Birokrasi “Pengecut”: Dinas Pendidikan Aceh Singkil Berlindung di Balik Ketiak Juru Bicara Liar!

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026 - 01:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Birokrasi “Pengecut“: Dinas Pendidikan Aceh Singkil Berlindung di Balik Ketiak Juru Bicara Liar!

Rambonews.id|| Aceh Singkil

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aroma busuk yang menyengat dalam skandal perekrutan RM di Majelis Pendidikan Kabupaten (MPK) Aceh Singkil kini meledak menjadi tontonan komedi yang menjijikkan.

Bukannya menunjukkan taring profesionalisme, Dinas Pendidikan Aceh Singkil justru mempertontonkan mentalitas “pengecut” dengan membiarkan pihak luar tampil sebagai tameng murahan.

Tindakan ini tidak hanya ilegal secara administratif, tetapi juga menelanjangi betapa bobrok dan rapuhnya wibawa pemerintah daerah saat ini.

Wakil Ketua Umum IWO, Ali Sofyan, meledak dalam kemarahan melihat fenomena “Juru Bicara Siluman” yang mencoba mencuci dosa administratif RM.

Ia menilai bungkamnya Kepala Dinas Pendidikan dan Ketua MPK adalah bentuk pengakuan dosa secara tidak langsung.

Sangat memuakkan! Jika rekrutmen RM itu bersih dan jantan secara aturan, kenapa Kepala Dinas dan Ketua MPK bersembunyi seperti pecundang? Kenapa harus orang luar yang tidak punya kapasitas administratif mencoba pasang badan ke publik? Ini institusi negara atau markas gerombolan yang saling melindungi kebobrokan? Jangan coba-coba melacurkan marwah birokrasi demi melindungi satu orang!” tegas Ali Sofyan dengan nada menyengat.

Ketua Umum PRIMA, Hermanius Burunaung, menyebut bahwa perlindungan berlebihan terhadap RM adalah bentuk penghinaan bagi masyarakat Aceh Singkil.

Ia mengingatkan publik agar tidak amnesia terhadap rekam jejak RM yang sempat terseret dalam pusaran skandal dana PNPM.

Menaruh figur dengan catatan hitam dalam pengelolaan dana publik (PNPM) ke dalam lembaga pendidikan adalah penghinaan terhadap nalar sehat.

Baca Juga:  Mantan Anggota DPRD Muratara (M. hadi) siap Lapor Balik pihak SPPG Sungai Jauh Muratara
Jhon Pimpinan Redaksi Cyber Nasional
Jhon Pimpinan Redaksi Cyber Nasional

MPK bukan tempat sampah untuk menampung orang-orang bermasalah! Munculnya juru bicara liar untuk membela ‘barang cacat‘ seperti RM hanya membuktikan bahwa ada kepentingan gelap yang sedang disembunyikan di balik meja dinas,” cecar Hermanius.

Redaksi secara tajam membongkar carut-marut yang sengaja dipelihara:

Dinas Pendidikan “Lumpuh”: Keengganan otoritas resmi untuk bicara membuktikan bahwa mereka tersandera oleh kepentingan oknum tertentu.

Oknum ASN Bermuka Dua: Mencuatnya keterlibatan RS, seorang ASN aktif yang menjabat Sekretaris Desa (Sekdes) di Singkil Utara namun “bermain” sebagai personel redaksi media.

Ini adalah potret nyata hancurnya disiplin ASN yang dibiarkan oleh Pemkab Aceh Singkil.

Hukum Rimba Birokrasi: Membiarkan pihak luar mengintervensi urusan kepegawaian daerah adalah bukti bahwa sistem pemerintahan di Aceh Singkil sedang berada di titik nadir.

Kami tidak akan berhenti sampai kebobrokan ini dibersihkan:

Bupati Aceh Singkil harus segera memecat pejabat yang membiarkan urusan internal negara dicampuri oleh “tangan-tangan gelap” dari luar.

Segera Batalkan SK RM karena cacat integritas dan mencederai rasa keadilan bagi putra-putri daerah yang jauh lebih berkompeten.

Seret ASN “Ranger” yang merangkap jabatan dan bermain mata dengan kepentingan politik/pribadi ke sidang etik disiplin pegawai.

Hentikan sandiwara birokrasi dagelan ini. Jangan biarkan wajah Aceh Singkil tercoreng hanya karena melindungi seorang figur dengan rekam jejak dana rakyat yang kelam melalui cara-cara yang pengecut dan amatir!”

 

 

 

Penulis : Team Redaksi PRIMA

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Team Redaksi PRIMA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imigrasi Kuala Tungkal Intensifkan Pengawasan Orang Asing Melalui Operasi Wirawaspada
SINDIKAT OKNUM DANA BOS DI LINGKARAN DINAS PENDIDIKAN PEMKAB TANGERANG BELUM DI PROSES HUKUM
Borok IPAL Dapur Gizi Sruweng: Limbah Meluber, Drainase Tersumbat Puing dan Sampah
*PTBA Perkuat Pemulihan Psikologis dan Sarana Pendidikan Pascabanjir Sumatera*
Dugaan Permainan Gelap Pemkab Purwakarta Belanja Barang dan Jasa 2023 Tanpa Menyajikan Bukti Otentik
GEROMBOLAN PEJABAT PEMKAB BOGOR 93 X RAPAT PERTEMUAN MENELAN ANGGARAN Rp 4.483.935.936.00
Prof. Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Evaluasi Pelayanan RSUD, Soroti Dugaan Penolakan Pasien di Pemalang
Tindak Tegas Para Cukong Pembeli Kayu di Hutan Cagar Alam Morowali Sulawesi Tengah “Kebal Hukum” Diduga APH Tutup Mata
Berita ini 39 kali dibaca
Birokrasi "Pengecut": Dinas Pendidikan Aceh Singkil Berlindung di Balik Ketiak Juru Bicara Liar!

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:29 WIB

Imigrasi Kuala Tungkal Intensifkan Pengawasan Orang Asing Melalui Operasi Wirawaspada

Rabu, 15 April 2026 - 13:10 WIB

SINDIKAT OKNUM DANA BOS DI LINGKARAN DINAS PENDIDIKAN PEMKAB TANGERANG BELUM DI PROSES HUKUM

Rabu, 15 April 2026 - 00:10 WIB

Borok IPAL Dapur Gizi Sruweng: Limbah Meluber, Drainase Tersumbat Puing dan Sampah

Selasa, 14 April 2026 - 13:00 WIB

*PTBA Perkuat Pemulihan Psikologis dan Sarana Pendidikan Pascabanjir Sumatera*

Minggu, 12 April 2026 - 11:49 WIB

Dugaan Permainan Gelap Pemkab Purwakarta Belanja Barang dan Jasa 2023 Tanpa Menyajikan Bukti Otentik

Berita Terbaru