KEMANA SISANYA : Anggaran Bappeda Jombang 2023 ‘Sisa’ Rp1,1 Miliar, Target Litbang 2025 Dinilai Terlalu Minimalis

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEMANA SISANYA : Anggaran Bappeda Jombang 2023 ‘Sisa’ Rp1,1 Miliar, Target Litbang 2025 Dinilai Terlalu Minimalis

Rambonews.id||Jombang 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ALI SOPIAN sebagai ketua Rambo dan pimpinan rajawali news mempertanyakan sisa anggaran ini kemana dan akun terus mengawal dan memberantas korupsi di tubuh Bapedda Jombang ,”Tegasnya

Rencana Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jombang Tahun 2025 memuat temuan kritis terkait kinerja anggaran tahun sebelumnya dan indikasi perencanaan target output yang kurang ambisius.

Isu utamanya adalah sisa anggaran belanja yang tidak terserap sebesar 7,97% pada Tahun Anggaran 2023, serta target output kegiatan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) untuk tahun 2025 yang dinilai terlalu minimalis untuk mendukung perencanaan pembangunan strategis daerah.

Pihak yang bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan anggaran serta kegiatan adalah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jombang sebagai pengguna anggaran dan koordinator Renja.

Merujuk pada realisasi anggaran belanja Tahun Anggaran 2023.

Kritik ditujukan pada target dan sasaran yang tertuang dalam dokumen Renja Bappeda Tahun 2025.

Fokus masalah berada pada pengelolaan anggaran dan program Penelitian dan Pengembangan di lingkungan Bappeda Kabupaten Jombang.

Realisasi Anggaran Tidak Optimal: Dari total alokasi belanja sebesar Rp13.922.197.121 pada tahun 2023, realisasi hanya mencapai 92,03% (Rp12.813.173.136).

Ini menyisakan dana sekitar Rp1,1 miliar yang tidak terserap. Sisa anggaran yang signifikan ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas perencanaan kas dan eksekusi program.

Baca Juga:  Periodik Keuangan LUBUK LINGGAU: BPK Temukan Defisit Riil Rp30,1 Miliar di Balik Opini WTP, Likuiditas Terancam Utang Rp141 Miliar

Dana yang tidak terpakai berpotensi menghambat program strategis yang seharusnya berdampak langsung pada masyarakat.

Target Litbang Minimalis: Untuk tahun 2025, target output kegiatan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) dinilai rendah.

Sub Kegiatan Litbang Perindustrian dan Perdagangan: Target hanya 3 dokumen.

Sub Kegiatan Litbang Pertanian, Perkebunan, dan Pangan: Target hanya 1 dokumen.

Minimnya jumlah dokumen hasil penelitian ini dipertanyakan kontribusinya dalam menghasilkan rekomendasi kebijakan pembangunan yang berbasis data ilmiah dan komprehensif, padahal Bappeda adalah jantung perencanaan daerah.

Bappeda Jombang dituntut untuk melakukan audit internal secara mendalam untuk mengidentifikasi penyebab pasti tidak terserapnya Rp1,1 miliar pada tahun 2023, serta memastikan perbaikan manajemen kas dan eksekusi program di tahun 2025.

Bappeda harus meningkatkan target output dan kualitas hasil penelitian (Litbang) agar Rencana Kerja 2025 benar-benar menghasilkan kebijakan pembangunan yang kuat.

Anggaran yang dialokasikan harus menghasilkan lebih dari sekadar 1-3 dokumen.

Menindaklanjuti tujuan Renja yang menyebutkan tercapainya “serapan anggaran dan target kinerja yang rasional“, Bappeda harus membuktikan bahwa perencanaan tahun 2025 tidak hanya rasional di atas kertas, tetapi juga optimal dalam realisasi, baik dari sisi penyerapan dana maupun capaian outputnya.

 

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: BPK RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal BBM Subsidi di SPBU 54.684.33 Muncar, Rakyat Antre—Tengkulak Berpesta?
Organisasi Pers Desak Penuntasan Kasus Dugaan Pelecehan Anak Pimpinan Redaksi oleh Oknum Wartawan di Bengkulu
Belanja Modal Banyuasin “Bocor” Rp 3,429 Miliar Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan Di Pertanyakan
ANGGARAN BELANJA BAHAN BAKAR DAN PELUMAS PEMDA BEKASI AJANG SANTAPAN OKNUM PEJABAT BANGSAT
DANA KOMPENSASI TPST BANTAR GEBANG PEMDA BEKASI AMBURADUL KAJARI DIMINTA TURUN TANGAN
KAJATI SUMSEL DIDESAK MENGUSUT ADANYA DUGAAN KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI DILINGKARAN PEMDA OKI.
Keadilan Mati di Kotabaru: Rakyat Ber-SHM Diusir, Pengacara dan Aktivis Justru Dijebloskan ke Penjara!
Empep Gunawan UPTD IV Wilayah Jatiluhur,Sigap Dalam Pemeliharaan Jalan Untuk Kenyamanan Pengguna Jalan
Berita ini 3 kali dibaca
KEMANA SISANYA : Anggaran Bappeda Jombang 2023 'Sisa' Rp1,1 Miliar, Target Litbang 2025 Dinilai Terlalu Minimalis

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:44 WIB

Skandal BBM Subsidi di SPBU 54.684.33 Muncar, Rakyat Antre—Tengkulak Berpesta?

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:55 WIB

Organisasi Pers Desak Penuntasan Kasus Dugaan Pelecehan Anak Pimpinan Redaksi oleh Oknum Wartawan di Bengkulu

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:36 WIB

Belanja Modal Banyuasin “Bocor” Rp 3,429 Miliar Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan Di Pertanyakan

Jumat, 13 Februari 2026 - 03:08 WIB

ANGGARAN BELANJA BAHAN BAKAR DAN PELUMAS PEMDA BEKASI AJANG SANTAPAN OKNUM PEJABAT BANGSAT

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:02 WIB

DANA KOMPENSASI TPST BANTAR GEBANG PEMDA BEKASI AMBURADUL KAJARI DIMINTA TURUN TANGAN

Berita Terbaru

Headline

PROGRAM DEDI MULYADI GUBERNUR JAWA BARAT DIKANGKANGI

Jumat, 27 Feb 2026 - 09:32 WIB