Rambo Endus Skandal Pupuk Hilang Ditelan Bumi “Oknum Bebas Berkeliaran”Perut Buncit

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rambo Endus Skandal Pupuk Hilang Ditelan Bumi “Oknum Bebas Berkeliaran”Perut Buncit

Rambonews.id||Jakarta 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hukum di Indonesia kembali mendapat tamparan keras.

Relawan Rakyat Membela Prabowo (Rambo) Nusantara membongkar aroma busuk raibnya jejak kasus dugaan korupsi pupuk Sriwijaya Palembang periode 2024 yang hingga kini seolah sengaja ditidurkan oleh penegak hukum.

Ketua Umum Relawan Rambo Nusantara, Ali Sopyan, mengecam keras lambatnya penanganan kasus yang terdeteksi sejak 14 Februari 2025 tersebut.

Menurutnya, hilangnya progres penyidikan ini menjadi bukti nyata betapa hukum di negeri ini masih mempraktikkan hobi lama: tumpul ke atas, namun beringas ke bawah.

Kami mengendus ada yang tidak beres. Kasus pupuk Sriwijaya ini bukan perkara kecil, tapi kenapa mendadak senyap bak ditelan bumi?

Jangan sampai lembaga sekelas KPK justru menjadi ‘peti es‘ bagi kasus-kasus besar yang melibatkan uang rakyat,” tegas Ali Sopyan dalam keterangannya di Jakarta.

Ali Sopyan Relawan Bela Prabowo ( RAMBO)
Ali Sopyan Relawan Rakyat Bela Prabowo (RAMBO)

Ali Sopyan mensinyalir adanya kerugian keuangan negara dalam jumlah fantastis dalam karut-marut distribusi atau pengadaan pupuk tersebut.

Baca Juga:  Lemah Pemkot Lubuklinggau Dalam Pencatatan Aset Yang Diduga Kongkalikong Penerima Hibah

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat uang negara menguap tanpa ada satu pun tersangka yang diseret ke meja hijau.

Poin Utama Tuntutan Rambo Nusantara:

Transparansi Total: Mendesak KPK RI segera membuka status penyelidikan kasus pupuk Sriwijaya periode 2024.

Audit Investigatif: Meminta kejelasan mengenai dugaan kerugian negara yang cukup besar.

Aksi Nyata: Relawan Rambo berkomitmen akan terus “memburu” dan mendatangi gedung merah putih KPK hingga kasus ini terang benderang.

Kekecewaan Rambo Nusantara terhadap kinerja KPK RI bukan tanpa alasan. Di tengah jeritan petani yang kesulitan mendapatkan pupuk, skandal besar di korporasi justru terkesan didiamkan.

Kami akan terus memburu kasus ini. Jangan pikir dengan mendiamkan perkara, kami akan lupa. Rakyat mengawasi, dan Rambo akan memastikan mereka yang memakan uang negara tidak bisa tidur nyenyak,” pungkas Ali dengan nada tajam.

 

 

 

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Ali Sopyan Relawan Rakyat Membela Prabowo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Negara Gagal Total Berantas Bandar, Malah Hantam Rakyat Kere Lewat Pembekuan Bansos: Apa Gunanya Kekuatan Siber dan Aparat Hukum?
Tambang Emas Belopa Kembali Beroperasi, Publik Tagih Jawaban: Legal atau Dilindungi Oknum?
PTBA RAMPAS PERKEBUNAN RAKYAT DESA DARMO MENGGUSUR TANPA GANTI RUGI DIDUGA ALA PKI
Penyusunan Laporan Keuangan Kabupaten Purwakarta Diduga Menyisakan Hutang Belum Bisa di Pertanggungjawabkan.
Sumardi Tegaskan Persoalan Dana Bukan Urusan Pemerintahan Desa Karangmukti, Minta Riwayat Mobil Ajis Diperjelas
Tiga Kecamatan di Kabupaten Lahat ,Diduga Anggaran Di Rampok Oknum Pejabat Koruptor Makin Subur
GEROMBOLAN OKNUM PEJABAT RAMPOK ANGGARAN BELANJA BBM MASIH BERKELIARAN DIPEMKAB BEKASI.
Mafia Tambang Emas Ilegal di Muratara semakin mengila dan tahan hukum BBM Ilegal Masuk Bebas, APH Diduga Tutup Mata.
Berita ini 9 kali dibaca
Rambo Endus Skandal Pupuk Hilang Ditelan Bumi "Oknum Bebas Berkeliaran"Perut Buncit

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Negara Gagal Total Berantas Bandar, Malah Hantam Rakyat Kere Lewat Pembekuan Bansos: Apa Gunanya Kekuatan Siber dan Aparat Hukum?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Tambang Emas Belopa Kembali Beroperasi, Publik Tagih Jawaban: Legal atau Dilindungi Oknum?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:04 WIB

PTBA RAMPAS PERKEBUNAN RAKYAT DESA DARMO MENGGUSUR TANPA GANTI RUGI DIDUGA ALA PKI

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:52 WIB

Penyusunan Laporan Keuangan Kabupaten Purwakarta Diduga Menyisakan Hutang Belum Bisa di Pertanggungjawabkan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Sumardi Tegaskan Persoalan Dana Bukan Urusan Pemerintahan Desa Karangmukti, Minta Riwayat Mobil Ajis Diperjelas

Berita Terbaru