Pemkab Ogan Ilir Mengalami Kesulitan Dalam Melaksanakan Belanja Ta 2024
Rambonews.id||Ogan Ilir
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ali Sopyan Relawan Rakyat Membela Prabowo (RAMBO) sangat miris sekali melihat di Pemkab Ogan Ilir di tahun 2024 hanya ketergantungan dana dari Pusat maupun Provinsi.
Sedangkan sisanya sebesar Rp53.057.941.400,00 belum disalurkan di lihat dari hasil temuan BPK RI ucap Ali Sopyan
Hal tersebut,Ali Sopyan meminta terhadap Provinsi Sumsel diduga jangan ada penahanan anggaran, karena untuk kemajuan di kabupaten.
Miris sekali,di lihat kabupaten Ogan Ilir yang begitu sulitnya dalam melaksanakan belajar, seharusnya Provinsi Sumsel lebih cepat mengambil tindakan untuk kemajuan kabupaten Ogan Ilir Lukas Ali Sopyan
Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir Mengalami Kesulitan Likuiditas Dalam Melaksanakan Belanjanya
Hal tersebut diketahui berdasarkan analisis atas pendapatan, belanja, dan utang belanja Tahun 2024 yang diuraikan pada tabel berikut Data pada tabel di atas menunjukkan bahwa apabila hanya merujuk pada total realisasi Belanja Daerah pada LRA maka total realisasi belanja daerah tidak melebihi total pendapatan.
Akan tetapi,apabila memperhitungkan realisasi belanja yang ditunda bayar maka total pendapatan daerah tidak mencukupi untuk membayar seluruh realisasi belanja tersebut.
Nilai belanja daerah yang melebihi total pendapatan ini antara lain disebabkan oleh:
1) Kenaikan belanja daerah yang tidak disertai dengan kenaikan realisasi PAD. Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir bergantung kepada Dana Transfer Pusat dan Provinsi untuk melaksanakan belanjanya.
Hal ini ditunjukkan atas persentase penerimaan transfer sebesar 92,44% dari total pendapatan.
Sehingga apabila terdapat perubahan kebijakan atas Dana Transfer Pusat dan Provinsi akan berdampak terhadap manajemen keuangan pada Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir; dan
2) Belanja Modal yang bersumber dari Transfer Provinsi Sumsel berupa Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK).
Pada Tahun 2024, Belanja Modal yang bersumber dari BKBK adalah sebesar Rp87.000.000.000,00 dan telah dilaksanakan seluruhnya.
Namun, Pemerintah Provinsi Sumsel baru menyalurkan dana BKBK Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp33.942.058.600,00.
Sedangkan sisanya sebesar Rp53.057.941.400,00 belum disalurkan sampai Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir
Diminta usut tuntas provinsi Sumsel diduga sisa Rp.53.057.941.400.00 belum dibayarkan.
Sampai berita ini diterbitkan belum berhasil konfirmasi terhadap instansi terkait
Penulis : Al Sopyan
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Ali Sopyan Relawan Rakyat Membela Prabowo














