Kecelakaan Maut di IUP PTBA, Relawan RAMBO Kritik Tajam Pengawasan Tambang: “Jangan Hanya Kejar Profit, Nyawa Pekerja Taruhannya!”

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan Maut di IUP PTBA, Relawan RAMBO Kritik Tajam Pengawasan Tambang: “Jangan Hanya Kejar Profit, Nyawa Pekerja Taruhannya!”

Rambonews.id||Jakarta 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Insiden kecelakaan kerja yang melibatkan dua unit dump truck milik PT Pamapersada Nusantara (PAMA) di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Bukit Asam Tbk (PTBA) pada Sabtu (31/1/2026)

Menuai kritik pedas dari berbagai pihak. Salah satu kritik keras datang dari Ali Sopyan, tokoh dari Relawan Pembela Prabowo (RAMBO).

Ali Sopyan menilai, jatuhnya korban jiwa dalam operasional tambang BUMN ini merupakan tamparan keras bagi standar keselamatan kerja nasional.

Ia mempertanyakan efektivitas pengawasan yang dilakukan, baik oleh internal perusahaan maupun instansi terkait.

Kami menyampaikan duka mendalam bagi keluarga korban, namun duka saja tidak cukup.

Insiden ini adalah alarm keras bagi PTBA dan mitra kerjanya. Jangan sampai ada kesan perusahaan hanya fokus pada angka produksi dan profit, tapi abai pada nyawa manusia yang menjadi penggerak utama di lapangan,” tegas Ali Sopyan dalam keterangan persnya di Jakarta.

Ali menambahkan, sebagai perusahaan pelat merah, PTBA seharusnya menjadi role model atau percontohan dalam penerapan Good Mining Practice dan standar Safety, Health, and Environment (SHE) yang tanpa kompromi.

Baca Juga:  Beresiko penyalahgunaan Aset Kendaraan dan Tanah oleh Pihak Pemkab Musi Rawas

Menanggapi langkah Kementerian ESDM yang menurunkan Inspektur Tambang, Ali Sopyan mendesak agar hasil investigasi tersebut dibuka secara transparan kepada publik.

Kami mendukung penuh langkah Dirjen Minerba menurunkan tim investigasi.

Selain itu, kami mengingatkan agar proses ini dilakukan secara objektif dan transparan.

Jika ditemukan ada kelalaian prosedur atau pelanggaran SOP, harus ada sanksi tegas dan evaluasi total terhadap kontrak mitra kerja yang terlibat,” lanjut Ali dengan nada tinggi.

Sebagai bagian dari relawan yang mengawal visi kepemimpinan nasional, Ali Sopyan mengingatkan bahwa perlindungan terhadap tenaga kerja adalah harga mati.

Ia berharap insiden ini tidak dianggap sebagai “kejadian biasa” dalam dunia tambang.

Visi besar bangsa ini adalah mensejahterakan rakyat, bukan membiarkan rakyat bertaruh nyawa di lubang tambang tanpa proteksi maksimal.

Kami akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan mengenai hak-hak korban dan langkah konkret perbaikan sistem agar tidak ada lagi nyawa yang melayang sia-sia,” tutupnya.

 

 

Penulis : Team Redaksi PRIMA

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Ali Sopyan Relawan Rakyat Membela Prabowo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Negara Gagal Total Berantas Bandar, Malah Hantam Rakyat Kere Lewat Pembekuan Bansos: Apa Gunanya Kekuatan Siber dan Aparat Hukum?
Tambang Emas Belopa Kembali Beroperasi, Publik Tagih Jawaban: Legal atau Dilindungi Oknum?
PTBA RAMPAS PERKEBUNAN RAKYAT DESA DARMO MENGGUSUR TANPA GANTI RUGI DIDUGA ALA PKI
Penyusunan Laporan Keuangan Kabupaten Purwakarta Diduga Menyisakan Hutang Belum Bisa di Pertanggungjawabkan.
Sumardi Tegaskan Persoalan Dana Bukan Urusan Pemerintahan Desa Karangmukti, Minta Riwayat Mobil Ajis Diperjelas
*Sumardi Tegaskan Persoalan Dana Bukan Urusan Pemerintahan Desa Karangmukti, Minta Riwayat Mobil Ajis Diperjelas*
Tiga Kecamatan di Kabupaten Lahat ,Diduga Anggaran Di Rampok Oknum Pejabat Koruptor Makin Subur
GEROMBOLAN OKNUM PEJABAT RAMPOK ANGGARAN BELANJA BBM MASIH BERKELIARAN DIPEMKAB BEKASI.
Berita ini 19 kali dibaca
Kecelakaan Maut di IUP PTBA, Relawan RAMBO Kritik Tajam Pengawasan Tambang: "Jangan Hanya Kejar Profit, Nyawa Pekerja Taruhannya!"

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Negara Gagal Total Berantas Bandar, Malah Hantam Rakyat Kere Lewat Pembekuan Bansos: Apa Gunanya Kekuatan Siber dan Aparat Hukum?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Tambang Emas Belopa Kembali Beroperasi, Publik Tagih Jawaban: Legal atau Dilindungi Oknum?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:04 WIB

PTBA RAMPAS PERKEBUNAN RAKYAT DESA DARMO MENGGUSUR TANPA GANTI RUGI DIDUGA ALA PKI

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:52 WIB

Penyusunan Laporan Keuangan Kabupaten Purwakarta Diduga Menyisakan Hutang Belum Bisa di Pertanggungjawabkan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Sumardi Tegaskan Persoalan Dana Bukan Urusan Pemerintahan Desa Karangmukti, Minta Riwayat Mobil Ajis Diperjelas

Berita Terbaru