TIKUS – TIKUS BANGSAT DI LINGKARAN PEMDA BEKASI KEBAL HUKUM
Rambonews.id||Bekasi
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ali Sopyan Pimpinan umum media Rajawalinews.online mendesak para aparat penegak hukum tidak mandul dalam menyikapi kasus kasus tindak pidana korupsi di minta pihak jajaran Tipikor ke Jaksaan Agung dapat mengusut adanya dugaan kerugian ke Uangan negara yang di gerogoti para oknum pejabat ber jiwa tikus tikus kantor sulit untuk di kompirmasi oleh awak Media Rajawali news Grup sehingga berita ini terpaksa dimuat apa adanya .
Pasalnya,Ada dugaan administrasi atau korupsi dalam pengelolaan keuangan daerah yang melibatkan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKD).
Poin-Poin Kritis yang Disoroti dalam Pernyataan Rajawali News & TRP Pihak yang Menyoroti ALI SOFYAN (Pimpinan Rajawali News Rambonews & Penasehat TRP) Pihak yang Dituduh BPKD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah)
PENDAPATAN TRANSFER PENURUNAN (Rp 357.2 M) Angka turun (seharusnya negatif) dicatat sebagai ‘Bertambah’ (positif).
Dampak Finansial Misteri hilangnya atau salah hitungnya Rp 357 Miliar (DRAF RESMI BPK)+164% dan perubahan Rp 122 M Rp 0, serta –25% digambarkan sebagai kesalahan fatal dan manipulasi.
“Kesalahan Fatal BPKD yang menggarong uang rakyat” dan “bukan draf anggaran, ini soal matematika gagal!”
Tindakan Lanjut Akan mengawal, memberantas korupsi, dan membawa masalah ini ke ranah Hukum yang berlaku.
Pesan Utama yang Disampaikan (Menurut Balon Pikiran)
Pesan kritis yang disampaikan adalah bahwa kesalahan fatal yang melibatkan miliaran rupiah ini mungkin berasal dari kesalahan input sederhana (lupa tanda minus) yang menunjukkan adanya kegagalan audit internal dan akuntabilitas yang sangat rendah di tubuh BPKD.
Namun, pesan utamanya adalah kegagalan ini dianggap sebagai upaya “menggarong” uang rakyat yang harus ditindaklanjuti secara hukum.
Ini adalah pernyataan publik yang sangat tajam dan menuntut transparansi serta tindakan hukum.
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Ali Sopyan Relawan Rakyat Membela Prabowo













