Komjen Dedi Prasetyo Wakapolri Mengungkap Sejumlah Kapolres,Kapolsek Belum Memiliki Kinerja Optimal

- Penulis

Rabu, 19 November 2025 - 03:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komjen Dedi Prasetyo Wakapolri Mengungkap Sejumlah Kapolres,Kapolsek Belum Memiliki Kinerja Optimal 

 

Rambonews.id||Jakarta

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Komjen Dedi Prasetyo,Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri), mengungkap sejumlah Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) hingga Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) belum memiliki kinerja optimal tegasnya

Selain itu,ia sampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPR dengan Polri, Kejagung, dan Mahkamah Agung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Komjen Dedi menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi internal Polri, mayoritas Kapolsek belum memenuhi ekspektasi kinerja.

Sedangkan,“Kami lihat dari 4.340 Kapolsek, 67 persen ini under performance.

Kenapa under performance? Hampir 50 persen Kapolsek kami  diisi oleh perwira-perwira lulusan PAG (Pendidikan Alih Golongan),” ucap Dedi dalam rapat.

Selain Kapolsek, penilaian juga dilakukan terhadap Kapolres.

Namun,Dari total 440 Kapolres yang diasesmen, 36 di antaranya dinilai berkinerja buruk ujarnya

Sedangkan Kapolres, dari 440 Kapolres yang sudah kami lakukan assessment 36 Kapolres kami under performance.

Sementara Ini, catatan kami, dari kami harus melakukan perbaikan,” ungkap Komjen Dedi.

Ia menuturkan, kondisi serupa juga ditemukan di jajaran reserse kriminal Dari 47 Direktur Reserse Kriminal (Direskrim), sebanyak 15 dinyatakan tidak memenuhi standar kinerja.

Demikian juga di Reskrim. Dari 47 Dir Reskrim yang sudah konsen, 15 under performance,” tagasnya.

Menurut Komjen Dedi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan berbagai langkah perbaikan berupa evaluasi menyeluruh terhadap proses rekrutmen Polri.

Baca Juga:  Lemahnya Serapan Anggaran Pemda Sulut, Aktivis BMR Desak Reformasi Tata Kelola dan Akselerasi Belanja Daerah

Kalau seandainya direkrut dengan baik, dididik dengan baik, maka akan menghasilkan anggota-anggota kepolisian yang baik.

Namun,Pola-pola ini yang sedang dilakukan oleh asisten SDM,” ucapnya Komjen Dedi.

Sedangkan Supremasi Hukum Jadi Tantangan

Komisi III DPR menggelar rapat perdana bersama Polri, Kejaksaan Agung (Kejagung), dan Mahkamah Agung (MA), untuk membahas langkah strategis penegakan reformasi hukum di Indonesia.

Biar nantinya, rapat tersebut akan diakhiri dengan pembentukan panitia kerja Reformasi Hukum.

Selama 27 tahun berlalu sejak momentum reformasi 1998, terkait supremasi hukum, dan independensi lembaga peradilan masih menjadi tantangan, yang dihadapi Indonesia sebagai negara yang menganut sistem demokrasi,” ungkap Wakil Ketua Komisi III DPR Rano Alfath di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Ia Menambahkan Harkamtibmas mendapatkan poin yang cukup bagus, artinya respon positif dari masyarakat terkait tugas pokok Polri di bidang harkamtibmas,” ucap Dedi.

Selain itu, dia menegaskan bahwa dua fungsi lainnya, yakni gakkum dan pelayanan publik membutuhkan perhatian serius.

Gakkum dan pelayanan publik menjadi catatan merah bagi kami, harus kami perbaiki. Ini di bulan Februari, Maret, April kami sudah menemukan hal tersebut.

Inilah langkah-langkah yang harus segera kami perbaiki,” ujar Dedi. Dari hasil riset situ, lanjut Dedi, tercatat bahwa 62 persen permasalahan Polri berada di tingkat wilayah.

Sedangkan permasalahan di tingkat pusat, yakni Mabes Polri sebesar 30 persen.

 

Penulis : Ridho

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Komjen Dedi Prasetyo Wakapolri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

*Perihal: Klarifikasi Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Terkait Isu Kenaikan Harga BBM Per 1 April 2026*
Kementerian Kehutanan Telah Menerbitkan 6.329 Persetujuan Pengelolaan Perhutanan Sosial Tidak Menyajikan Informasi Kepatuhan Mengenai Larangan Penanaman Sawit
Yaqut Cholil Qoumas, dari tahanan rumah menjadi tahanan di Rutan Merah Putih KPK.
Rambo Soroti Dugaan Proses Bisnis Tanpa Izin dibidang Kehutanan
KPK OTT Bupati Rejang Lebong, Lima Orang Diamankan, Termasuk Istri
Ali Sopyan Membongkar Tabir Revitalisasi Ruas Jalan Kalimalang Sampai Karawang Paket II 2024 Mencapai Miliaran Rupiah Diduga Amburadul “Mengakibatkan Kerugian Uang Negara”
SKANDAL AIR NAU MELEDAK: REKAMAN 23 MENIT BONGKAR HOROR PENYEKAPAN WARTAWAN, IWO INDONESIA & PRIMA MINTA POLRI BATALKAN “DAMAI SETTINGAN”!
Selamat Jalan Jenderal TNI (Purn) H.Try Sutrisno,Wakil Presiden Ke-6 Republik Indonesia
Berita ini 10 kali dibaca
Komjen Dedi Prasetyo Wakapolri Mengungkap Sejumlah Kapolres,Kapolsek Belum Memiliki Kinerja Optimal

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:24 WIB

*Perihal: Klarifikasi Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Terkait Isu Kenaikan Harga BBM Per 1 April 2026*

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:43 WIB

Kementerian Kehutanan Telah Menerbitkan 6.329 Persetujuan Pengelolaan Perhutanan Sosial Tidak Menyajikan Informasi Kepatuhan Mengenai Larangan Penanaman Sawit

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:58 WIB

Yaqut Cholil Qoumas, dari tahanan rumah menjadi tahanan di Rutan Merah Putih KPK.

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:13 WIB

Rambo Soroti Dugaan Proses Bisnis Tanpa Izin dibidang Kehutanan

Selasa, 10 Maret 2026 - 03:10 WIB

KPK OTT Bupati Rejang Lebong, Lima Orang Diamankan, Termasuk Istri

Berita Terbaru