Penanganan Kasus Lansia di Muara Enim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Diduga Jalan di Tempat

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanganan Kasus Lansia di Muara Enim  Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel  Diduga Jalan di Tempat

Rambonews.id||Muara Enim 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ali Sopyan Relawan Rambo Nusantara. Rakyat Membela Prabowo mendesak pihak jajaran  polres kab. Muara Enim .

Agar pelaku pengeniayan lansia  Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang lanjut usia (lansia) di Desa Sialingan, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, hingga kini menuai sorotan publik.

Peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu itu dinilai belum menunjukkan perkembangan penanganan yang jelas dan transparan.

Warga setempat mempertanyakan keseriusan aparat dalam menindaklanjuti kasus tersebut.

Pasalnya, meski tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan diketahui telah turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah bukti, proses hukum dinilai berjalan lambat.

Salah satu kritikus asal Belida Darat, Irno Irawan, yang juga merupakan warga Desa Sialingan, menyayangkan lambannya penanganan perkara tersebut.

Baca Juga:  Ali Sopyan Pimum Media Rajawalinews.online Mendesak Kajati Sumsel Tangkap Gerombolan Rampok Uang Negara 

Ia menilai, bukti-bukti yang ada seharusnya cukup menjadi dasar bagi aparat penegak hukum untuk bertindak lebih cepat.

Lambannya proses hukum kasus ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Kami berharap penanganannya dilakukan secara profesional, terbuka, dan sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Irno.

Ia juga mengingatkan, ketidakjelasan penanganan kasus berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Menurutnya, apabila situasi ini terus berlarut, dikhawatirkan dapat memicu keresahan sosial di tengah warga.

Masyarakat Desa Sialingan berharap aparat kepolisian, khususnya Polda Sumatera Selatan, dapat memberikan penjelasan resmi terkait perkembangan perkara tersebut.

Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan proses hukum berjalan adil dan akuntabel.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terbaru dari pihak kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

Wargapun menunggu kepastian hukum agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

 

 

 

Penulis : Irno

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebocoran Keuangan Daerah di Pemkab Lahat,Lima SKPD diduga Merauk Uang Negara
Tindak Tegas Para Cukong Pembeli Kayu di Hutan Cagar Alam Morowali Sulawesi Tengah “Kebal Hukum” Diduga APH Tutup Mata
Penerima DBHCHT di RKUD Pemprov Sumsel diduga Ada Pengendapan Dana Mengakibatkan Telat Penyaluran
Ali Sopyan Desak H.Herman Deru Gubernur Sumsel Pencairan 17 Kabupaten Temuan BKBK Belum Ada Penjelasan
Kejati Sumsel Menaikan Status Perkaranya Dari Penyelidikan ke Penyidikan Umum Koruptor
Kejaksaan Tinggi Sumsel Sedang Mendalami Dugaan Korupsi Pungli Pelayaran di Kawasan Sungai Lalan Musi Banyuasin
Diduga Kuat Sarang Mafia Perumahan di Batu Raja Tanpa Sertifikat Tanah,IMB,AMDAL Berjalan Lancar
Pemprov Sumsel Tidak Dapat Memperbaiki Pergub Tentang Kelas Jabatan, Sehingga Labrak Aturan Kemenpan-RB Mengakibatkan Kerugian Uang Negara
Berita ini 6 kali dibaca
Penanganan Kasus Lansia di Muara Enim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Diduga Jalan di Tempat

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 00:30 WIB

Kebocoran Keuangan Daerah di Pemkab Lahat,Lima SKPD diduga Merauk Uang Negara

Sabtu, 11 April 2026 - 12:27 WIB

Tindak Tegas Para Cukong Pembeli Kayu di Hutan Cagar Alam Morowali Sulawesi Tengah “Kebal Hukum” Diduga APH Tutup Mata

Sabtu, 11 April 2026 - 05:37 WIB

Penerima DBHCHT di RKUD Pemprov Sumsel diduga Ada Pengendapan Dana Mengakibatkan Telat Penyaluran

Sabtu, 11 April 2026 - 01:44 WIB

Ali Sopyan Desak H.Herman Deru Gubernur Sumsel Pencairan 17 Kabupaten Temuan BKBK Belum Ada Penjelasan

Kamis, 9 April 2026 - 13:08 WIB

Kejati Sumsel Menaikan Status Perkaranya Dari Penyelidikan ke Penyidikan Umum Koruptor

Berita Terbaru