RIBUAN PETANI LOKAL TANJUNG ENIM DIBAWA GARIS KEMISKINAN PEMERINTAHAN TUTUP MATA.

- Penulis

Kamis, 1 Januari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RIBUAN PETANI LOKAL TANJUNG ENIM DIBAWA GARIS KEMISKINAN PEMERINTAHAN TUTUP MATA.

Rambonews.id||Muara Enim

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ribuan Petani di Wilayah Tanjung Enim Sumatera Selatan di bawa garis kemiskinan  Kehilangan mata pencarian akibat adanya kawasan perkebunan Rakyat lokal sudah di kuasai oleh PT.BA . ( PT.Bukit Asam ) Anak perusahan BUMN Yang berdiri di balik pemerintahan demi untuk merampas hak perkebunan petani pribumi  dengan dali memiliki HGU  dan IUP .

Ironisnya cara yang di lakukan oleh pihak PT BA. Yang terkait pembayaran hanya kerohiman Bahkan ganti rugi apalagi ganti untung sangat jauh panggangan dari api .

Sehingga Masyarakat petani lokal tanjung Enim kehilangan penghasil untuk kehidupan .

Terbukti Warga Desa Darmo Kecamatan Lawang kidul kab.Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan melapor kan haltersebut ke persiden RI Prabowo Subianto dengan nomor = 001/SP – MD/VI/2025 Dengan cara melayangkan  surat yang di antar langsung kementrian Seketaris negara republik Indonesia  laporan ke Istana negara .

Ironisnya CSR. PT.BA . Diduga keras menjadi santapan gerombolan KECOA Belum di ketahui keberadaanya CSR  ole masyarakat tanjung Enim .

Dan sekitarnya menurut sejumlah tokoh masyarakat yang tidak mau ditulis namanya .

Dengan tegas Mengatakan dana CSR dari PT BA kami masyarakat Tanjung Enim sudah puluhan tahun hidup di tanjung enim tidak pernah tau keberadaannya apa lagi jumlah nominal nya .

Baca Juga:  Skandal 72 Jam" Menelusuri ‘Karpet Merah’ Lahan 3.800 Hektar di Aceh Singkil Berpindah Kepengurusan Ketangan Swasta

Haltersebut . Masyarakat Tanjung Enim Minta pihak PT BA. Transparan untuk CSR.

Mohon setiap tahun nya di umumkan melalui media sosial.

Dikernakan ribuan petani yang sudah kehilangan penghasilan akibat perkebunan mereka digarap oleh pihak PT BA.

Untuk dijadikan tambang batu bara . Demi untuk kepentingan bisnis negara .

Namun kenyataanya rakyat di seputar pertambangan PT BA.

Bukan lebih makmur melainkan   menimbulkan di bawah garis kemiskinan semakin menjamur  akibat kehilangan kebun pertanian  yang selama ini menjadi penopang  penghasilan .

Sudah di ambil alih oleh PT BA. Dengan cara HGU.dan IUP. .

Sementara HGU masa berlakunya Masih aktif bisa langsung menambang batu bara .

Ternyata bukan hanya rakyat yang merusak lingkungan hidup  Melainkan negaralah yang merusak hutan dengan Modal  HGU dan IUP. Melalui BUMN Terbukti yang dilakukan PT BA.

Diminta Persiden Ke 8 Prabowo Subianto,Demi untuk menjadikan ke Adilan dan kesetaraan beri kesempatan rakyat untuk bisa ikut menambang dengan menggunakan badan hukum koperasi .

Agar rakyat yang selama ini kehilangan penghasilan dapat di pekerjaan di tambang batubara  rakyat .

 

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Tambang Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebocoran Keuangan Daerah di Pemkab Lahat,Lima SKPD diduga Merauk Uang Negara
Tindak Tegas Para Cukong Pembeli Kayu di Hutan Cagar Alam Morowali Sulawesi Tengah “Kebal Hukum” Diduga APH Tutup Mata
Penerima DBHCHT di RKUD Pemprov Sumsel diduga Ada Pengendapan Dana Mengakibatkan Telat Penyaluran
Ali Sopyan Desak H.Herman Deru Gubernur Sumsel Pencairan 17 Kabupaten Temuan BKBK Belum Ada Penjelasan
Warga Desa Bolo Antusias, Dibantu Anggota Kodim 0724/Boyolali Siapkan Acara Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda
Kejati Sumsel Menaikan Status Perkaranya Dari Penyelidikan ke Penyidikan Umum Koruptor
Kejaksaan Tinggi Sumsel Sedang Mendalami Dugaan Korupsi Pungli Pelayaran di Kawasan Sungai Lalan Musi Banyuasin
Diduga Kuat Sarang Mafia Perumahan di Batu Raja Tanpa Sertifikat Tanah,IMB,AMDAL Berjalan Lancar
Berita ini 21 kali dibaca
RIBUAN PETANI LOKAL TANJUNG ENIM DIBAWA GARIS KEMISKINAN PEMERINTAHAN TUTUP MATA.

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 00:30 WIB

Kebocoran Keuangan Daerah di Pemkab Lahat,Lima SKPD diduga Merauk Uang Negara

Sabtu, 11 April 2026 - 12:27 WIB

Tindak Tegas Para Cukong Pembeli Kayu di Hutan Cagar Alam Morowali Sulawesi Tengah “Kebal Hukum” Diduga APH Tutup Mata

Sabtu, 11 April 2026 - 05:37 WIB

Penerima DBHCHT di RKUD Pemprov Sumsel diduga Ada Pengendapan Dana Mengakibatkan Telat Penyaluran

Sabtu, 11 April 2026 - 01:44 WIB

Ali Sopyan Desak H.Herman Deru Gubernur Sumsel Pencairan 17 Kabupaten Temuan BKBK Belum Ada Penjelasan

Jumat, 10 April 2026 - 04:12 WIB

Warga Desa Bolo Antusias, Dibantu Anggota Kodim 0724/Boyolali Siapkan Acara Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda

Berita Terbaru