KAB.BEKASI TERKORUP MENYALA KORUPTOR RAJAWALI MENGUDARA
Rambonews.id||Kab,Bekasi
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ali Sopyan Pimpinan Umum Media Rajawalinews Group melihat kebobrokan keuangan Daerah kabupaten Bekasi yang sangat luar biasa.

Dari segi hal yang terdapat dari APBD kabupaten Bekasi yang selalu terdapat kurang target sangat signifikan ucap Ali
APBD/APBN Setiap tahun di kabupaten Bekasi Jadi santapan oknum pejabat atau penjahat pasalnya Belanja Barang dan Jasa BOS dalam APBD TA 2024 dianggarkan sebesar Rp187.403.746.223,00 dengan realisasi sebesar Rp183.452.397.186,00 atau 97,89% kurang dari target yang dianggarkan sebesar Rp3.951.349.037,00.
7) Belanja Barang dan Jasa BOK Puskesmas adalah bantuan operasional kesehatan yang merupakan subsidi pemerintah dalam bidang kesehatan dalam APBD TA 2024 dianggarkan sebesar Rp22.097.224.000,00 dengan realisasi sebesar Rp15.284.030.000,00 atau 69,17% kurang dari target yang dianggarkan sebesar Rp6.813.194.000,00
8) Belanja Barang dan Jasa BLUD adalah semua pengeluaran dari rekening kas BLUD dan pengeluaran lainnya yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dalam APBD TA 2024 dianggarkan sebesar Rp188.977.087.898,00 dengan realisasi sebesar Rp159.731.009.007,00 atau 84,52% kurang dari target yang dianggarkan sebesar Rp29.246.078.891,00 Belanja subsidi digunakan untuk menganggarkan belanja subsidi agar harga jual produksi atau jasa yang dihasilkan oleh badan usaha milik negara, BUMD dan/atau badan usaha milik swasta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga dapat terjangkau oleh masyarakat.
Pada TA 2024, Belanja subsidi tidak dianggarkan.Belanja hibah digunakan untuk pemberian hibah dalam bentuk uang, barang dan/atau jasa kepada pemerintah, badan, lembaga, organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum Indonesia, bantuan keuangan kepada partai politik dan hibah dana bantuan operasional satuan pendidikan yang secara spesifik telah ditetapkan peruntukannya.
Belanja Hibah dianggarkan sebesar Rp277.502.891.600,00 dengan realisasi sebesar Rp275.609.588.825,00 atau 99,32%, kurang dari anggaran sebesar Rp1.893.302.775,00.
Belanja Hibah mengalami kenaikan dibandingkan TA 2023 sebesar Rp111.907.466.788,00 atau 68,36%. Rincian belanja Hibah dapat dilihat pada tabel berikut.
Publik Bertanya tanya :
Dalam keuangan kabupaten Bekasi yang sangat luar biasa anggaran APBD masih saja kekurangan target dalam Belanja Hibah.
Alih alih yang selalu di salahkan anggaran tidak mencukupi untuk pembelanjaan Hibah
Jika memang benar Pemkab Bekasi itu selalu kurang dari target, silahkan ada transparansi terhadap publik
Bukan , hanya dalam pembuatan SPJ yang menjadi dominan laporan keuangan untuk pemerintah Pusat,dan audit BPK RI.
Hal tersebut,dugaan markup anggaran yang begitu luar biasa para oknum pejabat untuk koruptor dugaan masuk kantong pribadi
Diminta, Aparat Penegak Hukum wilayah Kabupaten Bekasi jangan duduk manis ,atau diam diri dalam menyikapi dugaan korupsi yang begitu luar biasa
Sampai berita ini diterbitkan belum berhasil konfirmasi terhadap instansi terkait, belum ada pernyataan resmi dari Pemkab Bekasi
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Ali Sopyan Pimpinan Umum Media Rajawali News














