Saldo Investasi Non Permanen Indramayu Mengalami Kemacetan di Dua SKPD
Rambonews.id||Indramayu
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam jajaran pemerintah di dua SKPD yang selama ini tidak terhendusnya Saldo Investasi Non Permanen dan Dan Bergulir
Ali Sopyan Relawan Rakyat Membela Prabowo (RAMBO) mengatakan begitu luar biasa Saldo Investasi Non Permanen di Kabupaten Indramayu Sebesar Rp.17.244.688.849.79 kenapa di dalam kenyataannya dari hasil temuan BPK RI, Tidak didukung Data ujar Ali
Hal tersebut yang mengerikan lagi terdapat Kemacetan Sebesar Rp.9.901.740.050.89 Terhadap Dinas Tenaga Kerja dan Diskoperindag yang selama ini begitu nyamannya tanpa di ketahui siapa pun,Lukas Ali
Hal ini di jabarkan dari Temuan BPK RI:
Saldo Investasi Non Permanen Berupa Dana Bergulir Sebesar Rp17.244.688.849,78 Tidak Didukung Data yang Memadai dan Mengalami Kemacetan Sebesar Rp9.901.740.050,89
BPK merekomendasikan Bupati Indramayu agar menginstruksikan Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Tenaga Kerja, dan Kepala Diskoperindag untuk:
a. Membentuk tim penelusuran data dan dokumen dana bergulir; dan
b. Melakukan upaya penagihan dan/atau penyelesaian dana bergulir sebesar Rp9.901.740.050,89.
Bupati Indramayu menginstruksikan Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Tenaga Kerja, dan Kepala Diskoperindag untuk:
a. Membentuk tim penelusuran data dan dokumen dana bergulir; dan
b. Melakukan upaya penagihan dan/atau penyelesaian dana bergulir sebesar Rp9.901.740.050,89.
Diminta pihak Aparat Penegak Hukum segera usut tuntas dari temuan BPK RI, adanya Tidak didukung Data dan mengalami kemacetan
Sampai berita ini diterbitkan belum berhasil konfirmasi terhadap instansi terkait
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Ali Sopyan Relawan Rakyat Membela Prabowo













