Kadis Pendidikan Bungkam Seribu Bahasa Terkait Arogan Ikhwan Kasie sarana dan prasarana Terhadap Wartawan.

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 05:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Pendidikan Bungkam Seribu Bahasa Terkait Arogan Ikhwan Kasie sarana dan prasarana Terhadap Wartawan.

Rambonews.id||Purwakarta 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutan berita sebelumnya dengan judul Klarifikasi SDN 3 Tegalmunjul,Kasie  sarana dan prasarana mencak mencak Wartawan.

Program Revitalisasi satuan Pendidikan yang menjadi prioritas Kementerian pendidikan dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Tahun 2025

Revitalisasi sekolah dilaksanakan melalui skema swakelola, sesuai Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC)

Dalam mekanisme Pembangunan di tangani Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP)bersama tenaga teknis profesional.

Namun, Sekolah diberikan kewenangan penuh untuk merancang, membelanjakan, membangun,dan mempertanggung jawabkan anggaran secara akuntabel.

Hal tersebut,guru supaya tidak dibebani urusan administrasi pembangunan karena tanggung jawab ada pada P2SP.

Supaya dengan capaian ini, pemerintah optimistis Revitalisasi sekolah akan selesai sesuai target.

Saat awak media di undang ke dinas pendidikan terkait pernyataan Nur Sa,Adah Kepsek SDN 3 Tegalmunjul Anggaran Rp.259.200.000 tidak cukup, akhirnya menggunakan matrial bekas.

Sedangkan dari Pernyataan pihak Komite menjelaskan bahwa pihak sekolah hanya belanja matrial pasir saja dan lainnya dinas ungkap Komite.

Dalam Klasifikasi kepala sekolah SDN 3 Tegalmunjul untuk memberikan klarifikasi,dan anehnya Ikhwan Kasie sarana dan prasarana langsung marah marah kepada wartawan dengan gaya arogan Jum,at 25 November 2025.

Hal tersebut,diduga kuat apa yang di katakan pihak Komite tersebut ada benarnya,sekian banyak di saksikan Terhadap Kabid sarana dan prasarana, jajaran staff,pengawas Konsultan,ketua panitia,dan wartawan,hanya Ikhwan Kasie sarana dan prasarana berbeda tingkah lakunya, seolah olah sebagai pahlawan membela kepala sekolah.

Hal ini, menunjukkan ada keterlibatan dalam pelaksanaan Revitalisasi sekolah seakan akan di tutupi supaya tidak terhendusnya yang di bicarakan komite sebelumnya.

Lebih parahnya lagi, Ikhwan Kasie sarana dan prasarana meminta Terhadap awak media ini, pemberitaan di (take down )

Baca Juga:  Mosi Tidak Percaya: Aktivis Desak Kejagung 'Bedah Total' Kejari Kabupaten Tangerang, Soroti SP3 Janggal RSUD Tigaraksa

Ia menjelaskan kembali kalau tidak akan banyak pembaca, yang di khawatir kan Ikhwan Kasie sarana dan prasarana sampai Kementrian karena ini Anggaran D.A.K jelas Ikhwan ke Wartawan.

Dalam intimidasi Ikhwan Kasie sarana dan prasarana Terhadap Wartawan :

 

1. Pemberitaan di minta Take down 

2. Ikhwan Kasie sarana dan prasarana intimidasi Wartawan

3. Ikhwan Kasie sarana dan prasarana ada benarnya yang di katakan komite keterlibatan dalam pembelanjaan matrial dari dinas

4. Sangat aneh sikapnya saat kepala sekolah memberikan klarifikasi terhadap wartawan

5. Sebelum pulang Kepala Sekolah SDN 3 Tegalmunjul Ikhwan Kasie sarana dan prasarana mengatakan terhadap pihak kepsek kalau ada LSM,Ormas, Wartawan arahkan saja ke Dinas supaya pihak sekolah tidak salah pembicaraan

Awak media mencoba konfirmasi melalui WhatsApp kepala dinas Pendidikan untuk tanggapan perihal Ikhwan Kasie sarana dan prasarana tidak ada jawaban sama sekali alias bungkam.

Ali Sopyan Relawan Rakyat Bela Prabowo (RAMBO) menangapi adanya Kasie sarana dan prasarana suatu dalam bentuk dari pada pemaksaan yang suatu bagian dari pada intimidasi kerja jurnalis.

Hal tersebut, profesi jurnalis dan menjamin kebebasan pers agar terlindungi dari segala bentuk tekanan yang melanggar Undang undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers ungkap Ali Sopyan

Ia Menambahkan seorang Kasie sarana dan prasarana di dunia Pendidikan dan kepala dinas Pendidikan harus cepat tanggap adanya bawahan yang sudah arogan terhadap wartawan bukan di biarkan saja,supaya tidak mencoreng dunia pendidikan dalam adanya Arogan yang tidak profesional nanti nya ujar Ali

 

Namun,menjadi perhatian publik, mengingat pentingnya independensi Pers penegakan hukum dan pilar demokrasi.

 

Penulis : Ridho

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Ridho Ketua Komunitas Wartawan Cyber Purwakarta (KWCP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SINDIKAT OKNUM DANA BOS DI LINGKARAN DINAS PENDIDIKAN PEMKAB TANGERANG BELUM DI PROSES HUKUM
*PTBA Perkuat Pemulihan Psikologis dan Sarana Pendidikan Pascabanjir Sumatera*
Tokoh Masyarakat Cigelam Apresiasi Kinerja Kades”* Desa Cigelam Kab.Purwakarta*
Dugaan Permainan Gelap Pemkab Purwakarta Belanja Barang dan Jasa 2023 Tanpa Menyajikan Bukti Otentik
GEROMBOLAN PEJABAT PEMKAB BOGOR 93 X RAPAT PERTEMUAN MENELAN ANGGARAN Rp 4.483.935.936.00
Bappenda Belum Optimal Dalam Penagihan Piutang PBB-P2 Kota Cimahi
Warga Desa Bolo Antusias, Dibantu Anggota Kodim 0724/Boyolali Siapkan Acara Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda
Dana BUMDES Citalang diduga Meraup Keuntungan Pribadi Kades dan Ketua BUMDES Masih Ikatan Keluarga
Berita ini 122 kali dibaca
Kadis Pendidikan Bungkam Seribu Bahasa Terkait Arogan Ikhwan Kasie sarana dan prasarana Terhadap Wartawan.

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:10 WIB

SINDIKAT OKNUM DANA BOS DI LINGKARAN DINAS PENDIDIKAN PEMKAB TANGERANG BELUM DI PROSES HUKUM

Selasa, 14 April 2026 - 13:00 WIB

*PTBA Perkuat Pemulihan Psikologis dan Sarana Pendidikan Pascabanjir Sumatera*

Minggu, 12 April 2026 - 11:49 WIB

Dugaan Permainan Gelap Pemkab Purwakarta Belanja Barang dan Jasa 2023 Tanpa Menyajikan Bukti Otentik

Sabtu, 11 April 2026 - 22:50 WIB

GEROMBOLAN PEJABAT PEMKAB BOGOR 93 X RAPAT PERTEMUAN MENELAN ANGGARAN Rp 4.483.935.936.00

Jumat, 10 April 2026 - 10:37 WIB

Bappenda Belum Optimal Dalam Penagihan Piutang PBB-P2 Kota Cimahi

Berita Terbaru