Satu Dekade FPII, Kasihhati : FPII Menjadi Benteng Kokoh Kebebasan dan Kehormatan Pers Indonesia

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu Dekade FPII, Kasihhati : FPII Menjadi Benteng Kokoh Kebebasan dan Kehormatan Pers Indonesia

Rambonews.id||Jakarta 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepuluh tahun bukan sekadar angka bagi segenap insan pers Indonesia.

Tahun ini menjadi tonggak sejarah yang membuktikan bahwa perjuangan untuk kebebasan, martabat, dan kehormatan pers tidak bisa dilakukan sendirian – Forum Pers Independent Indonesia (FPII) hadir sebagai benteng yang kokoh bagi setiap pekerja pers yang berani berdiri tegak.

Momentum bersejarah ini bukan hanya pesta perayaan, melainkan titik temu untuk mengingatkan seluruh jajaran pengurus dan anggota FPII yang tersebar di pelosok tanah air: perjuangan kita belum selesai.

Setiap kata yang kita tulis, setiap gambar yang kita abadikan, setiap suara yang kita angkat – semuanya bertumpu pada komitmen untuk menjaga profesionalisme dan integritas yang tak tergoyahkan dalam dunia jurnalistik Indonesia.

Sepuluh tahun yang lalu, kita mulai dengan semangat yang sama untuk memperjuangkan kebebasan, martabat dan kehormatan pers, menjaga profesionalisme, dan integritas dalam dunia jurnalistik Indonesia,” ujar Ketua Presidium FPII Dra.Kasihhati kepada sejumlah awak media, Jumat (6/2/2026) di Jakarta.

Setiap langkah yang kita tempuh selama satu dekade ini, ditandai suka duka dan semuanya tidak lepas dari kerja keras, kerja sama, dan dedikasi seluruh pengurus dan anggota FPII yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai pers independen.” Ujarnya, seraya mengucapkan apresiasi dan rasa bangganya terhadap loyalitas, dedikasi dan pengabdian jajaran pengurus dan anggota FPII di daerah.

Tokoh Pers Wanita itu, menekankan pentingnya prinsip independensi dan profesionalitas dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Dalam menjalankan profesinya, jajaran pengurus dan anggota harus menjaga independensi dan profesionalisme pers, tetap memposisikan FPII sebagai garda terdepan dalam membela insan pers Indonesia.

Baca Juga:  ​Skandal Mafia Tambang Pakowa,Nyali Gubernur & DPRD Sulteng Diuji, Berani Lawan "Bekingan" Oknum di PT. Pantas Indomining?

Kita harus menjadi benteng yang melindungi rekan-rekan se-profesi dari segala bentuk tekanan atau gangguan yang dapat menghambat pelaksanaan tugas jurnalistik yang objektif dan adil,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Presidium FPII juga mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kapasitas diri, mengikuti perkembangan teknologi dan tren media, serta tetap berperan aktif sebagai ujung tombak dalam menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ke depannya, saya berharap FPII dapat semakin memperkuat jejaring dan kerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam negeri maupun internasional.

Kita juga harus terus beradaptasi dengan perubahan zaman agar tetap relevan dan mampu berkontribusi lebih besar bagi kemajuan bangsa melalui pers yang berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Nasional FPII, Irfan Denny Pontoh, S.Sos mengatakan, dalam momentum HUT FPII yang ke-10 ini, dirinya memandang penting yang perlu dilakukan adalah melakukan penguatan terhadap jaringan media FPII, dengan memberikan perhatian terhadap isu-isu sentral yang terjadi di setiap daerah.

Kalo selama ini Jaringan media FPII hanya fokus mensuport pemberitaan terkait kegiatan FPII, maka kedepan perlu didorong agar isu-isu sentral daerah juga bisa menjadi release resmi presidium FPII,” ujar Irfan, seraya menambahkan, wadah organisasi profesi pers semakin dinamis, karenanya sudah saatnya kita membuka ruang pengabdian yang lebih luas, agar FPII makin eksis.

Tidak ada ruang untuk kompromi dalam menjaga hak dan martabat insan pers. Evaluasi dan pembenahan organisasi di tingkat Setwil dan Korwil akan terus dilakukan – karena setiap pekerja pers berhak mendapatkan perlindungan yang layak, dan setiap masyarakat berhak mendapatkan informasi yang benar.

 

 

 

Penulis : Erik

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Presidium FPII

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaksa Agung ST Burhanuddin Perintahkan Jaksa Di Daerah Fokus Menyikapi Pemberantasan Korupsi Dengan Skala Besar
Kuasa Hukum Bantah Unsur Korupsi, Sebut Lahan Proyek VinFast Berstatus Hak Milik Warga
​Skandal Mafia Tambang Pakowa,Nyali Gubernur & DPRD Sulteng Diuji, Berani Lawan “Bekingan” Oknum di PT. Pantas Indomining?
Skandal 72 Jam” Menelusuri ‘Karpet Merah’ Lahan 3.800 Hektar di Aceh Singkil Berpindah Kepengurusan Ketangan Swasta
PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Kontrak Pengadaan Kendaraan KDKMP Senilai Rp.24.66 Triliun Ke India
Hukum Diuji di Gunung Putri: Dugaan Pengerahan Massa oleh FF Tak Boleh Dibiarkan
Indonesia Akan Mengimpor 580.000 Ekor Ayam Dan Impor Beras 1000 Ton Dari AS
Sarang Tramadol Berkedok Kosmetik di Jakbar: Siapa di Balik Sosok “Ojan” yang Tak Tersentuh Hukum?
Berita ini 2 kali dibaca
Satu Dekade FPII, Kasihhati : FPII Menjadi Benteng Kokoh Kebebasan dan Kehormatan Pers Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:17 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin Perintahkan Jaksa Di Daerah Fokus Menyikapi Pemberantasan Korupsi Dengan Skala Besar

Kamis, 26 Februari 2026 - 02:14 WIB

Kuasa Hukum Bantah Unsur Korupsi, Sebut Lahan Proyek VinFast Berstatus Hak Milik Warga

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:59 WIB

​Skandal Mafia Tambang Pakowa,Nyali Gubernur & DPRD Sulteng Diuji, Berani Lawan “Bekingan” Oknum di PT. Pantas Indomining?

Senin, 23 Februari 2026 - 15:07 WIB

Skandal 72 Jam” Menelusuri ‘Karpet Merah’ Lahan 3.800 Hektar di Aceh Singkil Berpindah Kepengurusan Ketangan Swasta

Senin, 23 Februari 2026 - 14:01 WIB

PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Kontrak Pengadaan Kendaraan KDKMP Senilai Rp.24.66 Triliun Ke India

Berita Terbaru

Headline

PROGRAM DEDI MULYADI GUBERNUR JAWA BARAT DIKANGKANGI

Jumat, 27 Feb 2026 - 09:32 WIB