Lemahnya Pengawasan Pemkab Karawang Dalam Kelebihan Pembayaran Dua SKPD Pelaksanaan Pekerjaan 18 Paket”Menimbulkan Kerugian Negara

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 03:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ali Sopyan Wakil Ketua Umum IWO INDONESIA

i

Ali Sopyan Wakil Ketua Umum IWO INDONESIA

Lemahnya Pengawasan Pemkab Karawang Dalam Kelebihan Pembayaran Dua SKPD Pelaksanaan Pekerjaan 18 Paket”Menimbulkan Kerugian Negara

 

Rambonews.id||Karawang 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Masih saja Para Oknum pejabat mengindahkan Instruksi Presiden RI Prabowo Subianto,di dalam hasil temuan BPK RI setiap tahun selalu kelemahan dan pengawasan sampai kecolongan dalam kelebihan pembayaran terhadap pihak ke-3 sampai ratusan miliar

Ali Sopyan Relawan Rakyat Membela Prabowo (RAMBO) angkat bicara dalam dugaan kelemahan administrasi di Pemkab Karawang yang begitu bobrok dalam kelebihan pembayaran terhadap pihak ketiga

Hal ini, menuai pertanyaan besar terhadap regulasi Pemkab Karawang,mencapai 99,25% adanya kekurangan volume pekerjaan Beton Ready Mix K.300 sebesar Rp3.055.765,77 ((73,8 – 71,66) m³ x Rp1.585.000,00 x100/111).

Apakah ,dari hasil tersebut ada dugaan kuat Kongkalikong terhadap pihak ketiga yang sudah merugikan uang negara,saat ini bangsa Indonesia sedang gencar gencarnya dalam pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang sudah lama menjamur tak heran suatu pertanyaan besar terhadap masyarakat Karawang.

Alih alih,dalam keuangan tersebut akan dikembalikan ke negara,tapi dugaan masih saja tidak ada proses hukum yang berjalan,asalkan hasil temuan BPK RI sudah di kembalikan tak ada lagi proses hukum ujar Ali Sopyan

 

Kekurangan Volume Belanja Hibah Untuk Pelaksanaan 18 Paket Pekerjaan Pada Dua SKPD Sebesar Rp416.387.327,16 LRA Pemerintah Kabupaten Karawang TA 2023 (Audited) menyajikan anggaran Belanja Hibah sebesar Rp216.984.270.371,00 yang terealisasi sebesar Rp215.354.348.680,00 atau mencapai 99,25%.

Realisasi tersebut diantaranya berupa pembangunan jalan lingkungan dan Tempat Pemakaman Umum pada Dinas PRKP sebesar Rp15.033.400.918,00 dan Pembangunan, Rehabilitasi dan Pemeliharaan Jalan Usaha Tani (JUT) dan Jaringan Irigasi Usaha Tani (JIUT) pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan sebesar Rp3.115.619.000,00.

Hasil pemeriksaan secara uji petik menunjukkan terdapat kekurangan volume atas 18 paket pekerjaan pada dua SKPD yang mengakibatkan kelebihan pembayaran sebesar Rp416.387.327,16.

Atas kelebihan pembayaran tersebut telah ditindaklanjuti dengan penyetoran ke RKUD sebesar Rp25.746.961,30, sehingga sisa kelebihan pembayaran adalah sebesar Rp390.640.365,86 dengan rekapitulasi sebagai berikuRincian kelebihan pembayaran terdapat pada Lampiran 14.

Baca Juga:  PEJABAT BAJINGAN ORANG MISKIN DI JADIKAN SANTAPAN DLH PEMDA BEKASI SADIS BANGET 

Uraian hasil pemeriksaan atas 18 pekerjaan tersebut adalah sebagai berikut.

a. Kekurangan Volume Pekerjaan Jalan Lingkungan Dsn.Kertasari RT.013/RW.005 Sebesar Rp3.055.765,77 Pekerjaan Jalan Lingkungan Dsn. Kertasari RT.013/RW.005 Kec. Cilamaya Wetan dilaksanakan oleh CV AK berdasarkan Kontrak Nomor 01/SP/PM-72.2/KPA-PRKP/2023 tanggal 07 Juni 2023 sebesar Rp141.821.500,00.Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama 60 hari kalender.

Pekerjaan telah dinyatakan selesai 100% dan diserahterimakan berdasarkan BAST Nomor 07/BA/JALING/APBD/DPRKP/23 tanggal 26 Juni 2023.

Penyedia telah menerima pembayaran sebesar Rp141.821.500,00,00 atau 100% dari nilai kontrak berdasarkan SP2D Nomor 04470/1.04.01/SP2D/LS/2023 tanggal 04 Juli 2023.

Hasil pemeriksaan fisik pekerjaan secara uji petik bersama PPK,PPTK, Penyedia, dan Pengawas lapangan yang dituangkan dalam Berita Acara Pengujian Fisik (BAPF) Nomor 01/BAPFJIJ/PDTT.KRW/Pend/09/2023 tanggal 23 September 2023 menunjukkan adanya kekurangan volume pekerjaan Beton Ready Mix K.300 sebesar Rp3.055.765,77 ((73,8 – 71,66) m³Rp1.585.000,00 x100/111).

Hasil perhitungan tersebut telah diklarifikasi oleh BPK kepada Penyedia pada tanggal 17 November 2023 serta didokumentasikan dalam RPHPF Nomor 01/RPHPF/PDTT.KRW/11/2023 yang ditandatangani oleh para pihak tersebut.

Hasil pemeriksaan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan pemeriksaan LKPD TA 2023 pada Pemerintah Kabupaten Karawang.

b. Kekurangan Volume Pekerjaan Jalan Lingkungan Krajan II RT. 01/Rw.02 Sebesar Rp11.200.747,75 Pekerjaan Jalan Lingkungan Krajan II RT. 01/Rw.02 Kec. Banyusari dilaksanakan oleh CV CMA berdasarkan Kontrak Nomor 01/SP/PM-72.3/KPAPRKP/2023 tanggal 07 Juni 2023 sebesar Rp77.880.500,00. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama 60 hari kalender.

Pekerjaan telah dinyatakan selesai 100% dan diserahterimakan berdasarkan BAST Nomor 15/BA/JALING/APBD/DPRKP/23 tanggal 04 Juli 2023. Penyedia telah menerima pembayaran sebesar Rp77.880.500,00 atau 100% dari nilai kontrak berdasarkan SP2D Nomor 04686/1.04.01/SP2D/LS/2023 tanggal 07 Juli 2023

Diminta Pihak Aparat Penegak Hukum segera usut tuntas adanya kelemahan administrasi di Dua SKPD,diduga Kongkalikong dalam pembayaran terhadap pihak ketiga

 

Hal tersebut, dalam hasil temuan BPK RI jangan sampai ada pembiaran proses hukum terhadap instansi terkait.

Sampai berita ini diterbitkan belum berhasil konfirmasi terhadap instansi Dua SKPD dan pernyataan resmi

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: BPK RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SINDIKAT OKNUM DANA BOS DI LINGKARAN DINAS PENDIDIKAN PEMKAB TANGERANG BELUM DI PROSES HUKUM
Diduga Dalih Perjalanan Dinas 7 SKPD Kab Banyu Asin Santap Anggaran Ajang Korupsi Pejabat Keparat
Tokoh Masyarakat Cigelam Apresiasi Kinerja Kades”* Desa Cigelam Kab.Purwakarta*
Kebocoran Keuangan Daerah di Pemkab Lahat,Lima SKPD diduga Merauk Uang Negara
Dugaan Permainan Gelap Pemkab Purwakarta Belanja Barang dan Jasa 2023 Tanpa Menyajikan Bukti Otentik
GEROMBOLAN PEJABAT PEMKAB BOGOR 93 X RAPAT PERTEMUAN MENELAN ANGGARAN Rp 4.483.935.936.00
Penerima DBHCHT di RKUD Pemprov Sumsel diduga Ada Pengendapan Dana Mengakibatkan Telat Penyaluran
Skandal RSUD Tigaraksa: Uji Nyali BPK di Bawah Bayang-Bayang Putusan MK
Berita ini 4 kali dibaca
Lemahnya Pengawasan Pemkab Karawang Dalam Kelebihan Pembayaran Dua SKPD Pelaksanaan Pekerjaan 18 Paket"Menimbulkan Kerugian Negara

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:10 WIB

SINDIKAT OKNUM DANA BOS DI LINGKARAN DINAS PENDIDIKAN PEMKAB TANGERANG BELUM DI PROSES HUKUM

Selasa, 14 April 2026 - 10:44 WIB

Diduga Dalih Perjalanan Dinas 7 SKPD Kab Banyu Asin Santap Anggaran Ajang Korupsi Pejabat Keparat

Senin, 13 April 2026 - 00:30 WIB

Kebocoran Keuangan Daerah di Pemkab Lahat,Lima SKPD diduga Merauk Uang Negara

Minggu, 12 April 2026 - 11:49 WIB

Dugaan Permainan Gelap Pemkab Purwakarta Belanja Barang dan Jasa 2023 Tanpa Menyajikan Bukti Otentik

Sabtu, 11 April 2026 - 22:50 WIB

GEROMBOLAN PEJABAT PEMKAB BOGOR 93 X RAPAT PERTEMUAN MENELAN ANGGARAN Rp 4.483.935.936.00

Berita Terbaru