KASUS SUAP IJON PROYEK KAB. BEKASI DIDUGA KERAS ADA MALING BERTERIAK MALING

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KASUS SUAP IJON PROYEK KAB. BEKASI DIDUGA KERAS  ADA MALING BERTERIAK MALING

Rambonews.id||Bekasi 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ali Sopyan pimpinan umum Media Rajawali news Grup. Menyikapi adanya kinerja KPK(Komisi Pemberantasan Korupsi) dalam penanganan Kasus suap proyek ijon yang merambah ke Muhtada Sobirin anggota DPRD dari Fraksi partai Golkar tidak tersentuh oleh KPK.

Waspada ada maling berteriak maling . Pasalnys salah satu Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, Kabupaten Bekasi, Muhtada Sobirin (MS), diduga keras terlibat  kasus suap ijon proyek .

Ironisnya Muhtada Sobirin masih berkeliaran di alam bebas sehingga kinerja KPK , ( Komisi Pemberantasan Korupsi ) menjadi sorotan awak media sedangkan sudah jelas kasus suap ijon proyek menjerat Bupati Bekasi nonaktif, ADK , HMK Termasuk  pihak swasta SRJ Uang ratusan juta yang mengalir dari SRJ ke Muhtada Sobirin  patut  diusut oleh pihak jajaran KPK dan wajib dipertanggung jawabkan.

Uang yang mengalir ke sejumlah Anggota DPRD. Termasuk Muhtada Sobirin Anggota DPRD aktif dari Partai Golkar periode 2024-2029.

SRJ itu, kontraktor, bukan tukang minjemin duit atau rentenir,” tegas Nofal, Senin (2/2/2026).

Diungkapkan Nofal, sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Bekasi hingga DPRD Provinsi Jawa Barat, telah dipanggil dan diperiksa KPK dalam perkara suap ijon proyek yang menjerat tiga tersangka.

Namun hingga kini, Muhtada Sobirin  tak kunjung dipanggil dan diperiksa KPK. Ada apa diduga keras ada maling berteriak maling

Tak hanya Muhtada Sobiri yang turut menerima aliran dana dari SRJ ada beberapa Anggota DPRD lainnya yang  menikmati aliran dana tersebut,” kata Nofal.

Baca Juga:  GEROMBOLAN RAMPOK UANG NEGARA DI PEMDA BANYUASIN SUMSEL BELUM TERTANGKAP

Saya yakin masih ada beberapa Anggota DPRD Kabupaten Bekasi lainnya yang juga telah menerima aliran dana dari SRJ. Pasti ada, namun KPK belum memanggil mereka atau memang KPK tidak tahu,” sambung Nofal.

Swasta yang diketahui sudah di tetapkan tersangka oleh KPK sejak 20 Desember 2025 lalu, merupakan seorang kontraktor yang mengerjakan sejumlah proyek-proyek di Pemerintahan Daerah (Pemda), Kabupaten Bekasi.

Sejumlah aliran dana yang mengalir dari SRJ ke sejumlah pejabat daerah di Kabupaten Bekasi, diketahui tujuannya adalah, untuk mendapatkan sejumlah proyek yang ada di Pemerintah Kabupaten Bekasi, bukan urusan pinjam meminjam.

Sekali lagi, SRJ atau Sarjan itu kontraktor, bukan Koperasi simpan pinjam atau rentenir yang meminjamkan uang ke para Pejabat atau Anggota DPRD.

Jadi kalau ada oknum Anggota DPRD terima ijon proyek lalu alasan minjam itu bohong,” pasalnya Ali Sopyan pimpinan umum Media Rajawali news kompirmasi melalui ponselnya Muhtada Sobirin.

Ali Sopyan Pimpinan Umum Media Rajawalinews Group
Ali Sopyan Pimpinan Umum Media Rajawalinews Group

Asalamualaikum . Saudara Muhtada Sobirin Anggota DPRD dari partai Golkar kab.Bekasi. ijin untuk Klaripikasi / Konfirmasi terkait dugaan adanya Ijon proyek dewan.

Berapa besar dana ijon proyek yang anda terima dari saudara Sarjan ?Seorang kontraktor. Mohon di jawab dan di perjelas?.. Sebelum berita tersebut mencuat di Media Rajawali news Grup. Saya tunggu Hak jawab Pak Muhtada Sobirin selaku anggota DPRD Kab. Bekasi.

Atas kerjasamanya saya ucapkan terimakasih. ( Ali Sopyan pimpinan umum Media Rajawali news Grup )

Sampai berita ini diterbitkan belum ada hak jawab dari anggota dewan Mutada Sobirin,dan Pernyataan Resmi

 

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Proyek Ijon Kasus Dugaan Suap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyusunan Laporan Keuangan Kabupaten Purwakarta Diduga Menyisakan Hutang Belum Bisa di Pertanggungjawabkan.
Sumardi Tegaskan Persoalan Dana Bukan Urusan Pemerintahan Desa Karangmukti, Minta Riwayat Mobil Ajis Diperjelas
Tiga Kecamatan di Kabupaten Lahat ,Diduga Anggaran Di Rampok Oknum Pejabat Koruptor Makin Subur
GEROMBOLAN OKNUM PEJABAT RAMPOK ANGGARAN BELANJA BBM MASIH BERKELIARAN DIPEMKAB BEKASI.
GEROMBOLAN PEJABAT RAMPOK ANGGARAN BELANJA BBM MASIH BERKELIARAN
Krisis Kepercayaan di Polres Kebumen, Aliansi Masyarakat Kebumen Bersatu Pilih Lapor Langsung ke Tujuh Lembaga Pusat di Jakarta
SUBANG RUGI PULUHAN MILIAR! PENDAPATAN DAERAH BOCOR — ANGKA DIPALSUKAN, REALITAS JATUH!
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih di HUT ke-81 RI: Kemerdekaan adalah Amanah Perjuangan, Jaga Persatuan
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :
KASUS SUAP IJON PROYEK KAB. BEKASI DIDUGA KERAS ADA MALING BERTERIAK MALING

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:52 WIB

Penyusunan Laporan Keuangan Kabupaten Purwakarta Diduga Menyisakan Hutang Belum Bisa di Pertanggungjawabkan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Sumardi Tegaskan Persoalan Dana Bukan Urusan Pemerintahan Desa Karangmukti, Minta Riwayat Mobil Ajis Diperjelas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Tiga Kecamatan di Kabupaten Lahat ,Diduga Anggaran Di Rampok Oknum Pejabat Koruptor Makin Subur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:14 WIB

GEROMBOLAN OKNUM PEJABAT RAMPOK ANGGARAN BELANJA BBM MASIH BERKELIARAN DIPEMKAB BEKASI.

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:25 WIB

GEROMBOLAN PEJABAT RAMPOK ANGGARAN BELANJA BBM MASIH BERKELIARAN

Berita Terbaru