Masyarakat Lokal Prabumulih Tuntutan Keadilan Rekrutmen Tenaga Kerja Pertamina Berujung Memanas

- Penulis

Rabu, 12 November 2025 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Lokal Prabumulih Tuntutan Keadilan Rekrutmen Tenaga Kerja Pertamina Berujung Memanas 

Rambonews.id||Prabumulih.

12 November 2025  Suasana di depan kantor PT Pertamina EP Zona 4 Prabumulih mendadak mencekam hari ini, Rabu (12/11).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Komunikasi Pemuda Prabumulih (FKPP) yang menuntut kejelasan dan transparansi perekrutan tenaga kerja lokal berakhir dengan kericuhan setelah terjadi adu mulut sengit dengan pihak pengamanan perusahaan.

Masyarakat lokal Prabumulih merasa diabaikan, padahal perusahaan migas tersebut beroperasi di wilayah mereka. Tuntutan utama adalah agar proses rekrutmen dibuka secara jujur dan memberikan porsi yang adil bagi putra-putri daerah.

“Kami menuntut Pertamina jujur dan membuka proses rekrutmen. BUMN ini milik negara, bukan milik segelintir elite yang mengabaikan putra-putri daerah di sekitar ladang minyak mereka sendiri,” teriak Kiki Radito  yang memimpin unjuk rasa.

Manajemen lokal Pertamina dinilai gagal total dalam menjaga hubungan harmonis dengan komunitasnya, dan justru menimbulkan ketegangan sosial yang seharusnya bisa dihindari dengan kebijakan yang lebih terbuka dan beretika.

Kericuhan memuncak ketika terjadi adu mulut yang terekam kamera antara perwakilan massa dengan oknum pengamanan BKO (Bawah Kendali Operasi).

Sorotan paling tajam diarahkan pada fakta bahwa petugas pengamanan tersebut terlihat menggunakan atribut yang menyerupai personel TNI/Polri saat menghadapi unjuk rasa sipil.

Baca Juga:  Pemkab Pali Mark,Up Anggaran Alias Rampok Uang Negara Sembilan SKPD Kongkalikong Penyedia Pelaksanaan

Tindakan ini dinilai melanggar etika sipil dan memicu kritik keras :

 

* Intimidasi Terselubung: Penggunaan simbol militer atau kepolisian dalam konteks penanganan massa sipil adalah bentuk intimidasi yang melampaui batas kewenangan keamanan korporasi. Ini mengesankan Pertamina mencoba membungkam kritik publik dengan simbol kekuatan negara.

 

* Militerisasi Keamanan: Publik menilai ini adalah bentuk militerisasi pengamanan aset BUMN, sebuah praktik yang bertentangan dengan semangat reformasi dan demokrasi di Indonesia.

 

* Akuntabilitas Dana: Pertanyaan krusial muncul: apakah Pertamina menggunakan dana publik untuk membiayai personel BKO yang justru bertindak provokatif dan represif, alih-alih profesional dan humanis?

Keheningan institusi ini justru memperparah kecurigaan publik dan menguatkan persepsi bahwa Pertamina dan pemerintah terkait sedang berupaya menutup-nutupi insiden dan menghindari pertanggungjawaban.

Insiden ini mendesak Kementerian BUMN untuk segera mengintervensi dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen Pertamina di Prabumulih.

 

Bungkamnya Pertamina dan pemerintah terkait pasca-kericuhan hanya akan membuktikan bahwa BUMN ini tidak serius dalam menjunjung tinggi transparansi dan keadilan lokal.

Publik menanti sikap tegas: apakah akan berpihak pada transparansi, atau memilih untuk terus bersembunyi di balik keangkuhan korporasi dan simbol-simbol kekuatan militer.

 

 

Penulis : Redaksi

Sumber Berita: Team wartawan Prabumulih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TANGKAP PEMBORONG PEMBOHONG OKNUM PEJABAT PENJAHAT ANGGARAN BELANJA PEMKOT PALEMBANG DISUNAT
KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN LAHAT KAB LAHAT DIDUGA KUAT SARANG PUNGLI
PT . PUSRI PALEMBANG SUMATERA SELATAN MENYALA KORUPSI TRILIUNAN BELUM TERSENTUH HUKUM
Ali Sopyan Relawan Rambo Nusantara menyikapi ada dugaan kerugian keuangan negara di RSUD Palembang BARI
GEROMBOLAN RAMPOK UANG NEGARA DI PEMDA BANYUASIN SUMSEL BELUM TERTANGKAP
Waspada Saat Membeli Bolu Gulung Strobery di Hypermart Lippo Plaza Lubuklinggau, Diduga Sudah Berjamur
Klasifikasi Penganggaran Belanja Barang dan Jasa, Belanja Hibah, serta Belanja Modal pada Tiga SKPD Kab Lahat TA 2023 Tidak Tepat
Polres Banyuasin Amankan Puluhan Pengunjung Kafe dan Botol Miras dalam Operasi Pekat Musi 2026
Berita ini 29 kali dibaca
Masyarakat Lokal Prabumulih Tuntutan Keadilan Rekrutmen Tenaga Kerja Pertamina Berujung Memanas

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:10 WIB

TANGKAP PEMBORONG PEMBOHONG OKNUM PEJABAT PENJAHAT ANGGARAN BELANJA PEMKOT PALEMBANG DISUNAT

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:11 WIB

KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN LAHAT KAB LAHAT DIDUGA KUAT SARANG PUNGLI

Jumat, 20 Februari 2026 - 01:27 WIB

PT . PUSRI PALEMBANG SUMATERA SELATAN MENYALA KORUPSI TRILIUNAN BELUM TERSENTUH HUKUM

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:35 WIB

Ali Sopyan Relawan Rambo Nusantara menyikapi ada dugaan kerugian keuangan negara di RSUD Palembang BARI

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:42 WIB

GEROMBOLAN RAMPOK UANG NEGARA DI PEMDA BANYUASIN SUMSEL BELUM TERTANGKAP

Berita Terbaru

Headline

PROGRAM DEDI MULYADI GUBERNUR JAWA BARAT DIKANGKANGI

Jumat, 27 Feb 2026 - 09:32 WIB