SKANDAL RUTILAHU KARAWANG 2024 MELEDAK! Rp2,54 MILIAR RAIB, SIAPA BERMAIN DI BALIK DINAS PRKP?

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 01:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKANDAL RUTILAHU KARAWANG 2024 MELEDAK! Rp2,54 MILIAR RAIB, SIAPA BERMAIN DI BALIK DINAS PRKP?

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karawang — 20 Februari 2026 : Ali Sopyan Relawan Rakyat Membela Prabowo ( Rambo ) Mendesak Kajati Jawa barat mengusut adanya dugaan gerombolan pejabat koruptor yang bercokol di seputar Pemda Karawang pasalnya terhendus Bau busuk dugaan penyimpangan anggaran kembali menyeruak. Hasil audit 2024 terhadap Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Karawang mengungkap angka yang bikin geleng kepala: Rp2.549.622.502 dana program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) diduga tak jelas rimbanya.

 

Uang rakyat. Uang untuk orang miskin. Uang untuk rumah yang seharusnya berdiri kokoh.

Tapi yang berdiri justru tanda tanya besar.

 

Bagaimana mungkin miliaran rupiah yang dialokasikan untuk memperbaiki rumah warga prasejahtera bisa “menghilang” tanpa penjelasan gamblang? Siapa yang menandatangani? Siapa yang mengawasi? Dan siapa yang menikmati?

 

Ini bukan sekadar salah administrasi. Jika dugaan ini terbukti, ini adalah bentuk pengkhianatan paling telanjang terhadap masyarakat kecil. Di saat warga berjuang menambal atap bocor dengan terpal, anggaran justru diduga bocor lebih dulu.

Baca Juga:  GEROMBOLAN PEJABAT RAMPOK BELUM DI SENTUH HUKUM DI SEPUTAR PEMDA BEKASI LIBAS APBD Rp93.119.161.309,01

 

Lebih ironis lagi, program Rutilahu selalu dikampanyekan sebagai simbol kepedulian sosial. Tapi audit 2024 seolah menampar keras narasi itu. Rp2,5 miliar bukan recehan. Itu cukup untuk membangun puluhan rumah layak huni. Namun kini publik dipaksa bertanya: rumahnya di mana?

 

Rakyat Karawang berhak tahu:

 

Apakah ini murni kelalaian?

 

Ataukah ada permainan terstruktur?

 

Siapa yang harus bertanggung jawab?

 

Jika ada kerugian negara, aparat penegak hukum tak boleh ragu bertindak. Jangan sampai kasus ini berhenti di meja klarifikasi dan rapat internal. Transparansi total harus dibuka. Dokumen harus diumumkan. Nama-nama harus disebut.

 

Karena ketika dana Rutilahu “melayang”, yang ikut terjun bebas bukan hanya anggaran—melainkan kepercayaan publik.

 

Karawang tidak butuh janji. Karawang butuh pertanggungjawaban. Sekarang…!!!!

KARAWANG TIDAK BUTUH JANJI MANIS OLEH PEJABAT2 YANG SOK TERSENYUM MANIS…

 

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praktik Dumping Limbah Batubara di Purwakarta Kian Merajalela Alias Kebal Hukum
PROGRAM DEDI MULYADI GUBERNUR JAWA BARAT DIKANGKANGI
TANGKAP PEMBORONG PEMBOHONG OKNUM PEJABAT PENJAHAT ANGGARAN BELANJA PEMKOT PALEMBANG DISUNAT
KA.KANKEMENAG LAHAT “KAMI SEDANG DALAMI” DUGAAN PUNGLI KUA KEC LAHAT
Belum Ada Permintaan Maaf Resmi Rektor, IWO Indonesia Instruksikan Aksi Lanjutan Nasional di UNSIKA
Aliansi Desak Klarifikasi Tender Rumdin Mempawah
*Sambut HUT ke-45, PTBA Kolaborasikan Bantuan Pangan dan Edukasi Gizi Pola Makan Sehat*
Dua Tahun Menunggu, Laporan Penipuan Dan Penggelapan Rp 160 Juta DiPolda SulSel DiHentikan Tanpa Sepengetahuan Korban
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:00 WIB

Praktik Dumping Limbah Batubara di Purwakarta Kian Merajalela Alias Kebal Hukum

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:32 WIB

PROGRAM DEDI MULYADI GUBERNUR JAWA BARAT DIKANGKANGI

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:10 WIB

TANGKAP PEMBORONG PEMBOHONG OKNUM PEJABAT PENJAHAT ANGGARAN BELANJA PEMKOT PALEMBANG DISUNAT

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:51 WIB

KA.KANKEMENAG LAHAT “KAMI SEDANG DALAMI” DUGAAN PUNGLI KUA KEC LAHAT

Kamis, 26 Februari 2026 - 02:32 WIB

Belum Ada Permintaan Maaf Resmi Rektor, IWO Indonesia Instruksikan Aksi Lanjutan Nasional di UNSIKA

Berita Terbaru

Bekasi

PROGRAM DEDI MULYADI GUBERNUR JAWA BARAT DIKANGKANGI

Jumat, 27 Feb 2026 - 09:32 WIB