Terdapat 39 Paket Pekerjaan Tidak Sesuai Perintah Kerja pada Enam SKPD Pemkab Lahat

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terdapat 39 Paket Pekerjaan Tidak Sesuai Perintah Kerja pada Enam SKPD Pemkab Lahat

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pelaksanaan Pekerjaan Jasa Konsultansi Konstruksi pada Enam SKPD Tidak Sesuai Surat Perintah Kerja Pemerintah Kabupaten Lahat menganggarkan Belanja Jasa Konsultansi Konstruksi Tahun 2024 sebesar Rp19.787.779.819,50, dan telah direalisasikan sebesar Rp13.596.049.881,00 atau 68,71% dari anggaran.

Hasil pemeriksaan secara uji petik terhadap Belanja Jasa Konsultansi Konstruksi pada enam SKPD menunjukkan bahwa pelaksanaan 39 paket pekerjaan Jasa Konsultansi Konstruksi sebesar Rp3.379.447.116,00 tidak sesuai Surat Perintah Kerja (SPK) sebesar Rp563.033.433,00, dengan uraian sebagai berikut.

a. Spesifikasi personel konsultan yang bekerja tidak sesuai KAK Hasil pemeriksaan dan wawancara dengan personel konsultan menunjukkan sebanyak enam personel konsultan yang bekerja untuk lima paket pekerjaan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), tidak memiliki spesifikasi sesuai KAK, dengan rincian disajikan pada tabel berikut.

Baca Juga:  Berdasarkan Hasil Pemerikasaan Dokumen Terdapat Permasalahan Pengelolaan Pendapatan Pajak Rokok di Pemprov Sum-Sel

Atas permasalahan tersebut, personel konsultan yang bersangkutan menerangkan bahwa ijazah yang dimiliki tidak sesuai kualifikasi teknis dan pengalaman dalam bidang tertentu yang harus dipenuhi. Sementara itu, Kerangka Acuan Kerja (KAK) mensyaratkan bahwa latar belakang pendidikan untuk posisi Inspektor adalah personel berpendidikan S1 Teknik Arsitektur/S1 Teknik Sipil yang berasal dari perguruan tinggi negeri atau yang telah disamakan.

b. Penyedia jasa konsultansi tidak mempekerjakan personel yang tercantum dalam SPK dan mempekerjakan personel yang beririsan waktu pelaksanaan pekerjaan

Hasil pemeriksaan secara uji petik terhadap dokumen kontrak, dokumen invoice/tagihan pembayaran, dan daftar hadir personel menunjukkan bahwa personel yang tercantum dalam 39 SPK, di antaranya 41 personel tidak terlibat dalam pekerjaan dan 10 personel beririsan waktu pelaksanaan pekerjaan, dengan total biaya personel sebesar Rp563.033.433,00, rincian disajikan pada tabel berikut.

 

Ali Sopyan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

*Sumardi Tegaskan Persoalan Dana Bukan Urusan Pemerintahan Desa Karangmukti, Minta Riwayat Mobil Ajis Diperjelas*
PEMBANGUNAN SIRING PASANGAN JALAN PROVINSI RT 13 PAGAR AGUNG LAHAT DIDUGA ASAL JADI DAN ASAL-ASALAN
MAFIA NIP GANDA DINKES PEMKAB BANYUASIN SUMSEL PIDANA MURNI BELUM DI PROSES HUKUM APBD DIGOROK  RP.11.068 887 153.
Diminta Segera Usut Tuntas ER Guru di SMKN 1 Plered Diduga Berbisnis Masuk Anak Sekolah Menerima Imbalan Uang Ratusan Juta
KETUA ORMAS DPD RAMBO MUARA ENIM TEGASKAN PEMBAGIAN TUGAS PENGURUS HARUS BERDAMPAK NYATA BAGI MASYARAKAT 
Beredar Video Diduga Mengatasnamakan Wali Kota Prabumulih Terkait Pungutan Pasar Subuh, WRC Minta Klarifikasi Resmi
Hampir Sepanjang Bangunan Retak, Proyek Lining Saluran BBWS Citanduy di Desa Bumireja Jadi Sorotan
ALI SOPYAN WAKIL KETUA UMUM IWO INDONESIA TANTANG REDAKSI MEDIA ISTANA NEGARA GAYA PREMAN
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:54 WIB

*Sumardi Tegaskan Persoalan Dana Bukan Urusan Pemerintahan Desa Karangmukti, Minta Riwayat Mobil Ajis Diperjelas*

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:11 WIB

PEMBANGUNAN SIRING PASANGAN JALAN PROVINSI RT 13 PAGAR AGUNG LAHAT DIDUGA ASAL JADI DAN ASAL-ASALAN

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:01 WIB

MAFIA NIP GANDA DINKES PEMKAB BANYUASIN SUMSEL PIDANA MURNI BELUM DI PROSES HUKUM APBD DIGOROK  RP.11.068 887 153.

Rabu, 5 Agustus 2026 - 01:44 WIB

Diminta Segera Usut Tuntas ER Guru di SMKN 1 Plered Diduga Berbisnis Masuk Anak Sekolah Menerima Imbalan Uang Ratusan Juta

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:15 WIB

KETUA ORMAS DPD RAMBO MUARA ENIM TEGASKAN PEMBAGIAN TUGAS PENGURUS HARUS BERDAMPAK NYATA BAGI MASYARAKAT 

Berita Terbaru