PROF SUTAN NASOMAL : CONTOH TERBAIK NEGARA TERKUAT DALAM SEJARAH DI PEGANG NEGARA INI LHO

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 02:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROF SUTAN NASOMAL : CONTOH TERBAIK NEGARA TERKUAT DALAM SEJARAH DI PEGANG NEGARA INI LHO

Jakarta, Rambonews.id

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mumentum Berbagai HUT di NKRI adalah pertanda Demokrasi Kemanusian Keamanan Berbangsa Bernegara sangat elok di RI ini “, ujar Prof Dr KH Sutan Nasomal Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional menjawab materi pertanyaan para pemimpin Redaksi media cetak onlen dalam luar negeri di kantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka di Jakarta Via Telpon Selulernya 8/1/2026

 

Prof Sutan Nasomal Yakin Presiden RI Prabowo Subiyanto tidak akan melupakan sejarah dan mampu menyelamatkan NKRI dari ancaman baik dari dalam negri dan dari Negara Manapun.

 

Dunia terpecah menjadi dua kubu. Terkuat ekonomi di uji selama 20 tahun ini. Perang dagang Ekonomi dan perang dagang Tekhnologi serta peralatan Militer berlomba terus yang kini terjawab dengan gamblang siapakah yang menjadi terkuat dan pemenangnya di dunia ini.

Ternyata Negara yang bukan mengikuti faham demokrasi bisa lebih maju, tenang, damai, sejahtera dan tidak bisa di ganggu oleh negara yang mengikuti paham demokrasi.

 

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada tim media. Waktu menjawab dengan sejujur jujurnya Negara yang tidak mengikuti cara Negara Paman SAM mengutamakan selogan Demokrasi ternyata menjadi Negara yang maju serta pesat berkembang kemajuan di banyak hal. Negara Demokrasi malah menjadi Negara Miskin dan tenggelam dengan hutang. Ada pula yang hancur dengan perang saudara. Sangat terbuka informasi dalam evaluasi selama 25 tahun ini. Negara Paman SAM terjebak dalam propaganda demokrasi palsu. Bahkan warga negara Paman SAM tidak bisa bebas berkunjung ke negara manapun karena ada luka besar di Masyarakat dunia akibat cara cara di waktu lalu Negara Paman SAM membuktikan cara cara penjajahan di mana mana menjadi alat poltiknya. Bahkan Negara Paman SAM membuat pangkalan militer di 750 tempat agar mengamankan kepentingannya ikut serta dalam menciptakan perang baik di TIMTENG dan ASIA.

 

Negara yang tidak bisa di ganggu dan ditekan oleh Negara Paman SAM hanya Negara China.

China tidak perlu paham demokrasi selama ribuan tahun. Karena sejarah menjawab yang tidak bisa dipungkiri bahwa Kerajaan atau Negara Komunis yang bisa bertahan dengan baik serta tidak bisa di jajah.

 

Prof Dr Sutan Nasomal : 1000 tahun yang lalu TIMTENG sangat maju dengan kerajaan di bawah paham ISLAM. Sangat kuat ekonomi dan makmur. Terjadi melemah dan terpecah akibat propaganda moderenisasi dan demokrasi. Yang terbawa arus menjadi negara demokrasi malah menjadi Negara lemah dan miskin serta tenggelam dengan hutang. Akhirnya di jajah dan perang saudara. Terjebak dengan sistem rumit dan dendam akibat menang demokrasi melalui jalan licik. Demokrasi jurdil tidak pernah ada di dunia ini. Semua angka pemenang demokrasi adalah angka halunisasi yang di bayar atas kepentingan politik.

Baca Juga:  KETUA DPC KOTA MENDAPINGI KETUM ORMAS GMPB MENGADAKAN GERAKAN BAKTI SOSIAL KEGIATAN RUTIN TAHUNAN BAGI-BAGI KALENDER MENYAMBUT TAHUN BARU 2026

 

Negara Kerajaan masih ada di beberapa tempat. Tidak mengambil paham demokrasi tetapi sangat maju, kaya dan makmur negaranya. Itulah fakta yang terekam jejaknya selama 100 tahun ini sampai tahun 2026. Tidak bisa di jajah oleh negara Paman SAM dan tidak bergantung dengan negara manapun. Tidak pernah menjajah negara manapun. Tidak tenggelam berhutang dengan negara manapun. Warga negaranya tenang dan aman bila berkunjung ke negara manapun. Negara kerajaan dengan konsep ISLAM di TIMTENG tetap stabil menjadi negara kaya. Kemungkinan di TIMTENG pada 100 tahun ke depan demokrasi tidak akan di gunakan lagi. Tidak menjadi Negara Boneka Paman SAM.

 

Prof Dr Sutan Nasomal : informasi kemudian menjawab dengan jelas. Kemudian Tampil China menjadi Negara Raksasa Industri dengan ekonomi terkuat atau teknologinya sangat maju serta peralatan militernya berkembang sangat hebat. China menjadi Negara Nomer 1 tampa menjajah siapapun. China tidak menjadi negara boneka manapun. Berdiri dan belajar dari segala hal. Negara China tidak bergantung dari politik negara Paman SAM.

Partai Komunis berhasil dalam revolusi ekonomi sosial dan memajukan Masyarakat.

 

Amerika sangat takut Dunia mengakui China dengan partai komunisnya tampa demokrasi dan kebebasan moderenisasi bisa maju dan kuat. Tampa alasan yang jelas Amerika membenci China.

 

China tidak perlu menghabiskan uang rakyat ratusan trilyun untuk pesta demokrasi yang namanya pemilu. Kemudian muncul nama Presiden baru dengan hasil kesepakatan politik. Bukan hasil pilihan rakyat. Memang tidak akan ada jurdil dalam pemilu. Karena presiden di pilih atas kepentingan politik. Bukan atas pilihan bebas dari rakyat. Maka china berani mengajak seluruh rakyatnya. KALAU MAU TIDAK JADI BUDAK DUNIA MAKA BELAJAR UNTUK BERDIRI DI ATAS KAKI SENDIRI. Hal ini terwujud.

 

China tidak menjadi negara boneka manapun dan tidak merugikan atau menjajah negara manapun.

China membuka pintu untuk kerjasama ekonomi dan pembangunan untuk semua ratusan negara di dunia ini. China menjawab bahwa dunia tidak butuh satu warna. Maka china hadir dengan warna berbeda.

 

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan. Semoga para pemimpin di dunia ini punya rasa malu dan mau belajar dari sejarah perkembangan kehidupan tatanan dunia.

 

Prof Dr Sutan Nasomal menyampaikan kepada tim media. “Sebelum era penjajahan. Kerajaan Sunda Nusantara telah menjawab bahwa nenek moyang Indonesia pernah menjadi negara kuat atau kerajaan besar yang menguasai dunia. Kemudian di susul oleh kerajaan sunda lainnya. Tidak ditundukkan dengan paradokma moderenisasi dan tidak terpengaruh dengan cara politik barat. Kerajaan Sunda Nusantara malah menjadi peradaban termaju di masanya.

Maka hal ini bisa menjawab dengan kondisi saat ini. Kita lebih maju atau mundur jauh.

 

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH

Sejarah Jangan Di Lupakan

 

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

*Perkuat Komitmen SDGs, PTBA Gelar Khitanan Gratis Bagi 500 Anak di Ring 1*
Ali Sopyan Angkat Bicara Wacana Ulat dan Belalang MBG “Lebih Baik Mundur Jika Tidak Mampu!  
PEJABAT BANGSAT DILINGKARAN DLH KAB  BEKASI SEWA EXCAVATOR DI MARK’UP APBD / APBN  
BERMACAM CARA PEJABAT BANGSAT DILINGKARAN PEMKAB BOGOR UNTUK MELAKUKAN KORUPSI DENGAN DALIH KELEBIHAN PEMBAYARAN
KPK Resmi Tahan Bupati Tulungagung Gatut Sunu dan Ajudannya Terkait Kasus Pemerasan Rp5 Miliar
AKAL PEJABAT BANGSAT DANA PAJAK ROKOK DAN DANA BAGI HASIL PEMPROV SUMSEL DIREKAYASA
*Edukasi Publik tentang Pertambangan Berkelanjutan, PTBA Dukung Film Dokumenter “The Mind Journey”*
KAJATI DIDESAK TANGKAP GEROMBOLAN KORUPTOR BERJEMAAH DI PEMPROV SUMSEL TABRAK PERATURAN PRESIDEN NOMOR 33 TAHUN 2020
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 14:11 WIB

*Perkuat Komitmen SDGs, PTBA Gelar Khitanan Gratis Bagi 500 Anak di Ring 1*

Senin, 13 April 2026 - 13:57 WIB

Ali Sopyan Angkat Bicara Wacana Ulat dan Belalang MBG “Lebih Baik Mundur Jika Tidak Mampu!  

Senin, 13 April 2026 - 03:01 WIB

PEJABAT BANGSAT DILINGKARAN DLH KAB  BEKASI SEWA EXCAVATOR DI MARK’UP APBD / APBN  

Minggu, 12 April 2026 - 02:01 WIB

BERMACAM CARA PEJABAT BANGSAT DILINGKARAN PEMKAB BOGOR UNTUK MELAKUKAN KORUPSI DENGAN DALIH KELEBIHAN PEMBAYARAN

Minggu, 12 April 2026 - 00:23 WIB

KPK Resmi Tahan Bupati Tulungagung Gatut Sunu dan Ajudannya Terkait Kasus Pemerasan Rp5 Miliar

Berita Terbaru