Reuni Akbar Ke-7 Alumni 212 Memperkuat Persaudaraan dan Solidaritas Antar Umat

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Reuni Akbar Ke-7 Alumni 212 Memperkuat Persaudaraan dan  Solidaritas Antar Umat

Rambonews.id||Jakarta 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara reuni 212 di pelataran Monumen Nasional pada Desember 2025 mendapat respon positif dari pemerintah daerah DKI Jakarta maupun Pemerintah Pusat yang ditandai dengan pemberian tenda tersusun rapi terbagi dalam delapan sehingga memungkinkan interaksi antar janaah yang berdatangan dari berbagai daerah.monas 2-3 Desember 2025

Aspirasi Indonesia sebagai salah satu pendukung danpe penyelenggara acara reuni 212 ikut berperan sebagai suplayer sekaligus distributor konsumsi, milai dari nasi goreng, pisang goreng hingga singkong goreng, serta beragam roti, korma dan siomay serta air minum mineral di posko No. 6 dari pintu Timur, Kawasan Monas.

Suasana reuni 212 sebetulnya sudah bergerak sejak semalam diberbagai stasiun dan terminal kedatangan peserta reuni 212 yang terus mengalur dan menebar seperti di Masjid Istiqlal hingga Madjid Kebun Juruk, Jakarta Barat hingga Masjid Al Mubarok, Kalideres dipenuhi jamaah yang berdatangan dari berbagai daerah dan kota di Indonesia.

Bahkan ada beberpa diantaranya seperti Lampung dan Klaten yang sudah berada di Jakarta sejak seminggu laluu untuk mengikuti acara reuni 212 ke-7 sejak dilaksanakan pertama kali pada 2 Desember 2018 silam.

Masalah yang muncul  secara teknis dalam acara reuni 212 ini adalah sarana kamar kecil yang fungsinya rekatif terlambat dioperasikan, hingga memdapat komplain dari Bunda Royaningrum dari Aspirasi Indonesia karena Water Colosed (WC) baru bisa dioperasikan pada pukul 20.00.

Padahal untuk peserta reuni yang mempersiapkan tempat sejak pagi sudah mengalami masalah membuang hajat besar maupun hajat kecil, bahkan  untuk keperluan wuddu  mensucikan diri ketika hendak melakukan sholat

“Iya, masak ingin pipis saja harus ditunda sampai jam 20.00″  Artinya, panitia dari pihak pemerintah tidak cukup mengerti tentang teknis pelaksanaan di lapangan.

Demikian juga dengan saluran listrik untuk penerangan ketika waktu malam dan untuk mencas hp ketika battere melemah.

Sejumlah Kendaraan dari Suku Dimas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Pusat memang sudah stanby sejak siang, tapi karena birokrasi yang kaku — tidak luwes– tetap berkukuh baru akan dioperasikan pada pukul 20.00 sesuai dengan perintah bos yang tak paham teknis pelaksanaan acara di lapangan.

Dari Aspirasi Indonesia sendiri yang menempati Posko No. 6 tampak mendapingi Bunda Wati Salam Bunda Nuning, Jariningsih, Ain, Nina, Ustad Yasud Salmah, Rachmadi, Sukirman, Nahdi Jayaharta, Amir Machmud dan sejumlah sahabat dan kerabat serta sinpatisan Aspirasi.

 

9endek kata, aneka ragan peserta dan hadirin serta pendukung acara reuni 212 ini tampak beraneja ragam macam juga dalam sajian pangan dan momuman yang para relawan.

Baca Juga:  PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Kontrak Pengadaan Kendaraan KDKMP Senilai Rp.24.66 Triliun Ke India

Mulai dari kolak kolang kaling sampai kolak singkong dan kolak Labu Jawa terhidang dari berbagai stan atau posko Emak-emak yang aktif ikut berpartisipasi dari berbagai komunitas pengajian, seakan sedang bersaing menyuguhkan menu terunik dan terenak buatan mereka sendiri.

Bahkan ada yang menyempatkan diri untuk membagikan produk minuman air mineral dalam bentuk kemasan bergambar dironta sebagai anggota DPD RI, artinya tak hanya sekedar ikut berpartisipasi, tapi juga merasa perlu  memperkenalkan diri sebagai wakil rakyat.

Lalu ada ide yang menarik untuk mengirim semacam tim sapujagat untuk mengumpulkan pembagian berbagai macam panganan dan minuman itu dari semua posko yang ada, untuk kemudian dikumpulkan pada satu stand agar dapat distribusinya kepada jemaah yang memerlukannya.

Sehingga suasana akrab lebih memiliki nuansa persaudaraan yang semakin akrab semakin menjelang saat sembahyang maqrib, jumjah jamaah reuni 212 sudah bisa mencapai 140.000 jamaah yang bertebaran di Taman Monas.

Yang menarik dan unik dalam scara reuni 212 ini tidak ada penjual makanan, karena semua makanan dan minuman disediakan oleh puluhan posko Ibu-ibu yang berjajar sepanjang jalan dari lima pintu taman Monas sampai ke ujung panggung  pusat kegiatan acara berdo’a, zikir hingga pengajian dan sholat berjamaah ashar dan maqrib hingga sholat isya.

Tausyiah dari Al Mukaram Unar Abdul Azis dari Palembang merupakan urutan pertama yang tampil di mimbar 212.

Hadir Gubernur DKI Jakarta dan Wakil dari Menteri Agama RI. Seruan untuk menjadikan 212 rutin dilakukan serta hari libur nasional.

Menjelang malam, acara reuni tidak hanya menunaikan sholat bersama, tapi juga kataman — semaan — Al Qur’an, Istiqozah, zikir, do’a bersama untuk bangsa dan negara agar segera pulih dan membaik bagi seluruh rakyat yang sudah terlalu lama didera derita.

Agaknya ikatan persaudaraan serta solidaritas antar umat ini semakin menjadi penting dan perlu ketika harus menghadapi madakah maupun tantangan yang harus dihadapi bersama akibat tekanan dari berbagai pihak yang hendak memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

Rangkaian acara reuni sepenuhnya bernuansa zikir puja-puji kepada Nabi Besar Muhammad SAW dilantunkan semakin menghangat dan khuzuk seusai bakda sholat isya hingga menjelang tengah malam seperti jamaah yang berdatangan tiada henti hingga menjelang sholat berjamaah subuh. Dan penanggalan waktu pun sudah jauh merangkak sejak tengah malam tadi memasuki Rabu, 3 Desember 2025.

 

 

 

Penulis : Ali Sopyan

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Jacob Ereste

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaksa Agung ST Burhanuddin Perintahkan Jaksa Di Daerah Fokus Menyikapi Pemberantasan Korupsi Dengan Skala Besar
Skandal 72 Jam” Menelusuri ‘Karpet Merah’ Lahan 3.800 Hektar di Aceh Singkil Berpindah Kepengurusan Ketangan Swasta
PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Kontrak Pengadaan Kendaraan KDKMP Senilai Rp.24.66 Triliun Ke India
Indonesia Akan Mengimpor 580.000 Ekor Ayam Dan Impor Beras 1000 Ton Dari AS
Sarang Tramadol Berkedok Kosmetik di Jakbar: Siapa di Balik Sosok “Ojan” yang Tak Tersentuh Hukum?
Dugaan Penganiayaan Anak Hingga Tewas, Bobi Irawan Merah Putih Desak Penegakan Hukum yang Adil
Program Bupati Purwakarta BPJS Ketenagakerjaan Diduga Tidak Berjalan Maksimal
Praktisi Hukum dan Akademisi Sumatera Utara menanggapi KUHP dan KUHAP memberikan harapan baru bagi jalannya sistem di Indonesia.
Berita ini 3 kali dibaca
Reuni Akbar Ke-7 Alumni 212 Memperkuat Persaudaraan dan Solidaritas Antar Umat

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:17 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin Perintahkan Jaksa Di Daerah Fokus Menyikapi Pemberantasan Korupsi Dengan Skala Besar

Senin, 23 Februari 2026 - 15:07 WIB

Skandal 72 Jam” Menelusuri ‘Karpet Merah’ Lahan 3.800 Hektar di Aceh Singkil Berpindah Kepengurusan Ketangan Swasta

Senin, 23 Februari 2026 - 14:01 WIB

PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Kontrak Pengadaan Kendaraan KDKMP Senilai Rp.24.66 Triliun Ke India

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:20 WIB

Indonesia Akan Mengimpor 580.000 Ekor Ayam Dan Impor Beras 1000 Ton Dari AS

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:00 WIB

Sarang Tramadol Berkedok Kosmetik di Jakbar: Siapa di Balik Sosok “Ojan” yang Tak Tersentuh Hukum?

Berita Terbaru

Headline

PROGRAM DEDI MULYADI GUBERNUR JAWA BARAT DIKANGKANGI

Jumat, 27 Feb 2026 - 09:32 WIB