Maraknya Peredaran Rokok ilegal di Kab.Muara Enim di duga keras ada Herder Bertaring Tajam

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maraknya Peredaran Rokok  ilegal di Kab.Muara Enim di duga keras ada Herder Bertaring Tajam

Rambonews.id||Muara Enim 

Penjualan rokok ilegal semakin marak di pasaran kabupaten muara Enim . Salah satu pemicunya alah harga yang lebih terjangkau, sehingga masyarakat termasuk anak di bawah umur lebih mudah untuk membelinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ramainya dari  Peredaran Rokok ilegal di Kab.Muara Enim di duga keras ada Herder Bertaring Tajam

Sedangkan,Penjualan rokok ilegal semakin marak di pasaran kabupaten muara Enim .

Salah satu pemicunya adalah harga yang lebih terjangkau, sehingga masyarakat termasuk anak di bawah umur lebih mudah untuk membelinya.

Dilansir dari detikFinance, harga rokok resmi produksi Industri Hasil Tembakau (IHT) lebih tinggi dari pada rokok ilegal.

Oleh karena itu, banyak pelajar memilih rokok ilegal yang harganya lebih murah menggunakan uang jajan yang mereka miliki.

Mengingat kalau harga rokok legal atau rokok yang resmi itu kan setiap tahun bisa di 10-20%.

Kalau uang jajan anak naiknya kira-kira segitu nggak ya? nggak kan ya (karena itu banyak pelajar yang akhirnya membeli rokok ilegal), selasa (18/11/2025).

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Pengadaan Pompa Portable, Dua Pejabat dan Penyedia Barang Resmi Jadi Tersangka

Menurut pandangan Efri selaku masyarakat tanjung Enim

Efri mengatakan banyaknya pelajar yang menjadi konsumen rokok ilegal merupakan konsekuensi dari peredaran rokok tersebut.

Dia menyebut masyarakat di bawah umur menjadi pihak yang dirugikan dalam hal ini.

Konsekuensi dari peredaran rokok ilegal ini kan selain merugikan negara (mengurangi pendapatan), ini juga mudah diakses oleh masyarakat yang daya belinya relatif rendah apalagi misalnya anak-anak yang cuma mengandalkan uang jajan,” tambahnya.

Maraknya peredaran rokok ilegal ini dapat memberikan dampak buruk. Misalkan saja, menurunkan pendapatan negara dari sektor IHT mengingat rokok-rokok ilegal ini tidak menggunakan pita cukai maupun membayar pajak dengan semestinya,” lanjutnya.

Andi Razak selaku jurnalis kabupaten muara enim juga menambahkan sangat berharap pada apara penegak hukum yang terkait untuk turun kelapangan dan menangkap para pemasok rokok ilegal yang bayak beredar di pasar ” kalau apar hanya diam dan tidak mau tau atau pura pura gak tau, kuat dugaan seperti udang balik batu” tutup nya

 

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Team Wartawan Muaraenim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel rambonews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TAPD AMBURADUL DIDUGA GEROMBOLAN OKNUM PEJABAT PEMPROV SUMSEL KORUPTOR BERJEMAAH
Kebocoran Keuangan Daerah di Pemkab Lahat,Lima SKPD diduga Merauk Uang Negara
Penerima DBHCHT di RKUD Pemprov Sumsel diduga Ada Pengendapan Dana Mengakibatkan Telat Penyaluran
Ali Sopyan Desak H.Herman Deru Gubernur Sumsel Pencairan 17 Kabupaten Temuan BKBK Belum Ada Penjelasan
Kejati Sumsel Menaikan Status Perkaranya Dari Penyelidikan ke Penyidikan Umum Koruptor
Kejaksaan Tinggi Sumsel Sedang Mendalami Dugaan Korupsi Pungli Pelayaran di Kawasan Sungai Lalan Musi Banyuasin
Diduga Kuat Sarang Mafia Perumahan di Batu Raja Tanpa Sertifikat Tanah,IMB,AMDAL Berjalan Lancar
Pemprov Sumsel Tidak Dapat Memperbaiki Pergub Tentang Kelas Jabatan, Sehingga Labrak Aturan Kemenpan-RB Mengakibatkan Kerugian Uang Negara
Berita ini 1 kali dibaca
Maraknya Peredaran Rokok ilegal di Kab.Muara Enim di duga keras ada Herder Bertaring Tajam

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 01:02 WIB

TAPD AMBURADUL DIDUGA GEROMBOLAN OKNUM PEJABAT PEMPROV SUMSEL KORUPTOR BERJEMAAH

Senin, 13 April 2026 - 00:30 WIB

Kebocoran Keuangan Daerah di Pemkab Lahat,Lima SKPD diduga Merauk Uang Negara

Sabtu, 11 April 2026 - 05:37 WIB

Penerima DBHCHT di RKUD Pemprov Sumsel diduga Ada Pengendapan Dana Mengakibatkan Telat Penyaluran

Sabtu, 11 April 2026 - 01:44 WIB

Ali Sopyan Desak H.Herman Deru Gubernur Sumsel Pencairan 17 Kabupaten Temuan BKBK Belum Ada Penjelasan

Kamis, 9 April 2026 - 13:08 WIB

Kejati Sumsel Menaikan Status Perkaranya Dari Penyelidikan ke Penyidikan Umum Koruptor

Berita Terbaru