAT DIKANGKANGI

Kamis, 26 Februari 2026 - 02:14 WIB

Kuasa Hukum Bantah Unsur Korupsi, Sebut Lahan Proyek VinFast Berstatus Hak Milik Warga

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:45 WIB

Guru P3K Bermental Preman? Aksi Usir Wartawan di SDN 03 Kedung Waringin Coreng Wajah PGRI!

Berita Terbaru

Bekasi

PROGRAM DEDI MULYADI GUBERNUR JAWA BARAT DIKANGKANGI

Jumat, 27 Feb 2026 - 09:32 WIB