TANGKAP KABID DISKOMINFO SANTIK KAB. BEKASI DIDUGA RAMPOK UANG AWAK MEDIA

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGKAP KABID DISKOMINFO SANTIK KAB. BEKASI DIDUGA RAMPOK UANG AWAK MEDIA

Rambonews.id||Bekasi

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ali Sopyan Relawan Rambo ( Rakyat Membela Prabowo ) kab. Bekasi angkat bicara terkait Pengaduan masyarakat kepada Inspektorat sehingga  mengguncang kerjasama Media pada Diskominfo santik ,adapun Pengaduan tersebut

Menyoroti kegiatan hubungan masyarakat, media, dan kemitraan komunikasi pada Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Bekasi.

Dalam laporan itu disebutkan, pelaksanaan kerja sama media melalui sistem e-katalog diduga terjadi penayangan advertorial berulang atau Ganda tayang. Modusnya, media hanya dibayar untuk dua kali tayang

Namun konten bisa muncul hingga empat kali tayang.

Bahkan, ada kasus media yang hanya melakukan satu kali tayang, namun tercatat ditayangkan hingga empat kali.

Hal tersebut di lakukan oleh gerombolan oknum pejabat rampok sehingga Relawan Rambo Nusantara kab. Bekasi mendesak KPK.RI Untuk menangkap oknum pejabat bangsat di lingkaran Pemda bekasi yang di duga keras sarat dengan oknum pejabat koruptor,Yang mengangkangi program persiden RI ke 8  Prabowo Subianto

Ironisnya Pada Tahun Anggaran 2023, nilai anggaran mencapai Rp4.410.000.000 dengan realisasi Rp4.396.168.000.

Jika dihitung tanpa penayangan berulang, realisasi seharusnya hanya sekitar Rp1.113.030.000.

Baca Juga:  Hendra Fadly, Menjabat Menjadi Kepala Dinas Kominfo Purwakarta Merosot Anggaran Publikasi Media Mencapai 90%

Dugaan tayang berulang membuat nilai realisasi melonjak menjadi sekitar Rp2.833.825 .000

Hal serupa juga terjadi pada Tahun Anggaran 2024. dari total anggaran Rp3.900.000.000 dengan realisasi Rp3.835.699.000 , jika dihitung tanpa tayang berulang, pembayaran diperkirakan hanya sekitar Rp1.250.869.000. hal tersebut, akibat dugaan tayang berulang, realisasi mendekati Rp3.192.272.000.

Menariknya, pada Tahun Anggaran 2025, laporan menyebut tidak ditemukan lagi penayangan berulang dalam kerja sama media.

Masyarakat kini mendesak adanya audit menyeluruh dan transparansi penggunaan anggaran publik, guna memastikan pengelolaan dana daerah berjalan akuntabel dan bebas dari praktik penyimpangan.

Sementara itu Rhamdan Nurul Ikhsan Kabid Informasi Komunikasi Publik pada Diskominfosantik belum lama ini mengatakan itu hanya kesalahan tehknis saja. .

Dari Perkataan,Rhamdan sebagai Kabid Diskominfo Bekasi yang kurang profesional memberikan penjelasan seolah olah kesalahan teknis , sedangkan dari sisi tersebut ada dugaan unsur kesengajaan untuk meraup keuntungan Pribadi dan berbagi jamaah , untuk melakukan merauk uang negara tidak mungkin dalam pelaksanaan tersebut menjadi kesalahan teknis yang berulang ulang

Diminta Aparat Penegak Hukum segera usut tuntas adanya dugaan merauk uang negara , supaya menjadi terang benderang

Sampai berita ini diterbitkan belum berhasil konfirmasi terhadap Kadis Kominfo

 

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Diskominfo Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praktik Dumping Limbah Batubara di Purwakarta Kian Merajalela Alias Kebal Hukum
Ketahanan Pangan Desa Di Tolak SPPG, Tani Desa Mengeluh Adaapa ?..SPPG Memilih Pihak Ke-3
PROGRAM DEDI MULYADI GUBERNUR JAWA BARAT DIKANGKANGI
TANGKAP PEMBORONG PEMBOHONG OKNUM PEJABAT PENJAHAT ANGGARAN BELANJA PEMKOT PALEMBANG DISUNAT
Triwulan IV tahun 2023 Anggaran Tidak Terealisasi Seluruhnya Untuk 42 sub Kegiatan Supervisi Banggai Laut
Kuasa Hukum Bantah Unsur Korupsi, Sebut Lahan Proyek VinFast Berstatus Hak Milik Warga
Guru P3K Bermental Preman? Aksi Usir Wartawan di SDN 03 Kedung Waringin Coreng Wajah PGRI!
KAB.BEKASI TERKORUP MENYALA KORUPTOR RAJAWALI MENGUDARA
Berita ini 15 kali dibaca
TANGKAP KABID DISKOMINFO SANTIK KAB. BEKASI DIDUGA RAMPOK UANG AWAK MEDIA

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:00 WIB

Praktik Dumping Limbah Batubara di Purwakarta Kian Merajalela Alias Kebal Hukum

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:30 WIB

Ketahanan Pangan Desa Di Tolak SPPG, Tani Desa Mengeluh Adaapa ?..SPPG Memilih Pihak Ke-3

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:32 WIB

PROGRAM DEDI MULYADI GUBERNUR JAWA BARAT DIKANGKANGI

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:10 WIB

TANGKAP PEMBORONG PEMBOHONG OKNUM PEJABAT PENJAHAT ANGGARAN BELANJA PEMKOT PALEMBANG DISUNAT

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:11 WIB

Triwulan IV tahun 2023 Anggaran Tidak Terealisasi Seluruhnya Untuk 42 sub Kegiatan Supervisi Banggai Laut

Berita Terbaru

Bekasi

PROGRAM DEDI MULYADI GUBERNUR JAWA BARAT DIKANGKANGI

Jumat, 27 Feb 2026 - 09:32 WIB