Indonesia Akan Mengimpor 580.000 Ekor Ayam Dan Impor Beras 1000 Ton Dari AS

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia Akan Mengimpor 580.000 Ekor Ayam Dan Impor Beras 1000 Ton Dari AS

 

Rambonews.id||Jakarta 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam Kesempatan Pemerintah Indonesia menyetujui impor 1.000 ton beras khusus dan 580.000 ekor ayam dari Amerika Serikat (AS) lewat perjanjian dagang resiprokal antara kedua negara.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanesto menyebutkan, keran impor beras khusus itu dibuka dengan alokasi yang menyesuaikan permintaan dalam negeri

Akhirnya,Pemerintah setuju memberikan alokasi impor untuk beras klasifikasi khusus asal AS, namun tetap realisasinya tergantung permintaan dalam negeri,” ungkap Haryo dalam keterangan tertulis, Minggu (22/2/2026).

Haryo mengeklaim, komitmen impor beras dari AS itu jumlahnya tergolong kecil dibandingkan produksi beras dalam negeri.

Ia juga menyebutkan bahwa Indonesia tidak melakukan impor beras dari AS dalam 5 tahun terakhir.

Namun,”Komitmen impor beras AS hanya sebesar 1.000 Ton tidak signifikan atau hanya sekitar 0,00003 persen dari total produksi beras nasional yang mencapai 34,69 juta ton tahun 2025,” ucap Haryo

Selain beras, Haryo juga menyebutkan bahwa Indonesia akan mengimpor 580.000 ekor ayam dari AS, dengan estimasi nilai sekitar 17 juta hingga 20 juta dollar AS.

Haryo mengatakan, ayam yang diimpor dari AS adalah ayam hidup untuk kebutuhan peternakan di Indonesia.

Sementara,GPS (grand parent stock) sangat dibutuhkan peternak ayam dalam negeri sebagai sumber genetik utama dan belum ada fasilitas pembibitan GPS di Indonesia,” ucap Haryo.

Baca Juga:  Ketum IWO Indonesia Apresiasi Polda Jabar Tangkap Resbob: Ujaran Kebencian Tak Boleh Dibiarkan

Saat ini,Indonesia juga mengimpor 120.000-150.000 ton daging ayam dalam bentuk mechanically deboned meat (MDM) sebagai bahan baku pembuatan sosis, nugget, bakso, dan produk olahan lainnya untuk industri dalam negeri.

Sementara itu, impor ayam potong dari AS tidak dilarang, tetapi harus mengikuti ketentuan yang ada.

Impor bagian ayam seperti leg quarters, breasts, legs, atau thighs selama ini memang tidak dilarang, sepanjang memenuhi persyaratan kesehatan hewan, keamanan pangan, kebutuhan tertentu, dan ketentuan teknis yang berlaku,” ujar Haryo.

Haryo menegaskan, pemerintah tetap memprioritaskan perlindungan peternak dalam negeri serta menjaga keseimbangan pasokan dan harga ayam Nasional

Di samping itu, Indonesia juga mengimpor jagung dari AS sebagai kesepakatan tarif resiprokal.

Ketentuan ini mengatur bahwa Indonesia memberikan akses impor Jagung asal AS untuk peruntukan bahan baku industri makanan dan minuman (MaMin) dengan volume tertentu per tahun.

Kebutuhan importasi jagung untuk industri MaMin pada tahun 2025 sekitar 1,4 juta ton.

Produk jagung asal AS memiliki spesifikasi dan standar mutu sesuai yang dibutuhkan oleh industri MaMin,” diungkapkan Haryo.

Ketentuan ini penting untuk Indonesia dalam rangka memastikan kecukupan bahan baku utama pada industri MaMin yang memiliki kontribusi 7,13 persen terhadap PDB Nasional, dan menyumbang 21 persen dari total ekspor industri non-migas (atau senilai USD 48 Miliar), dan menyerap lapangan kerja hingga 6,7 juta pada tahun 2025,” pungkas haryo

 

Penulis : Ridho

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inilah Presiden Prabowo Pecat Dadan Hindayana Kepala BGN Catatan Merah Selama 1, 5 Tahun
Bahas Rancangan Peraturan Daerah, Personel Polres Ogan Ilir Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Ilir
Dandim 0808/Blitar Hadiri Launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Dukung Penguatan Ekonomi Desa
Fenomena “Operasi Kodok” Yang Kini Semakin Gencar Digulirkan Melalui Media Sosial Berbasis Internet
Pondok Pesantren Babusalam Mengucapkan Para Muhsinin & Donatur Membantu Pembangunan Sumur Bor Ke-88
Cek Daftar 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran yang Tertahan di Azerbaijan, INFISA Desak Kejelasan Nasib
Tokoh Masyarakat Cigelam Apresiasi Kinerja Kades”* Desa Cigelam Kab.Purwakarta*
Koperasi Desa Merah Putih Rembun Rampung 100 Persen, Siap Dongkrak Ekonomi dan Sejahterakan Warga
Berita ini 9 kali dibaca
Indonesia Akan Mengimpor 580.000 Ekor Ayam Dan Impor Beras 1000 Ton Dari AS

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:58 WIB

Inilah Presiden Prabowo Pecat Dadan Hindayana Kepala BGN Catatan Merah Selama 1, 5 Tahun

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:28 WIB

Bahas Rancangan Peraturan Daerah, Personel Polres Ogan Ilir Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Ilir

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:39 WIB

Dandim 0808/Blitar Hadiri Launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Dukung Penguatan Ekonomi Desa

Rabu, 22 April 2026 - 05:49 WIB

Fenomena “Operasi Kodok” Yang Kini Semakin Gencar Digulirkan Melalui Media Sosial Berbasis Internet

Senin, 20 April 2026 - 14:15 WIB

Pondok Pesantren Babusalam Mengucapkan Para Muhsinin & Donatur Membantu Pembangunan Sumur Bor Ke-88

Berita Terbaru