Pemkab Purwakarta Memiliki Defisit Riil 4,46% APBD TA 2023

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 05:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Purwakarta Memiliki Defisit Riil 4,46% APBD TA 2023

Rambonews.id||Purwakarta 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Pimpinan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memberantas Tindak Pidana Korupsi yang makin giat kinerja KPK dan Jaksa Agung yang sudah banyak di berantas mencapai triliunan dalam massa ke pimpinan Presiden RI Prabowo Subianto merasa masyarakat Indonesia sangat apresiasi terhadap kinerja Jajaran di Penegak Hukum Indonesia.

Ali Sopyan Relawan Rakyat Bela Prabowo (RAMBO) Bongkar temuan  hasil  BPK RI di kabupaten Purwakarta yang begitu menuai pertanyaan dalam masyarakat.

Hal tersebut,mengapa kabupaten Purwakarta di tahun 2023 anggaran menjadi saldo Piutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di tambah sehingga saldo Kas yang tersimpan dalam Rekening Kas Umum Daerah (RKUD)

Sedangkan,mempertimbangkan piutang Transfer Deposit Facility (TDF) mempertimbangkan piutang Transfer Deposit Facility (TDF) Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BPK menekankan pada Catatan 5.3.1.1.1 atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengungkapkan bahwa pada Tahun Anggaran (TA) 2023 saldo Kas di Kas Daerah per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp9.634.960.081,00, diantaranya sebesar Rp9.173.770.248,00 merupakan dana transfer dari Pemerintah Pusat yang telah ditentukan penggunaannya, sehingga saldo Kas yang tersimpan dalam Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) adalah sebesar Rp461.189.833,00 yang merupakan saldo dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain itu, terdapat dana transfer dari Pemerintah Pusat berupa Dana Alokasi Umum (DAU) sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 212/PMK.07/2022 untuk Penggajian formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), pendanaan kelurahan, bidang pendidikan, dan bidang kesehatan yang seharusnya masih tersimpan di RKUD sebesar Rp57.434.635.530,00. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta juga memiliki kewajiban kepada pihak ketiga yang dicatat pada Utang Belanja sebesar Rp59.309.173.921,00 dan Utang Jangka Pendek Lainnya sebesar Rp28.204.254.916,00.

Baca Juga:  Warga Desa Bolo Antusias, Dibantu Anggota Kodim 0724/Boyolali Siapkan Acara Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda

Dengan mempertimbangkan piutang Transfer Deposit Facility (TDF) sebesar Rp28.690.403.000,00 dan Piutang Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi sebesar Rp9.995.884.359,00, yang mengakibatkan Pemkab Purwakarta memiliki Defisit Riil APBD TA 2023 sebesar Rp105.823.385.397,00 atau 4,46% dari realisasi Pendapatan Daerah TA 2023, melebihi batas maksimal defisit anggaran sebesar 2,4% sesuai PMK Nomor 194/PMK.07/2022.

Dampak dari penganggaran PAD yang tidak terukur secara rasional, Pemkab Purwakarta tidak memiliki kas yang cukup untuk memenuhi kewajibannya membayar kegiatan atau pekerjaan yang telah dianggarkan.

Hal ini membebani APBD Pemkab Purwakarta dan mengganggu penganggaran kegiatan yang telah direncanakan serta berdampak pada proses penganggaran tahun berikutnya yang harus memperhitungkan saldo defisit riil APBD tersebut.

Sementara, BPK juga menekankan pada Catatan 5.3.1.1.8.8 atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengungkapkan bahwa pada TA 2023, saldo Piutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp120.928.311.592,00.

Pemkab Purwakarta tidak dapat menjelaskan selisih saldo Piutang PBB-P2 yang dilaporkan di Neraca dibandingkan dengan rincian data piutang PBB-P2 yang dikelola melalui aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (SIP-PBB) selama periode 2010 s.d. 2023 dengan selisih absolut sebesar Rp41.412.339.315,00, yang mengakibatkan saldo Piutang PBB-P2

Diminta Pihak Penegak Hukum wilayah Kabupaten Purwakarta segera usut tuntas di Pemkab Purwakarta diduga Anggaran diendapkan ,dan terjadinya difisit Riil APBD 2023

 

Sampai berita ini diterbitkan belum berhasil konfirmasi terhadap instansi terkait

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: BPK RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pull Bus Langgar Perwal Sebabkan Kemacetan di SM Raja Kota Medan
Tambang Emas Belopa Kembali Beroperasi, Publik Tagih Jawaban: Legal atau Dilindungi Oknum?
PTBA RAMPAS PERKEBUNAN RAKYAT DESA DARMO MENGGUSUR TANPA GANTI RUGI DIDUGA ALA PKI
Penyusunan Laporan Keuangan Kabupaten Purwakarta Diduga Menyisakan Hutang Belum Bisa di Pertanggungjawabkan.
Sumardi Tegaskan Persoalan Dana Bukan Urusan Pemerintahan Desa Karangmukti, Minta Riwayat Mobil Ajis Diperjelas
Tiga Kecamatan di Kabupaten Lahat ,Diduga Anggaran Di Rampok Oknum Pejabat Koruptor Makin Subur
GEROMBOLAN OKNUM PEJABAT RAMPOK ANGGARAN BELANJA BBM MASIH BERKELIARAN DIPEMKAB BEKASI.
Mafia Tambang Emas Ilegal di Muratara semakin mengila dan tahan hukum BBM Ilegal Masuk Bebas, APH Diduga Tutup Mata.
Berita ini 11 kali dibaca
Pemkab Purwakarta Memiliki Defisit Riil 4,46% APBD TA 2023

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:22 WIB

Pull Bus Langgar Perwal Sebabkan Kemacetan di SM Raja Kota Medan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Tambang Emas Belopa Kembali Beroperasi, Publik Tagih Jawaban: Legal atau Dilindungi Oknum?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:04 WIB

PTBA RAMPAS PERKEBUNAN RAKYAT DESA DARMO MENGGUSUR TANPA GANTI RUGI DIDUGA ALA PKI

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:52 WIB

Penyusunan Laporan Keuangan Kabupaten Purwakarta Diduga Menyisakan Hutang Belum Bisa di Pertanggungjawabkan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Sumardi Tegaskan Persoalan Dana Bukan Urusan Pemerintahan Desa Karangmukti, Minta Riwayat Mobil Ajis Diperjelas

Berita Terbaru