Terjaring OTT 10 Orang Termasuk Gubernur Riau dan Bupati Kolaka Timur

- Penulis

Minggu, 9 November 2025 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terjaring OTT 10 Orang Termasuk Gubernur Riau dan Bupati Kolaka Timur 

 

Rambonews.id||Jakarta

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korupsi di lingkungan pemerintahan kini kembali menjadi perhatian setelah terungkapnya kasus yang melibatkan sejumlah kepala daerah.

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Jumat 7/11/2025 malam.

Dalam kegiatan tangkap tangan di wilayah Ponorogo, hingga Jumat malam, KPK berhasil mengamankan 13 orang

Selain itu,Penangkapan  hanya berselang tiga hari dari operasi OTT yang dilakukan pada Senin (3/11/2025) di Riau di mana KPK mengamankan sekitar 10 orang termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid.

 

Pada konferensi pers, KPK mengungkapkan dugaan pemerasan yang dilakukan Abdul Wahid dan sejumlah pejabat di lingkup Dinas PUPR Riau.

Kasus korupsi yang menjerat kepala daerah bukanlah hal baru :

Berdasarkan laporan statistik KPK, dalam dua dekade terakhir setidaknya terdapat 30 gubernur dan 171 wali kota atau bupati yang melakukan tindak pidana korupsi (TPK).

Baca Juga:  TANGGAPAN KETUA UMUM IWO INDONESIA ATAS PUTUSAN MK NOMOR 145/PUU-XXIII/2025 TERKAIT PERLINDUNGAN HUKUM WARTAWAN

Di tahun 2025 sudah terdapat tiga kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah.

“Selain dua operasi OTT pekan ini, pada Agustus silam, Bupati Kolaka Timur Abdul Azis ditangkap dalam OTT yang digelar KPK.

 

Abdul Aziz diringkus setelah menghadiri Rapat Kerja Nasional Partai Nasdem di Makassar, Sulawesi Selatan, dan segera dibawa tim penyidik KPK ke Jakarta.

Abdul Aziz diduga terlibat dalam korupsi terkait pembangunan rumah sakit di Kolaka Timur yang didanai menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kasus kedua adalah yang melibatkan Gubernur Riau Abdul Wahid belakangan ini, yang juga ditangkap melalui OTT.

Tanak menegaskan, hasil OTT ini menjadi peringatan bagi seluruh kepala daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan.

Momentum ini harus jadi pengingat bagi semua penyelenggara negara untuk menjaga integritas dan menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi,” ucapnya.

 

Penulis : Ridho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inilah Presiden Prabowo Pecat Dadan Hindayana Kepala BGN Catatan Merah Selama 1, 5 Tahun
Fenomena “Operasi Kodok” Yang Kini Semakin Gencar Digulirkan Melalui Media Sosial Berbasis Internet
Cek Daftar 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran yang Tertahan di Azerbaijan, INFISA Desak Kejelasan Nasib
Kementerian Kehutanan Telah Menerbitkan 6.329 Persetujuan Pengelolaan Perhutanan Sosial Tidak Menyajikan Informasi Kepatuhan Mengenai Larangan Penanaman Sawit
Yaqut Cholil Qoumas, dari tahanan rumah menjadi tahanan di Rutan Merah Putih KPK.
Rambo Soroti Dugaan Proses Bisnis Tanpa Izin dibidang Kehutanan
KPK OTT Bupati Rejang Lebong, Lima Orang Diamankan, Termasuk Istri
Ali Sopyan Membongkar Tabir Revitalisasi Ruas Jalan Kalimalang Sampai Karawang Paket II 2024 Mencapai Miliaran Rupiah Diduga Amburadul “Mengakibatkan Kerugian Uang Negara”
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:58 WIB

Inilah Presiden Prabowo Pecat Dadan Hindayana Kepala BGN Catatan Merah Selama 1, 5 Tahun

Rabu, 22 April 2026 - 05:49 WIB

Fenomena “Operasi Kodok” Yang Kini Semakin Gencar Digulirkan Melalui Media Sosial Berbasis Internet

Jumat, 17 April 2026 - 06:47 WIB

Cek Daftar 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran yang Tertahan di Azerbaijan, INFISA Desak Kejelasan Nasib

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:43 WIB

Kementerian Kehutanan Telah Menerbitkan 6.329 Persetujuan Pengelolaan Perhutanan Sosial Tidak Menyajikan Informasi Kepatuhan Mengenai Larangan Penanaman Sawit

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:58 WIB

Yaqut Cholil Qoumas, dari tahanan rumah menjadi tahanan di Rutan Merah Putih KPK.

Berita Terbaru