Semua KPM Di Undang Setelah Mencuat Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Di Desa Tajursindnag Kades Larang Wartwan Meliput 
Rajawalinews.com_Purwakarta,07-01-2026 Dugaan adanya penyelewengan dan bansos (BPNT) bermula beberapa warga kp Talun RT 23/RW04 Ds tajursindnag kec Sukatani kab Purwakarta Jawa Barat yang tidak pernah menerima bantuan dari tahun 2023-2025 mengecek buku rek atas nama (Da) (Ki) kelompok penerima manfaat (KPM) ke salah satu bank cabang Plered karena merasa ada Yang Janggal karena selama ini,haya memegang buku rek saja tanpa adanya kartu ATM bansos ironisnya setelah di cek merasa kaget bahwa bantuan selama ini yang seharusnya dia dapatkan tidak pernah menerimanya,teryata sudah ada yang mencairkan”Ucapnya,
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
(DA) Konfirmasi kepada salah satu pegawai Ds yang menjabat sebagai sekretaris Ds ( sekdes)Tajur Sindang kec Sukatani kab Purwakarta untuk minta kartu ATM bansos tersebut namun (ja) malah ngasih uang sebesar 1,5 kepada (KPM) karena nilainya tidak sesuai dengan hasil pengecekan di Bank (Da) menemui salah satu wartawan dan memberikan keterangan bahwa dirinya tidak pernah menerima bantuan selama ini
Stelah awak media konfirmasi (16/12/2025) kepada sekdes (ja) mengakui adanya kartu ATM bansos salah satu ( KPM)di pegang dirinya dan sebagian lagi beliau tidak tau siapa yang pegang”Singkatnya,
(Ja) Siap bertanggung jawab atas kehilapanya dan mengganti uang sebesar 10jt kepada (KPM) sesuai dengan hasil pengecekan di Bank saya akan mengembalikan”Ujarnya, Dan kartu kartu ATM bansos lainya akan saya bagikan segera ke (KPM)
Selang beberapa hari semua (KPM) di undang ke Ds tajursindnag 07/01/2026 bahkan awak media konfirmasi beberapa warga yang hadir di Ds hasil dari keterangan warga (NR) mengatakan bahwa kartu tersebut di bagikan setelah rame mencuat sebelumnya tidak kami pegang,”di tempat yang sama beberapa awak media meminta ijin kepala Ds untuk meliput namaun ironisnya kepala Desa melarang beberapa awak media meliput kegiatan tersebut
(Aspteam)













