Penganiayaan Viral di Prabumulih, Polisi Tunggu Laporan Resmi Korban

- Penulis

Minggu, 22 Maret 2026 - 02:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penganiayaan Viral di Prabumulih, Polisi Tunggu Laporan Resmi Korban

 

Rambonews.id||Prabumulih

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Peristiwa dugaan penganiayaan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Prabumulih Barat pada Sabtu (21/3/2026) siang menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial.

Insiden tersebut berlangsung di Jalan Alipatan, RT 005 RW 005, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih.

Korban diketahui bernama Ricki Saputra (36), seorang karyawan swasta yang mengalami luka di bagian kepala, bahu, dan tangan akibat serangan senjata tajam.

Sementara itu, pelaku berinisial RF (30) telah diamankan warga sesaat setelah kejadian.

Berdasarkan kronologis, insiden bermula sekitar pukul 12.40 WIB di kawasan Simpang 4 Taman Baka, Kelurahan Sidogede, Kecamatan Prabumulih Utara.

Saat arus lalu lintas padat, pelaku diduga mengklakson panjang ke arah korban. Korban yang merasa terganggu sempat menegur pelaku.

Situasi kemudian memanas ketika pelaku menggeber sepeda motor ke arah korban hingga menyebabkan korban terjatuh.

Cekcok pun berlanjut menjadi perkelahian. Dalam kondisi tersebut, pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam dari pinggangnya dan menyerang korban, hingga mengakibatkan luka di bagian kepala.

Aksi tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Melalui layanan call center 110, masyarakat melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Warga yang berada di lokasi kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku sebelum diserahkan kepada petugas.

Sekitar pukul 13.48 WIB, Tim WESTER 838 menerima informasi terkait diamankannya pelaku oleh warga di kawasan Jalan Alipatan.

Menindaklanjuti hal itu, Kapolsek Prabumulih Barat Tomas Siswo Purnomo langsung memerintahkan Kanit Reskrim Ari Wibowo bersama tim untuk menuju lokasi.

Baca Juga:  TAPD AMBURADUL DIDUGA GEROMBOLAN OKNUM PEJABAT PEMPROV SUMSEL KORUPTOR BERJEMAAH

Setibanya di tempat kejadian, petugas segera mengamankan pelaku dari rumah warga.

Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya. Polisi juga menyita satu bilah senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut sebagai barang bukti.

Pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Prabumulih Barat guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

Namun, perkembangan kasus ini berubah setelah kedua belah pihak sepakat menempuh jalur mediasi secara kekeluargaan.

Dalam proses mediasi, keluarga pelaku menyatakan bertanggung jawab atas perbuatannya dan berjanji akan mengawasi pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya.

Permohonan maaf yang disampaikan pelaku dan keluarganya pun diterima oleh korban.

Korban akhirnya memilih untuk memaafkan dan tidak melanjutkan perkara ke jalur hukum maupun tuntutan materiil.

Keputusan tersebut diambil setelah diketahui bahwa pelaku diduga mengalami gangguan mental dan tengah menjalani pengobatan rawat jalan.

Kapolsek Prabumulih Barat IPTU Tomas Siswo Purnomo menegaskan bahwa pihaknya tetap menjalankan prosedur sesuai ketentuan. “Kami langsung merespons laporan masyarakat.

Pelaku sudah diamankan beserta barang bukti. Namun karena kedua pihak sepakat berdamai dan mempertimbangkan kondisi kejiwaan pelaku, proses selanjutnya menunggu langkah dari korban,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan dan tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminal.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu keputusan resmi dari korban terkait pembuatan laporan polisi sebagai dasar proses hukum lanjutan.

 

Penulis : Team RI

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Warga Prabumulih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GAJI 13 DAN TPP ASN KAB OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN DIDUGA DISODOMI GEROMBOLAN OKNUM PEJABAT KORUPTOR
Seorang Pengunjung Keluhkan Pelayanan Buruk Hotel Grand Zuri Lubuk Linggau
MENGUTUK KERAS! Oknum Resmob Polda Jateng dan PM Diduga Jadi “Sumbu” Mafia BBM, Sekap dan Peras Jurnalis di Markas Polisi
Skandal Tanah Jarahan: Masyarakat Desak Presiden, Kejagung, dan Pemerintah Daerah Cabut Izin PT AGM
Aset Pemkab Muara Enim Diduga Hilang Alias Di Gondol Oknum Pejabat Koruptor
SINDIKAT PERAMPOK BERKEDOK LSM DI KEBUMEN: MABES POLRI DAN KPK DIDESAK BERTINDAK SEBELUM PENDIDIKAN LUMPUH
Lambat Tangani Kasus Perkosaan Warga Kecil, Kinerja Penyidik Polres Brebes Dipertanyakan Jurnalis dan IWO Indonesia
Keren 16 SKPD Kab,Musi Rawas Utara Menghabiskan Biaya Penginapan dan Perjalanan Dinas Ratusan Juta 2023/2024
Berita ini 0 kali dibaca
Penganiayaan Viral di Prabumulih, Polisi Tunggu Laporan Resmi Korban

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:17 WIB

GAJI 13 DAN TPP ASN KAB OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN DIDUGA DISODOMI GEROMBOLAN OKNUM PEJABAT KORUPTOR

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:57 WIB

Seorang Pengunjung Keluhkan Pelayanan Buruk Hotel Grand Zuri Lubuk Linggau

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:58 WIB

Skandal Tanah Jarahan: Masyarakat Desak Presiden, Kejagung, dan Pemerintah Daerah Cabut Izin PT AGM

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Aset Pemkab Muara Enim Diduga Hilang Alias Di Gondol Oknum Pejabat Koruptor

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:57 WIB

SINDIKAT PERAMPOK BERKEDOK LSM DI KEBUMEN: MABES POLRI DAN KPK DIDESAK BERTINDAK SEBELUM PENDIDIKAN LUMPUH

Berita Terbaru