Kementerian Kehutanan Percepat Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kritis di Bogor Dukung FOLU Net Sink 2030

- Penulis

Kamis, 1 Januari 2026 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Kehutanan Percepat Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kritis di Bogor Dukung FOLU Net Sink 2030

Rambonews.id||Bogor

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kementerian Kehutanan menegaskan komitmen dalam mempercepat rehabilitasi hutan dan lahan kritis . Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai ( BPDAS ) Citarum Ciliwung Heru Permana , S.Hut., M.T., M.A melalui kegiatan penanaman pohon di Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap target nasional Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030.

Direktur Jenderal Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Citarum–Ciliwung, Heru Permana, dalam sambutannya menyampaikan pesan Kepala BPDAS Citarum–Ciliwung bahwa penanaman pohon merupakan langkah konkret untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mengurangi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor, yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Bogor.

Penanaman ini bukan sekadar menancapkan bibit, tetapi merupakan bagian dari pemulihan fungsi daerah aliran sungai, peningkatan daya resap air, serta pengendalian erosi guna melindungi masyarakat,” ujar Heru saat kegiatan penanaman pohon, Rabu (31/12/2025).73.412 Hektare Lahan Kritis di Kabupaten Bogor

Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, Kabupaten Bogor masih memiliki lahan kritis seluas 73.412 hektare. Sebaran terbesar lahan kritis tersebut berada di Kecamatan Jonggol dengan luas sekitar 2.475 hektare, serta Kecamatan Taman Sari seluas sekitar 185 hektare.

Baca Juga:  Keluhkan Menu Kering MBG Bungursari Orang Tua Tak Berani Protes

 

 

 

Menurut Heru, kondisi tersebut menjadi dasar pentingnya pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan yang dilakukan secara berkelanjutan dengan pendekatan tepat lokasi dan tepat jenis tanaman, agar hasil penanaman dapat memberikan manfaat ekologis yang optimal.

Dukung Target Penurunan Emisi Nasional

Heru menjelaskan bahwa kegiatan penanaman ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mencapai target FOLU Net Sink 2030, yakni kondisi di mana sektor kehutanan dan penggunaan lahan mampu menyerap emisi karbon lebih besar dibandingkan emisi yang dihasilkan.

Ia menekankan bahwa keberhasilan target tersebut membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, tidak hanya pemerintah pusat, tetapi juga pemerintah daerah, kelompok tani hutan, serta partisipasi aktif masyarakat.

 

 

 

Sinergi semua pihak menjadi kunci agar tanaman yang ditanam hari ini benar-benar tumbuh, terawat, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Kegiatan penanaman pohon di Kabupaten Bogor ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan lingkungan daerah, menekan potensi bencana, serta mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dan komitmen penurunan emisi nasional.

 

 

 

 

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Kementerian Kehutanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SINDIKAT PERAMPOK BERKEDOK LSM DI KEBUMEN: MABES POLRI DAN KPK DIDESAK BERTINDAK SEBELUM PENDIDIKAN LUMPUH
Lambat Tangani Kasus Perkosaan Warga Kecil, Kinerja Penyidik Polres Brebes Dipertanyakan Jurnalis dan IWO Indonesia
Nana Perusahaan PPM Alat Berat Catut Nama Kadis Disnakan Purwakarta Pengurusan Perizinan Kandang Ayam Maniis
ANGGARAN PERJALANAN DINAS GEROMBOLAN PEJABAT BANGSAT KAB 4 LAWANG MENELAN ANGGARAN Rp 30.941.351.854, 
Pemkab Kuningan Tidak Menganggarkan Belanja Hibah dan Belanja Bos Diduga Anggaran Di Gondol Oknum Pejabat
BBM JADI SANTAPAN GEROMBOLAN OKNUM BANGSAT DI LINGKARAN PT.PERTAMINA PATRA NIAGA
Dandim 0808/Blitar Hadiri Launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Dukung Penguatan Ekonomi Desa
Ringkasan Kasus Deni Hamdani (Sekwan DPRD Kabupaten Kuningan)
Berita ini 13 kali dibaca
Kementerian Kehutanan Percepat Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kritis di Bogor Dukung FOLU Net Sink 2030

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:57 WIB

SINDIKAT PERAMPOK BERKEDOK LSM DI KEBUMEN: MABES POLRI DAN KPK DIDESAK BERTINDAK SEBELUM PENDIDIKAN LUMPUH

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:43 WIB

Lambat Tangani Kasus Perkosaan Warga Kecil, Kinerja Penyidik Polres Brebes Dipertanyakan Jurnalis dan IWO Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:38 WIB

Nana Perusahaan PPM Alat Berat Catut Nama Kadis Disnakan Purwakarta Pengurusan Perizinan Kandang Ayam Maniis

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:47 WIB

ANGGARAN PERJALANAN DINAS GEROMBOLAN PEJABAT BANGSAT KAB 4 LAWANG MENELAN ANGGARAN Rp 30.941.351.854, 

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:08 WIB

Pemkab Kuningan Tidak Menganggarkan Belanja Hibah dan Belanja Bos Diduga Anggaran Di Gondol Oknum Pejabat

Berita Terbaru