SKANDAL RUTILAHU KARAWANG 2024 MELEDAK! Rp2,54 MILIAR RAIB, SIAPA BERMAIN DI BALIK DINAS PRKP?

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKANDAL RUTILAHU KARAWANG 2024 MELEDAK! Rp2,54 MILIAR RAIB, SIAPA BERMAIN DI BALIK DINAS PRKP?

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rambonews.id||Karawang 

 

Bau busuk dugaan penyimpangan anggaran kembali menyeruak.

Hasil audit 2024 terhadap Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Karawang mengungkap angka yang bikin geleng kepala: Rp2.549.622.502 dana program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) diduga tak jelas rimbanya.

Uang rakyat. Uang untuk orang miskin. Uang untuk rumah yang seharusnya berdiri kokoh.

Tapi yang berdiri justru tanda tanya besar.

Bagaimana mungkin miliaran rupiah yang dialokasikan untuk memperbaiki rumah warga prasejahtera bisa “menghilang” tanpa penjelasan gamblang? Siapa yang menandatangani? Siapa yang mengawasi? Dan siapa yang menikmati?

Ini bukan sekadar salah administrasi. Jika dugaan ini terbukti, ini adalah bentuk pengkhianatan paling telanjang terhadap masyarakat kecil.

Di saat warga berjuang menambal atap bocor dengan terpal, anggaran justru diduga bocor lebih dulu.

Baca Juga:  Rambo Soroti Dugaan Proses Bisnis Tanpa Izin dibidang Kehutanan

Lebih ironis lagi, program Rutilahu selalu dikampanyekan sebagai simbol kepedulian sosial.

Tapi audit 2024 seolah menampar keras narasi itu. Rp2,5 miliar bukan recehan.

Itu cukup untuk membangun puluhan rumah layak huni. Namun kini publik dipaksa bertanya: rumahnya di mana?

Rakyat Karawang berhak tahu:

1.Apakah ini murni kelalaian?

2.Ataukah ada permainan terstruktur?

3.Siapa yang harus bertanggung jawab?

Jika ada kerugian negara, aparat penegak hukum tak boleh ragu bertindak. Jangan sampai kasus ini berhenti di meja klarifikasi dan rapat internal.

Transparansi total harus dibuka. Dokumen harus diumumkan. Nama-nama harus disebut.

Karena ketika dana Rutilahu “melayang”, yang ikut terjun bebas bukan hanya anggaran—melainkan kepercayaan publik.

Karawang tidak butuh janji. Karawang butuh pertanggungjawaban. Sekarang…!!!!

KARAWANG TIDAK BUTUH JANJI MANIS OLEH PEJABAT2 YANG SOK TERSENYUM MANIS…

Penulis : Team Pewarta

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Warga Karawang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidak KDM Ke SMKN 2 Subang, Perintahkan Staf Kirim 15 Tempat Sampah Ukuran Besar
GEROMBOLAN PEJABAT RAMPOK DI PEMPROV SUMSEL PERATURAN PRESIDEN NO 33 TAHUN 2020 DI LABRAK
Perjalanan Dinas Dalam Negeri Kab, Bekasi di Dua SKPD,Diduga Merauk Keuntungan Pribadi Tanpa Ada Bukti Kwitansi/Nota
Ada Apa dengan Kejari Subang? Alihkan Aduan Korupsi ke Polisi, Publik Endus Aroma Tebang Pilih
Dana DBHCHT 2025 Kab, Purwakarta Diduga Raib Tanpa Kejelasan
Pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Pelumas Pemkab Tangerang Diduga di Sedot Habis Sampai Buncit, Merugikan Uang Negara
KASUS ANGGARAN PERJALANAN DINAS GURITA KAB. BEKASI LENYAP DI TELAN BUMI
SINDIKAT MAFIA ANGGARAN BELANJA PEMKAB TENGGERANG BAK BUAYA LAPAR
Berita ini 0 kali dibaca
SKANDAL RUTILAHU KARAWANG 2024 MELEDAK! Rp2,54 MILIAR RAIB, SIAPA BERMAIN DI BALIK DINAS PRKP?

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 13:50 WIB

Sidak KDM Ke SMKN 2 Subang, Perintahkan Staf Kirim 15 Tempat Sampah Ukuran Besar

Senin, 6 April 2026 - 11:26 WIB

GEROMBOLAN PEJABAT RAMPOK DI PEMPROV SUMSEL PERATURAN PRESIDEN NO 33 TAHUN 2020 DI LABRAK

Minggu, 5 April 2026 - 05:22 WIB

Perjalanan Dinas Dalam Negeri Kab, Bekasi di Dua SKPD,Diduga Merauk Keuntungan Pribadi Tanpa Ada Bukti Kwitansi/Nota

Sabtu, 4 April 2026 - 12:30 WIB

Ada Apa dengan Kejari Subang? Alihkan Aduan Korupsi ke Polisi, Publik Endus Aroma Tebang Pilih

Sabtu, 4 April 2026 - 08:46 WIB

Dana DBHCHT 2025 Kab, Purwakarta Diduga Raib Tanpa Kejelasan

Berita Terbaru